Kategori: Tulang Bawang Barat

  • Heboh’ Proyek Provinsi Rp.29 Miliar Terindikasi Korupsi, Warga Desak BPK dan Kejati Turun Tangan

    Proyek pembangunan jalan hotmix dan drainase senilai Rp.29 miliar yang membentang dari Tiyuh (Desa) Panaragan, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menuju Desa Tegal Mukti dan Tajab, Kabupaten Way Kanan, menuai sorotan tajam dari masyarakat.

    Kali ini, kritik tajam datang dari tokoh pemuda yang juga sekaligus merupakan Ketua Karang Taruna Panaragan, Muhlison, S.H. Dirinya mendesak agar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung untuk segera mengaudit proyek tersebut yang diduga kuat sarat penyimpangan dan berpotensi merugikan keuangan negara.“Dengan anggaran sebesar itu, panjang jalan yang dibangun tidak sampai 4 kilometer, hanya aspal dan talud. Kualitasnya juga sudah rusak, bergelombang dan amblas, begitu juga drainase nya diduga asal-asalan. Ini indikasi korupsi,” ujar Muhlison kepada media, Senin (11/08/2025).Ia juga mempertanyakan lemahnya pengawasan dari Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, dan menegaskan bahwa laporan ini bukan sekadar opini publik, melainkan bentuk aspirasi rakyat yang menuntut penegakan hukum secara serius.

    “Kami ingin melihat apakah Presiden Prabowo benar-benar tegas. Biar pusat yang turun tangan,” tegasnya.

    Keterangan dari lapangan makin memperkuat dugaan buruknya mutu pekerjaan. Miftahul Rizki, kepalakelompok pekerja drainase, mengaku selama proyek berlangsung tidak pernah melihat pengawas dari pihak dinas.

    “Pengawas dari Pemprov tidak pernah datang. Kami kerja semampunya, campuran semen dan pasir pun dikira-kira, arahan dari konsultan kontraktor langsung,” katanya kepada media.

    Dalam praktiknya, kelompok pekerja mampu menyelesaikan 50–70 meter drainase per hari, menggunakan campuran material tanpa takaran pasti. Ia menyebut perbandingan campuran 5:1 antara pasir dan semen digunakan tanpa pedoman teknis yang jelas.Untuk diketahui, proyek ini terbagi dalam dua paket pekerjaan. Paket pertama, rekonstruksi jalan ruas Penumangan–Tegal Mukti senilai Rp.14,5 miliar, dikerjakan CV Sinar Alam Perkasa dan diawasi CV Nusantara Indah. Paket kedua, ruas Tegal Mukti–Tajab senilai Rp.14,6 miliar, digarap CV Rosen Construction dengan pengawasan dari PT Rekacipta Raffa Lestari.

    Hingga berita ini dirilis, belum ada pernyataan resmi dari kontraktor, konsultan pengawas, maupun Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung.Masyarakat setempat pun mendesak agar proyek ini segera diaudit tuntas demi mencegah kerugian negara yang lebih besar dan memastikan transparansi dalam pengelolaan dana infrastruktur.(Tim)

  • Pengurus DPD PWRI Lampung, Lakukan Kunker Ke DPC PWRI Kabupaten Tubaba

    Tulang Bawang Barat |harianexposegelobal.com: Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Lampung, melakukan kunjungan kerja ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) di jalan Ratu Pengadilan, Kelurahan Daya Murni, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Sabtu (31/05/2025).

    Kedatangan pengurus DPD PWRI Lampung disambut langsung oleh ketua DPC PWRI Kabupaten Tubaba, Rico Rivaldi S.H., yang didampingi oleh segenap pengurus dan anggota DPC PWRI Kabupaten Tubaba.

    Kunjungan kerja tersebut dalam rangka, mempererat silaturahmi, meningkatkan koordinasi dan melakukan inventarisasi pada kesekretariatan DPC Tubaba.

    Dalam sambutannya, ketua DPC PWRI Kabupaten Tubaba Rico Rivaldi S.H., mengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada jajaran pengurus DPD PWRI Lampung atas kunjungannya di DPC PWRI Kabupaten Tubaba.

    “Selamat datang dan Terima Kasih kami ucapkan kepada jajaran pengurus DPD PWRI Lampung, yang telah berkunjung ke DPC PWRI Kabupaten Tubaba,” ucap Rico.

