Kategori: ADVERTORIAL

  • Temu Kangen, Kapolda Lampung 2015 dan Kapolda Jawa Barat

    Bandung, harianexposegelobal.com: Jawa Barat — Momentum pasca-Idulfitri dimanfaatkan sejumlah tokoh asal Lampung untuk menggelar temu kangen dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan di Kota Bandung. Pertemuan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum diskusi ringan yang menyoroti pentingnya menjaga nilai budaya, mempererat kebersamaan, serta membangun harmoni sosial di tengah masyarakat yang semakin beragam.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Brigjen Pol. (Purn.) Drs. Edward Syah Pernong, S.H., M.H. yang menyandang gelar PYM SPDB (Paduka Yang Mulia Sultan Pangeran Dipertuan Batin) ke-23, bersama Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. serta Yuniar Hikmat Ginanjar, S.H., M.H.. Pertemuan berlangsung tanpa sekat formal, menciptakan ruang dialog yang cair dan terbuka layaknya pertemuan keluarga besar.

    Dalam kesempatan tersebut, Edward Syah Pernong menegaskan bahwa silaturahmi memiliki makna strategis dalam menjaga eksistensi budaya Lampung, khususnya di kalangan masyarakat perantauan.

    > “Silaturahmi ini menjadi upaya menjaga kebersamaan sekaligus memastikan budaya Lampung tetap hidup. Nilai adat, cara hidup, dan pendidikan berbasis budaya harus terus diwariskan kepada generasi muda. Kami juga telah merencanakan pertemuan Ikatan Keluarga Besar Lampung di Jawa Barat pada tanggal 26 sebagai langkah konkret mempererat hubungan antarwarga,” ujarnya.

    Pertemuan ini juga mencerminkan bahwa budaya bukan sekadar warisan simbolik, melainkan bagian hidup yang tercermin dalam sikap saling menghormati, menjaga hubungan baik, dan membangun komunikasi yang harmonis.

    Di sisi lain, kehadiran Rudi Setiawan di tengah padatnya agenda sebagai Kapolda Jawa Barat menunjukkan bahwa komitmen terhadap hubungan sosial tetap menjadi prioritas. Interaksi yang terjalin memperlihatkan bahwa komunikasi personal yang sederhana tetap efektif dalam menjaga kedekatan antar tokoh.

    Selain membahas budaya, diskusi juga menyinggung pentingnya pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter berbasis nilai-nilai kearifan lokal. Hal ini dinilai penting untuk menjaga identitas generasi muda di tengah arus perubahan zaman yang cepat.

    Kolaborasi antara tokoh adat, aparat negara, dan komunitas masyarakat dalam pertemuan ini menjadi contoh bahwa sinergi dapat terbangun melalui komunikasi yang terbuka dan niat bersama untuk saling menguatkan.

    Sebagai tindak lanjut, rencana penyelenggaraan forum Ikatan Keluarga Besar Lampung di Jawa Barat diharapkan menjadi wadah strategis untuk memperkuat solidaritas masyarakat Lampung di perantauan sekaligus menjaga keterhubungan dengan daerah asal.

    Dalam konteks masyarakat Jawa Barat yang majemuk, hubungan antara komunitas Lampung dan Sunda juga menjadi sorotan. Perbedaan budaya dipandang sebagai kekuatan untuk saling memahami dan membangun kehidupan yang rukun dan harmonis.

    Sementara itu, praktisi hukum Hefi Irawan, S.H. turut memberikan apresiasi atas inisiatif silaturahmi tersebut. Ia mengaku bangga dapat dilibatkan dalam agenda besar yang bertujuan memperkuat budaya Lampung di perantauan, termasuk rencana kegiatan lanjutan di Jakarta.

    Pertemuan ini menegaskan bahwa silaturahmi tidak hanya menjadi tradisi, tetapi juga instrumen penting dalam merawat budaya, memperkuat jejaring sosial, dan membangun kebersamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat luas.(APH) Editor:Ersan

  • DPN PERADI Profesional, Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, menilai Hukum Perlu Adaptasi Hadapi Tantangan Algoritma Digital

    Perkembangan algoritma digital dinilai membawa tantangan baru bagi sistem hukum modern. Para akademisi hukum mulai menyoroti perlunya pendekatan yang lebih adaptif dan kontekstual.

