Lampung:harianexposegelobal.com:
Panen raya serentak dilaksanakan di 14 provinsi di Indonesia, dengan Provinsi Lampung menjadi salah satu pusat utama kegiatan ini. Di Lampung, panen raya dilaksanakan di 8 kabupaten/kota, dengan kegiatan terpusat di Kabupaten Lampung Tengah, tepatnya di Kelurahan Adipuro, Kecamatan Trimurjo, Senin, (07/04).
Acara panen raya di Lampung Tengah dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Bapak Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal S.T,M.M, Komisi IV DPR RI Hanan Rozak, Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian Dr. Taufiq R, Kepala BBWS Mesuji Sekampung Roy Panagom Pardede, S.T., M.Tech., Bupati Lampung Tengah dr.H. Ardito Wijaya, M.K.M, Wakapolda Lampung, Lanal Lampung, Danrem Garuda Hitam, unsur Forkopimda, serta perwakilan dari BPS, Bulog, Kementerian Pertanian, dan PT. Pupuk Indonesia.
Ikut bersama melakukan panen raya dan pembajakan di lahan yang telah selesai panen sebelumnya menandakan mulainya musim tanam baru.
Gubernur Lampung dalam sambutannya menyampaikan bahwa hasil panen padi di Provinsi Lampung mengalami peningkatan signifikan. Pada tahun 2024, produksi padi mencapai 2,7 juta ton, dan meningkat menjadi 3,5 juta ton pada tahun 2025, dengan peningkatan Indeks Pertanian sebesar 2,2.
Serapan gabah oleh petani juga mengalami peningkatan. Jika pada tahun 2024 harga gabah berada di kisaran Rp 4.000/kg, maka pada tahun 2025 harga gabah yang dihasilkan oleh petani meningkat menjadi Rp 6.500/kg.(Red)
Tinggalkan Balasan