    Selanjutnya Rico Rivaldi juga mengatakan bahwa, kunjungan kerja jajaran pengurus DPD PWRI Lampung, merupakan suatu kehormatan dan pemicu semangat pengurus dan anggota DPC PWRI Kabupaten Tubaba.

    “Kunjungan jajaran pengurus DPD PWRI Lampung ini merupakan suatu kehormatan sekaligus pemicu semangat bagi jajaran pengurus dan anggota DPC PWRI Kabupaten Tubaba dalam menjalankan dan membesarkan organisasi PWRI di Kabupaten Tubaba,” ujar Rico.

    Selain itu Rico Rivaldi atas nama pengurus dan anggota DPC PWRI Kabupaten Tubaba memohon maaf atas kekurangan dan kesalahan dalam menyambut kunjungan jajaran pengurus DPD PWRI Lampung.

    “Atas nama jajaran pengurus dan anggota DPC PWRI Kabupaten Tubaba memohon maaf atas kekurangan dan kesalahan kami dalam menyambut dan menerima kunjungan jajaran pengurus DPD PWRI Kabupaten Tubaba.” Tutup Rico.

    Ditempat yang sama, Ketua DPD PWRI Lampung, Darmawan S.H.,M.H., menyampaikan ucapan terimakasih kepada jajaran pengurus dan anggota DPC PWRI Kabupaten Tubaba, atas sambutannya dalam kunjungan kerja hari ini.

    “Saya ucapkan terimakasih kepada jajaran pengurus dan anggota DPC PWRI Kabupaten Tubaba atas sambutannya yang luar biasa dalam menerima kunjungan kerja jajaran pengurus DPD PWRI Lampung,” ucap Darmawan.

    Selanjutnya Darmawan menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan kerja jajaran pengurus DPD PWRI Lampung.

    “Adapun maksud dan tujuan kunjungan kerja jajaran pengurus DPD PWRI hari ini adalah dalam rangka memupuk silaturahmi dan meningkatkan koordinasi antara DPC dan DPD PWRI, serta verifikasi alat kelengkapan sekretariat DPC PWRI Kabupaten Tubaba,”ujar Darmawan.

    Dalam arahannya, ketua DPD PWRI Lampung meminta kepada jajaran pengurus DPC PWRI Kabupaten Tubaba untuk menjaga marwah organisasi, membesarkan organisasi PWRI di Kabupaten Tubaba.

    “Dalam kesempatan ini saya minta kepada segenap jajaran pengurus DPC PWRI Kabupaten Tubaba untuk menjaga marwah organisasi dan membesarkan PWRI di Kabupaten Tubaba,” imbuh Darmawan.

    Selain itu menurut Darmawan, yang perlu diingat untuk jajaran pengurus dan anggota DPC PWRI Kabupaten Tubaba untuk menjaga persatuan dan kekompakan.

    “Perlu saya ingatkan kepada jajaran pengurus dan anggota DPC PWRI Kabupaten Tubaba untuk selalu menjaga persatuan dan kekompakan diantara sesama anggota PWRI, tegas Darmawan.

    Selesai memberikan arahan dan pembinaan jajaran pengurus DPD PWRI Lampung juga membuka ruang diskusi ringan kepada jajaran pengurus DPC PWRI Kabupaten Tubaba.

    Turut mendampingi Ketua DPD PWRI Lampung dalam kunjungan kerja tersebut, Kabid OKK, Khalid Abdala S.E., Kabid Pengawasan dan Etika Profesi Wartawan, Pinnur Selalau, Wakil Sekretaris DPD PWRI Lampung, Yanuar Zuliansah S.H.

    Acara berlangsung dengan lancar dan dalam suasana penuh semangat dan kekeluargaan. | (**)

  • Rangkaian acara Rapat Paripurna DPRD terkait LKPJ ini diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara dan penyerahan Dokumen LKPJ Bupati Tulang Bawang Barat Tahun Anggaran 2024