     

    Ketua Umum DPN PERADI Profesional, Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, menilai hukum tidak bisa lagi konvensional. Menurutnya, pendekatan klasik perlu diperbarui agar relevan dengan dinamika teknologi saat ini.

     

    “Teknologi tidak pernah netral, karena selalu membawa desain dan konsekuensi tertentu,” ujar Prof Harris, Sabtu, 18 April 2026. Ia menilai algoritma telah mengambil alih peran kurasi informasi yang sebelumnya dilakukan manusia.Perubahan tersebut dinilai berdampak pada cara masyarakat menerima dan memahami informasi. Kurasi berbasis algoritma dinilai berpotensi membentuk persepsi publik secara signifikan.

     

    Prof Harris menjelaskan, tantangan utama terletak pada aspek kausalitas dalam hukum. Pembuktian hubungan langsung antara algoritma dan dampak sosial dinilai masih kompleks.

     

    Ia menambahkan, perusahaan teknologi kerap menempatkan faktor kehendak individu sebagai penyebab utama. Padahal, desain algoritma dinilai turut memengaruhi perilaku pengguna secara bertahap.Selain itu, algoritma belum memiliki posisi jelas sebagai subjek hukum. Kondisi ini membuat proses gugatan hukum menjadi sulit dilakukan secara efektif.

     

    Dalam hukum perdata, diperlukan pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban secara jelas. Tanpa konstruksi hukum yang memadai, korban berpotensi kesulitan memperoleh keadilan.

     

    Tantangan lainnya berkaitan dengan yurisdiksi lintas negara yang kompleks. Banyak platform digital beroperasi di luar jangkauan hukum nasional negara berkembang.Hal ini menyebabkan upaya penegakan hukum sering menghadapi kendala dalam pelaksanaan putusan. Perbedaan sistem hukum antarnegara turut memperumit proses tersebut.

     

    Prof Harris menilai, pendekatan hukum perlu menyesuaikan karakter algoritma yang dinamis. Berbeda dengan produk konvensional, algoritma bersifat tidak berwujud dan terus berkembang.

     

    Sebagai langkah awal, ia mendorong perluasan interpretasi kealpaan dalam hukum perdata. Platform dinilai dapat dimintai tanggung jawab jika mengetahui potensi dampak negatif sistemnya.Selain itu, algoritma juga dapat dipandang sebagai produk dalam kerangka tanggung jawab hukum. Pendekatan ini memungkinkan adanya gugatan terhadap desain sistem yang merugikan pengguna.Dengan demikian, upaya hukum terhadap algoritma bukan untuk menghambat inovasi teknologi. Langkah tersebut justru bertujuan menjaga keseimbangan antara kemajuan dan perlindungan masyarakat.

     

    Prof Harris menegaskan pentingnya kehadiran hukum dalam ruang digital yang terus berkembang. Ia berharap hukum mampu menjamin keadilan serta melindungi nilai kemanusiaan di era teknologi.(Herman Abdullah) Editor: Ersan

  • *YLPK DPD Lampung Apresiasi Langkah Cepat Sekda: Penunjukkan Plt Kadis Pendidikan Pemkab Lam-Teng “Sudah Tepat”

    Setelah menjabat Sekretaris Dinas Pendidikan Lampung Tengah, kini,

    DR. AHMALUDIN, S.AG. MM, di Tunjuk Sebagai Pelaksanaan Tugas Harian (PLT) sebagai Kadis Pendidikan.

    SK NOMOR: 800.1.11.1/051/В.a.VII.04/2026  ditetapkan Sekda Lampung Tengah pada 14 April 2026 .

    PLT Kadis Pendidikan Lampung Tengah bertujuan kelancaran proses administrasi Pendidikan.

     

    Hal itu diungkapkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lampung  Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Perjuangan Anak Negeri (YLPK PERARI) Ersan.Adpb.,S.H,.  Menurutnya, untuk Plt dan Pj masa jabatan dapat berlangsung selama 6 bulan. Sementara, untuk Plt dan Pj memiliki kewenangan atau kebijakan yang berbeda.

    Kami  ‘Apresiasi” Langkah Cepat Sekretaris Daerah Welly Adiwantra, S.STP., M.M..