    Tubaba: harianexposegelobal.com: Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kamis, 27 Maret 2025 berjalan dengan penuh khidmat. Sidang kali ini menjadi momen penting, karena di dalamnya terdapat agenda penyampaian nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tulang Bawang Barat Tahun 2024.
    Pada kesempatan tersebut, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah,hadir untuk mendengarkan secara langsung penyampaian nota pengantar LKPJ yang disampaikan oleh Bupati Tulang Bawang Barat Novriwan Jaya,
    Sidang paripurna ini dibuka tepat pada pukul 10.00 WITA oleh Ketua DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat, dihadiri oleh Wakil Bupati Tulang Bawang Barat seluruh anggota DPRD, staf ahli DPRD, Sekretaris Daerah, para Asisten, staf ahli serta para pimpinan OPD dan awak media.
    Selain penyampaian LKPJ, Sidang paripurna kali ini juga terdapat beberapa agenda yaitu penyampaian rancangan peraturan daerah tentang pencabutan peraturan daerah, tentang kerja sama daerah, Penyampaian rancangan peraturan daerah tentang penyertaan modal daerah kepada Badan Usaha Milik Daerah, dan Penyampaian rancangan peraturan daerah kabupaten Tulang Bawang Barat,tentang penanggulangan bencana.Setelah pembukaan, Bupati Novriwan Jaya memulai penyampaiannya dengan mengulas berbagai pencapaian yang telah diraih oleh pemerintah kabupaten Tulang Bawang Barat sepanjang tahun 2024.
    Dalam laporan tersebut, Bupati menjelaskan berbagai program unggulan yang telah dilaksanakan ditahun 2024, diantaranya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, peningkatan perekonomian daerah berbasis potensi unggulan, peningkatan kualitas infrastruktur layanan dasar, penurunan kemiskinan dan peningkatan perlindungan sosial, pemantapan stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat, pelestarian adat dan budaya lokal, peningkatan kualitas lingkungan hidup dan peningkatan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien.
    Tak ketinggalan, Bupati Tulang Bawang Barat juga menyampaikan bahwa LKPJ ini merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban pemerintah daerah dalam melaksanakan pembangunan, sebagai informasi kepada publik dan juga sarana sinergitas antar pihak eksekutif dan legislatif dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, serta menjadi media evaluasi kinerja pelaksanaan program dan kegiatan yang telah dilaksanakan selama kurun waktu satu tahun anggaran. Kepala Bappeda, tampak mendengarkan dengan seksama setiap poin yang disampaikan oleh Bupati. Sebagai pimpinan yang membidangi perencanaan pembangunan, beliau tentu memiliki perhatian besar terhadap berbagai hal yang berkaitan dengan pencapaian target pembangunan serta perencanaan untuk tahun-tahun mendatang. Kehadirannya dalam sidang ini juga semakin mempertegas komitmen dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas dalam setiap perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan.
    Sidang paripurna ini ditutup dengan kesepakatan untuk melakukan pembahasan lebih lanjut terhadap LKPJ Bupati Tulang Bawang Barat Tahun 2024 dalam rapat-rapat komisi yang akan dilaksanakan dalam beberapa waktu ke depan.(Red)

  • Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat mengelar Rapat Paripurna Dalam Rangka Mendengarkan Sambutan Pidato Bupati Tulang Bawang Barat Priode 2025-2030.

    harianexposegelobal.com-DPRD Tubaba- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat menggelar Rapat Paripurna DPRD Dalam rangka mendengar Pidato Sambutan Bupati Tulang Bawang Barat Masa Jabatan Tahun 2025-2030 Kabupaten Tubaba,Yang berlangsung di ruang Rapat Paripurna DPRD Tulang Bawang Barat, Senin(03/03/2025).

    Pasca dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kab.Tulang Bawang Barat Masa Jabatan Tahun 2025-2030 oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis 20 Februari 2025.

    Pada hari ini Senin (03/03/2025), Bupati Tulang Bawang Barat Ir.Novriwan.S.P didampingi Wakil Bupati Tulang Bawang Barat Nadirsyah menyampaikan Pidato Perdananya Pada Dapat Paripurna Dalam rangka mendengarkan Pidato Sambutan Bupati Tulang Bawang Barat Masa Jabatan Tahun 2025-2030 bertempat di Gedung Paripurna DPRD Kab.Tulang Bawang Barat.Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Busroni. S.H, didampingi Wakil Ketua I DPRD Ponco Nugroho.S.T, Wakil Ketua II DPRD S.Joko Kuncoro.S.Ikom, dihadiri Anggota DPRD, Bupati Tulang Bawang Barat Ir.Novriwan,S.P, Wakil Bupati Tulang Bawang Barat, Sekretaris DPRD Tulang Bawang Barat Rudi Riansyah. S.E, M.M, Susanto, Asisten Setda Tubaba, Staf Ahli Bupati,Tokoh Masyarakat,Kepalo Tiyuh,Bank,Perangkat Daerahdan Lainnya.