     

    Langkah Sekda (sudah tepat) mengangkat Pelaksana Tugas Harian (Plt) merupakan tindakan strategis yang tepat untuk menjaga kontinuitas pelayanan publik.

     

    Berikut adalah beberapa alasan mengapa pengangkatan Plt sangat krusial, tidak bisa kekosongan jabatan Kepala Dinas: terhambatnya Kepastian Administrasi:

    Plt memiliki kewenangan untuk menandatangani dokumen penting (sesuai batasan aturan) sehingga administrasi kedinasan tidak mandek.

    Penyerapan Anggaran: Tanpa pimpinan, proses pencairan dan penggunaan anggaran dinas bisa terhambat, yang berdampak pada pembangunan daerah.

    Komando Organisasi: Pendidikan ASN di dinas tersebut tetap memiliki garis koordinasi yang jelas untuk menjalankan program kerja yang sudah direncanakan.

    Pelayanan Masyarakat: Memastikan fungsi layanan utama dinas (pendidikan, atau perizinan) tetap berjalan tanpa gangguan birokrasi.Secara aturan (SE BKN No. 1/2021),

    Plt biasanya menjabat selama 6/3 bulan dan dapat diperpanjang satu kali sebelum akhirnya diisi oleh pejabat definitif melalui proses seleksi atau open bidding.

     

    “Artinya, jika tidak secepatnya  menunjuk pelaksana tugas PLT Kadis Pendidikan maka kekosongan jabatan maka kegiatan pendidikan tidak bisa dilaksanakan. Akhirnya akan mengganggu pelayanan ke masyarakat,” ucap Ersan.adpb.,S.H,.

    Lalu, sampai kapan Penjabat PLT Kadis Pendidikan menjabat? Bisa tiga bulan kemudian diperpanjang dan hingga ada pejabat Kadis Pendidikan yang definitif. Kemudian, bagaimana mendapatkan pejabat Kadis Pendidikan definitif.

    “Caranya assessment atau uji kelayakan yang diikuti oleh minimal 5 orang calon Kadis yang ikut ujian. Kemudian dinyatakan lulus 3 orang. Jadi sama perlakuan untuk lelang jabatan kepala dinas. Makanya harus ada Kadis Pendidikan” jelasnya.

    Dijelaskan, untuk menentukan jabatan Kepala Dinas hingga ada definitif harus melalui ujian yang dilakukan perguruan tinggi dengan akreditasi A. Dan untuk menduduki jabatan Kadis minimal eselon II B. Seperti, kepala badan, asisten dan staf ahli yang memiliki berpeluang.Selanjutnya, Kadis dapat diganti jika Bupati dan Wakil Bupati Lampung Tengah terpilih melaksanakan assessment. “Penjabat ini penunjukan. Kenapa? idealnya yang menjabat sebagai Pejabat Sekda. Karena Sekda pembantu Bupati di Sekretariat Daerah. Kepala OPD bisa saja,” pungkasnya. (Slamet R)

    Editor : Ersan

  • *Bendahara Partai Prima: Ditengah Krisis Global, Indonesia Butuh Persatuan*

    Jakarta.harianexposegelobal.com: (8/4/2026)-Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai PRIMA, Achmad Herwandi memperhatikan bahwa dunia saat ini tengah mengalami masa yang sulit. Konflik Rusia–Ukraina yang belum reda dan ketegangan yang meningkat di jalur energi penting seperti Selat Hormuz menunjukkan bahwa tatanan dunia sedang berubah. Menurutnya saat ini negara-negara besar sedang memperkuat koalisi mereka, menyusun strategi yang lebih solid, dan menjaga stabilitas dalam negeri sebagai pertahanan utama terhadap tekanan global.

     

    “Ironisnya, justru di dalam negeri muncul narasi yang melemahkan, seolah Indonesia berada di ambang krisis ekonomi.”Ungkap Herwandi.

     

    Herwandi juga menyangkan  munculnya seruan politik ekstrem seperti pemakzulan presiden yang akan berpotensi mengguncang kestabilan nasional.

     

    “Kita harus mengakui dengan jujur bahwa narasi seperti ini bukan hanya keliru, tetapi juga berbahaya. Itu merusak kepercayaan masyarakat, mengganggu psikologi pasar, dan membuka peluang untuk ketidakpastian yang tidak perlu.” Tambah Herwandi.