    Mengawali Sambutan Busroni.S.H Ketua DPRD Tulang Bawang Barat Menyampaikan, Atas nama Pimpinan dan Anggota DPRD Tulang Bawang Barat Mengucapkan” Selamat kepada Sdr.Ir.Novriwan.S.P dan Sdr.Nadirsyah yang telah terpilih dan telah dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tulang Bawang Barat Masa Jabatan Tahun 2025-2030, Semoga diberikan kemudahan dan kekuatan dalam menjalankan Amanah Rakyat Tulang Bawang Barat dan memimpin Kabupaten Tulang Bawang Barat untuk bisa Maju Lebih Cepat.

    Dengan mencermati Pidato Sambutan Bupati, terdapat ada tekad yang kuat untuk membangun Kabupaten Tulang Bawang Barat yang lebih baik dengan Visi dan Misinya yang diluangkan melalui program prioritas dan unggulan yang telah ditetapkan, Maka untuk mendukung itu semua diperlukan kerjasama dan kerja keran antara Pemerintah Daerah, DPRD, Forkopinda, Pihak swasta, perbankan dan seluruh lapisan Masyarakal untuk bersinergi menuju Tulang Bawang Barat Maju, Adil dan Sejahtera agar dapat kita wujudkan.”Tutur NyaDi Bulan Suci Ramadhan ini, kami mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadan Puasa Semoga Ramadhan Ini menjadi waktu terbaik untuk memperbaiki dan menguatkan iman dan meraih Ridha Allah SWT. Amin Yarobal Alamin

    Kami atas nama Pimpin Dewan sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada seluruh undangan yang Telah Berkenan hadir, guna mengikuti jalan nya Acara Rapat Paripurna Pada Hari Ini ahirnya dengan mengucapkan Alhamdulillahuhirobil Alamin, Rapat Paripurna Hari ini dengan ini kami tutup Sekian trimakasih assalamualaikum wrb.”Tutup(ADV)

  • Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tulang Bawang Barat Resmi dilantik

    MEG, Jakarta:Bupati Tubaba Ir. Novriwan Jaya, S.P dan Wakil Bupati Tubaba Nadirsyah, Dilantik Secara Simbolis Oleh Presiden RI Prabowo Subianto Bersama Seluruh Gubernur dan Bupati/ Walikota Se-Indonesia di Istana Negara Jakarta.
    Pasca dilantik, keduanya langsung melakukan penandatanganan serah terima jabatan (Sertijab) yang berlangsung di Movenpick Hotel, Jakarta. Penandatanganan berita acara sertijab bupati/wali kota se-Lampung secara bersamaan itu disaksikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, dan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang juga baru saja dilantik.

    Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyampaikan rasa syukur atas pelantikan yang dilakukan di Istana Negara oleh Presiden RI. “Alhamdulilah kami dapat mengikuti pelantikan sesuai jadwal dan tahapan yang telah ditentukan tanpa ada halangan apapun,” kata Mirza.

    Dia menyatakan pelantikan tersebut bukanlah tujuan akhir dari tekad untuk berjuang dan berperan di Provinsi Lampung. “Justru ini merupakan titik awal bagi kami untuk mengawali perjuangan menyelesaikan berbagai tantangan yang akan kita hadapi ke depan dan sama sama kita wujudkan Lampung Maju Indonesia Emas,” ujarnya.

    Dalam momen tersebut dia juga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Penjabat Gubernur Lampung, Samsudin.
    “Saya atas nama Pemerintah Provinsi Lampung mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Penjabat Gubernur Samsudin beserta Penjabat Ketua PKK atas pengabdian dan dedikasinya di Provinsi Lampung selama delapan bulan,” kata dia.

    Menurutnya, selama delapan bulan ini dia melihat Pemprov Lampung berjalan dengan baik, tenang, tentram dan semakin kompak.

    “Insya Allah apa yang telah diwariskan oleh Pak Samsudin dan kebaikan-kebaikannya menjadi amal jariyah untuk Pak Samsudin ke depan, kami juga doakan Bapak Samsudin dan ibu diberi kesehatan dan kemudahan dalam segenap aktivitas dan memperoleh kesuksesan dalam karir,” ucapnya.
    Sebagai gubernur, lanjut Mirza, dia menyadari perannya bukan hanya menjalankan pemerintahan daerah, tetapi juga memiliki peran sebagai perwakilan pemerintah pusat di Lampung.

    Ada berbagai agenda penting menanti, di antaranya adalah lima target besar pemerintah pusat, yaitu meningkatnya pendapatan perkapita, pengentasan kemiskinan, penguatan peran Indonesia di pentas dunia, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengurangan emisi gas rumah kaca dari pembangunan berkelanjutan.

    “Maka karena ada lima peran tersebut yang akan dijalankan di Lampung, saya dan ibu wagub, telah membuat misi kami dalam lima tahun ke depan. Tentunya kami ingin program pemerintah pusat di Lampung ini akan dijadikan keunggulan, instrumen bagi kita untuk meningkatkan kualitas perbaikan di Lampung,” kata dia.

    Dia mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan. “Kami yakin ini semua tidak bisa diselesaikan oleh Pemprov Lampung sendiri dan tidak juga diselesaikan oleh kabupaten juga. Setiap kabupaten ada permasalahan, kita tidak bisa menyelesaikan permasalahan sendiri-sendiri, kita butuh bekerja sama, bergotong-royong baik dengan pemerintah pusat, kabupaten atau kota maupun di pemerintah desa,” katanya.

    Dia yakin dengan pelantikan serentak ini dan dilanjutkan dengan serah terima jabatan di 14 kabupaten dan kota se-Lampung menandakan dan mengawali pemerintahan lima tahun ke depan akan kompak, seirama, bersinergi, selaras dengan satu cita cita untuk membangun Lampung menjadi provinsi yang lebih baik pada masa depan.

  • Firsada Sambut Program CSR Bank Lampung: Penyerahan Bentor dan Kontainer Sampah untuk Lingkungan Lebih Bersih

    MEG, Tubaba:Seusai melaksanakan Apel Mingguan, Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Drs. M. Firsada, M.Si., secara resmi menerima program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT. Bank Lampung dalam bentuk dua unit bentor dan dua unit kontainer sampah.

    Penyerahan Program CSR tersebut berlangsung di Halaman Kantor Pemda Tubaba dan disaksikan oleh perangkat daerah setempat pada Senin (20/01/2025).

    Di momen itu, Pj Bupati Firsada mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada Bank Lampung atas kontribusinya dalam mendukung upaya pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.“Kehadiran bentor dan kontainer sampah ini tidak hanya akan meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan sampah, tetapi juga memperkuat komitmen kita bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ungkap Pj bupati.

    Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah dalam mewujudkan program-program yang berdampak positif bagi masyarakat.

    “Mari kita manfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya dan ajak masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan, sehingga lingkungan kita dapat terus terpelihara,” tambahnya.

    Di kesempatan itu, Pj bupati juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.

    Ia berharap program CSR ini dapat menjadi contoh kolaborasi antara pihak swasta dan pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat.”Harapan melalui kolaborasi ini akan menginspirasi lebih banyak perusahaan untuk berpartisipasi dalam program CSR yang bermanfaat bagi masyarakat dan memperkuat upaya Pemkab Tubaba dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” pungkasnya.

    Sementara Pimpinan PT Bank Lampung Kantor Cabang Pembantu (KCP) Panaragan Jaya, Robizal mengatakan, CSR yang dilakukan oleh pihaknya ini merupakan bentuk partisipasi Bank Lampung dalam pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Tubaba.

    “Tujuan penyerahan kontainer dan bentor pada program CSR ini adalah sebagai wujud komitmen Bank Lampung untuk menjaga kebersihan lingkungan di Kabupaten Tubaba, sehingga penyerahan bak dan bentor tersebut dapat di rasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat,” ujar Robizal.

    Selain itu, tambah Robizal, Program CSR ini merupakan wujud ajakan bersama dalam hal menjaga kebersihan dan lingkungan hidup dalam bermasyarakat khususnya di Kabupaten Tubaba.”Tantangan yang dihadapi dalam program ini adalah bagaimana menumbuhkan rasa tanggung jawab akan kebersihan lingkungan pada seluruh lapisan masyarakat, dan hal ini perlu kerjasama seluruh pihak agar program tersebut dapat berjalan sukses.”

    Robizal juga mengungkapkan bahwa Bank Lampung akan terus berkomiten untuk selalu berpartisipasi dalam pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Tubaba.

    “Semoga kolaborasi seperti ini terus selalu dilakukan untuk pembangunan Kabupaten Tubaba yang lebih baik kedepan. Kepada masyarakat Tubaba, Bank Lampung akan selalu bersama anda, mari kita bangun bersama Kabupaten Tubaba yang kita cintai ini,” tandasnya.

  • Teken MoU, Pemkab Tubaba Dukung Penuh Penyedian Pelayanan Bagi Penyandang Disabilitas

    MEG, Tubaba:Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Kejaksaan Negeri Tubaba serta Pengadilan Agama Tulangbawang tengah lakukan Penandatangan Kesepakatan Kerjasama Tentang Pelayanan Publik Ramah Kelompok Rentan.

    Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Pengadilan Agama (21/01/2025) ini bertujuan untuk meningkatkan komitmen dan kerjasama secara kolaboratif demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik dan merata bagi semua lapisan masyarakat.

    Dalam sambutannya, Penjabat Bupati Tubaba, Drs. M. Firsada, M.Si., menerangkan bahwa Penandatanganan MoU ini merupakan langkah awal dalam mengoptimalkan peran dan fungsi dalam pelayanan guna menekan tindakan-tindakan diskriminatif terutama kepada penyandang disabilitas, lansia, ibu hamil dan anak-anak.

    “Kita harus hadir sebagai aparat negara yang bisa melindungi serta memberikan pelayanan bagi mereka yang memiliki keterbatasan dalam mendapatkan hak-haknya,” terangnya.

    M. Firsada menambahkan MoU ini akan dijadikan landasan dalam meningkatkan pelayanan publik, penegakan hukum, dan perlindungan hak-hak masyarakat yang rentan pada ruang lingkupnya.

    “Kita harus menjaga prinsip-prinsip good government, transparansi, akuntabilitas, dan integritas harus menjadi fokus bersama dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan,” tambahnya.

    Sementara itu dikesempatan yang sama, Kepala Kejari Tubaba, Mochammad Iqbal, S.H., M.H., mengatakan penandatanganan MoU ini merupakan komitmen Kejaksaan Negeri Tubaba dalam memperhatikan kebutuhan kelompok rentan serta memastikan masyarakat dapat lebih mudah mengakses keadilan dalam urusan hukum perdata.”Disini, Kejaksaan Negeri Tulang Bawang Barat berperan untuk memastikan bahwa hukum ditegakkan dengan adil dan sesuai prinsip keadilan yang tertera dalam kesepakatan,” ucapnya.

    Turut hadir dalam acara ini Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator di lingkup Pemerintah Kabupaten Tubaba, Rekan-rekan Media serta para tamu undangan.

  • Upacara Hari Pahlawan, Firsada Beri Penghargaan Kepada Anggota Forkopimda

    MEG,Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Drs. M. Firsada, M.Si., memberikan penghargaan, diantaranya kepada Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tubaba.

    Penghargaan tersebut diserahkan saat upacara peringatan ke-79 Hari Pahlawan, yang berlangsung di Halaman Kantor Pemda Kabupaten setempat, pada Senin (11/11/2024).Pj Bupati Firsada menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan dalam rangka menghormati dedikasi dan kontribusi Forkopimda dan sejumlah pejabat lainnya dalam menjaga keamanan dan stabilitas daerah.

    Ia menekankan betapa pentingnya nilai-nilai kepahlawanan yang harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam tugas-tugas pimpinan daerah.
    “Dalam kesempatan yang berbahagia ini, saya ingin mengapresiasi anggota Forkopimda yang telah bekerja keras dan berkomitmen untuk membangun Kabupaten Tubaba,” ungkap Firsada.Menurutnya, penghargaan ini bukan hanya sekadar simbol, tetapi juga pengingat bahwa tugas kita adalah meneruskan perjuangan para pahlawan.

    “Pentingnya nilai-nilai kepahlawanan, serta peran Forkopimda dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan kerja keras Forkopimda dalam mendukung pembangunan di Tubaba. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan para pahlawan kita,” imbuhnya.

    Selain memberikan penghargaan, Firsada juga mengingatkan akan sejarah perjuangan para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan bangsa.“Kita semua memiliki tugas untuk meneruskan cita-cita para pahlawan, dengan bekerja sama dan berkontribusi untuk kemajuan daerah kita,” ujarnya.

    Penghargaan tersebut diberikan dalam bentuk sertifikat diantaranya kepada masing-masing anggota Forkopimda. Yakni, Kapolres, Dandim, dan Kepala Kejaksaan Negeri, yang masing-masing mendapat pujian atas capaian kerja selama ini.

    “Semoga penghargaan ini dapat memotivasi kita semua untuk lebih baik lagi terutama dalam melayani masyarakat dan menjaga negeri ini,” pungkasnya.Berikut nama-nama serta jabatan yang diberikan penghargaan tersebut ;

    1. MOCHAMAD IQBAL, S.H., M.H.

    Kepala Kejaksaan Negeri Tubaba.

    (Kerjasama yang baik serta peran aktif secara profesional dan berintegritas dalam membangun kesadaran hukum kepada masyarakat Tiyuh/Desa di Kabupaten Tubaba melalui program Jaksa Garda Desa).

    2. LETKOL. INF. HERY EKO PRABOWO

    Komandan Komando Distrik Militer 0412/Lampung Utara.(Peran aktif dalam meningkatkan infrastruktur tiyuh di Kabupaten Tulang Bawang Barat pada program Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa dan Program Kampung Pancasila).

    3. AKBP SENDI ANTONI, S.I.K., M.I.K.

    Kapolres Tubaba.
    (Peran aktif menjaga dan memelihara keamanan, ketertiban masyarakat serta penegakan hukum di Tubaba).

    4. IPTU DESPIAN RIANDI, S.H.

    Kepala Satuan Intelijen Keamanan.

    (Peran aktif dalam deteksi dan pencegahan dini konflik sosial masyarakat diwilayah Tubaba).
    5. IPTU HARDANUS TOSIRA, S.H.,M.H.

    Kepala Satuan Reserse Kriminal.

    (Peran aktif dalam penegakan hukum penangkapan ikan ilegal (Illegal Fishing) diwilayah Kabupaten Tubaba).

    6. AKP JEPRI SYAIFULLAH, S.H., M.H

    Kepala Satuan Reserse Narkoba.

    (Peran aktif dalam penanggulangan dan pemberantasan Narkoba di Kabupaten Tubaba).

    7. IPTU. GUTRI

    Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat.

    (Peran aktif dalam pembinaan dan menjaga kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Tubaba).

  • Perkuat Peran Pers, Pemkab Tubaba dan Lembaga Uji segera gelar UKW.

    MEG, Tubaba:Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Lampung, terus berupaya dan mendukung peningkatan kapasitas para wartawan di daerah dengan memfasilitasi kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

    UKW Tubaba akan diselenggarakan oleh Lembaga Uji Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Dr. Moestopo (Beragama), Jakarta, pada tanggal 19-20 November 2024.
    Dikatakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tubaba, Eri Budi Santoso, menuturkan bahwa upaya tersebut guna memperkuat peran pers di Tubaba dalam menyajikan informasi yang akurat dan bertanggung jawab.

    “Kemungkinan tahun 2025 akan ada aturan baru dari pemerintah pusat, tentang standar kerjasama dan standar Pers. Olehkarenanya silahkan perkuat standar pers sesuai undang-undang pers dan ketentuan dewan pers” kata Kadis Kominfo Tubaba, Kamis (7/11/2024).Kadis Kominfo Tubaba berharap wartawan Tubaba dapat memanfaatkan program pemerintah daerah Tubaba dengan baik, pasalnya pada tahun 2025 belum tentu ada UKW Tubaba.

    “Melalui UKW yang difasilitasi tahun ini, kami berharap para wartawan yang bertugas di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai dapat menjalani ujian dengan optimal. Dengan memiliki sertifikasi kompetensi, diharapkan jurnalis Tubaba semakin profesional dan berkompeten dalam menjalankan tugas jurnalistiknya,” ujar Eri Budi Santoso.Lanjut Eri, dengan adanya program ini, diharapkan jurnalis Tubaba bisa lebih siap dan sesuai standar dalam menyajikan informasi yang akurat dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

    Sementara itu Koordinator Lintas Organisasi Pers Tubaba yang juga Ketua PWI Tubaba Dedi Priyono, terus berupaya membangun komunikasi dengan Dewan Pers dan Lembaga Uji agar pelaksanaan dapat berjalan sesuai harapan.
    Dikatakan Dedi, Kuota Peserta UKW Tubaba sebanyak 42 Wartawan terdiri dari UKW Jenjang Muda, Madya dan Utama, mendapatkan antusiasme yang cukup tinggi dari kalangan wartawan di Tubaba.

    Sebanyak 35 Wartawan telah terdaftar sebagai peserta. Meski belum mencapai target penuh 42 peserta, Koordinator Lintas Organisasi Pers Tubaba berupaya mendorong wartawan Tubaba untuk UKW.

    “Berdasarkan Laporan sementara sudah 36 peserta yang daftar UKW Tubaba. 4 orang Jenjang UKW Utama, 7 orang Madya dan 25 orang jenjang Muda. Masih ada kesempatan bagi yang ingin ikut, silahkan daftar paling akhir besok Jum’at 8 November 2024 pukul 15.00 wib, kita finalkan peserta.” kata Dedi Priyono. Lanjutnya, jadwal pelaksanaan UKW Tubaba oleh Lembaga Uji Fikom Dr.Moestopo akan dilakukan sesuai tahapan pelaksanaan.

    “Sekarang proses verifikasi Data Peserta UKW, itu dilakukan Lembaga Uji, Penguji dan teknis pelaksanaan semua oleh Lembaga Uji. Yang jelas nanti seluruh peserta akan mengikuti Pra UKW secara online pada tanggal 12 November 2024. Kemudian UKW nya pada 19 dan 20 November 2024 di Tubaba,” pungkasnya.

  • HUT Pertama MPP Tubaba, DPMPTSP Gelar Dialog Interaktif Dengan Pelaku Usaha

    MEG, Tubaba:Dalam rangka memperingati HUT ke-1 Mal Pelayanan Publik (MPP) Tulangbawang Barat (Tubaba), Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggelar talkshow terkait penyelesaian permasalahan dan hambatan yang dihadapi pelaku usaha dalam merealisasikan iegiatan usahanya.

    Kegiatan ini berlangsung di Kantor DPMPTSP setempat pada Kamis (31/10/2024). Dengan dihadirkan 3 narasumber sebagai pemberi solusi dan tanggapan sesuai dengan ranahnya, diantaranya, Kepala DPMPTSP Tubaba, Drs. Ahmad Hariyanto, M.M., Kasi Datun Kejari Tubaba, dan Kepala DPMPTSP kota Bandar Lampung, Muhtadi A Temenggung, ST., M.Si.Dalam dialog tersebut, seorang Pelaku usaha, Otto Sigit, menyampaikan permasalahan dan hambatan yang dihadapi antara lain di bidang telekomunikasi, kepemilikan tanah dan pendirian tiang reklame.

    “Bahwa kendala yang saya alami terkait hak kepemilikan tanah yang sempat menjadi perselisihan dengan pihak tiyuh(desa) dan oknum preman sekitar, untuk hak kepemilikan tanah saya memiliki sertifikat namun pihak tiyuh pun menunjukkan bukti berupa peta desa,” ungkap Otto Sigit Pimpinan PT. Way Abung Global Network.Menanggapi hal itu, Kepala DPMPTSP Kota Bandar Lampung, Muhtadi, memberikan tanggapan baik bahwa apabila PTSP Tubaba telah menyediakan intensitas bangunan tata ruang sebagai pegangan untuk memberikan izin.

    Selain itu, Dedi Saputra mewakili Pimpinan PT Tower Bersama Group juga ikut menyampaikan keluhan dan hambatan yang ada.
    “Pada tanggal 9 November 2023 lalu kami sudah melakukan rapat FPR (Forum Penataan Ruang) di dinas PTSP yang mana kendala kami yaitu terkait pendirian Tower Bersama yang sempat di sanggah oleh dinas pertanian karena adanya peraturan daerah tentang LP2B atau Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan,” pungkasnya.

    Hal ini ditanggapi langsung oleh Kepala Dinas tanaman pangan holtikultura dan perkebunan, Sarwo Haddy Sumarsono, SP., MM., ia mengatakan bahwa pedoman teknis terhadap pendirian Tower harus mengikuti sesuai proses realisasi investasi, yang menyebutkan bahwa pendirian tower bersama grup merupakan lokasi area sawah dan merupakan lahan dari peta LP2B.

    “Untuk dapat menyelesaikan hambatan tersebut, pihak PT dianjurkan untuk dapat melakukan alih fungsi lahan sebesar luas yang digunakan,” katanya.

    Sementara itu, dalam menyikapi beberapa hambatan dari setiap pelaku usaha, Kepala Dinas Dpmptsp Tubaba, Drs. A. Haryanto, mengharapkan, seluruh pelaku usaha agar dapat mengikuti sesuai tahapan proses realisasi investasi yang ada, mulai dari pra konstruksi hingga operasinya usaha tersebut. Diketahui, kegiatan ini dihadiri juga oleh Kepala Dinas Teknis terkait, Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Tubaba, dan Pimpinan Perusahaan serta Pelaku usaha di wilayah kabupaten Tubaba.