     

    Menurut Bendahara Partai Prima ini, dalam ekonomi modern, persepsi seringkali menjadi kenyataan. Ketika kepercayaan terguncang, investasi berhenti, konsumsi menurun, dan pertumbuhan ekonomi melambat. Oleh karena itu, menyebarkan narasi krisis tanpa dasar yang kuat sama dengan melemahkan fondasi bangsa di saat kita seharusnya berdiri kokoh.

     

    Seperti diketahui Menteri Keuangan Purbaya, melaporkan bahwa hingga 31 Maret 2026, pendapatan negara sudah mencapai Rp574,9 triliun, meningkat 10,5 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan kekuatan fiskal Indonesia di tengah ketidakpastian global. Penerimaan pajak penghasilan (PPh) dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) menggambarkan ketahanan ekonomi yang nyata.

     

    “Meskipun sering dinarasikan tidak baik, selama krisis energi akibat perang di Iran, tarif BBM masih relatif stabil. Padahal di beberapa negara, Singapura dan Amerika Serikat, harga BBM langsung dinaikan oleh pemerintahannya. Kita tidak.” Ungkap Herwandi.

     

    Menurut Herwandi, ke depan Indonesia melakukan mandatori B50 yang akan berlaku secara nasional mulai 1 Juli 2026. Indonesia sedang membangun fondasi baru, yaitu mengurangi ketergantungan pada impor energi, memperkuat industri domestik, sekaligus menciptakan nilai tambah dari dalam negeri.

     

    “Ini adalah langkah berani, langkah strategis, dan langkah yang menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya bertahan dalam krisis global, tetapi juga berani memimpin arah perubahan.”Ucap Herwandi.

     

    Namun, Herwandi menegaskan bahwa semua capaian dan harapan hanya akan bermakna jika terpenuhi syarat utama: persatuan nasional. Menurutnya, tidak ada negara yang mampu bertahan di tengah badai global jika terpecah belah. Ekonomi pun tidak akan berkembang jika stabilitas politik rapuh.

     

    “Sejarah menunjukkan bahwa bangsa besar bukanlah yang terbebas dari tantangan, melainkan yang mampu bersatu dalam menghadapinya.” Tutup Herwandi dalam pesannya.

    *Achmad Herwandi*

    Bendahara Umum DPP Partai PRIMA

  • Polisi Ungkap Mafia BBM dan Elpiji Bersubsidi yang Rugikan Negara Rp1,26 T

    Jakarta- harianexposegelobal.com:

    Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengungkapkan negara mengalami kerugian hingga Rp1.266.160.963.200 akibat penyalahgunaan BBM dan Elpiji bersubsidi. Hal tersebut terungkap berdasarkan hasil penegakan hukum yang dilakukan Bareskrim Polri dan Polda jajaran sepanjang tahun 2025 hingga 2026.

     

    Adapun rinciannya, kerugian akibat penyalahgunaan BBM subsidi sebesar Rp516.812.530.200. Sedangkan kerugian akibat Elpiji subsidi sebesar Rp749.294.400.000.

     

    Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Nunung Syaifuddin, menghimbau para pelaku yang masih melakukan penyalahgunaan untuk segera menghentikan perbuatannya. Sebab tindakan tersebut tidak hanya merugikan negara, tetapi juga masyarakat luas.

    “Apabila masih ditemukan pelanggaran, maka akan dilakukan penindakan hukum secara tegas. Yaitu sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya, dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa, 7 April 2026.Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri, Moh. Irhamni, mengungkapkan ratusan kasus berhasil diungkap selama 2025. Pengungkapan dilakukan bersama Polda jajaran se-Indonesia.

     

    Rinciannya ada sebanyak 568 kasus tindak pidana penyalahgunaan BBM dan Elpiji subsidi terungkap di 568 tempat kejadian perkara. Adapun jumlah tersangka sebanyak 583 orang yang tersebar di 33 provinsi.

     

    “Hal ini menunjukkan bahwa praktik penyalahgunaan terjadi secara masif. Baik di Pulau Jawa maupun di luar Jawa,” katanya Irhamni.Ia menegaskan bahwa Bareskrim Polri akan terus memperkuat langkah strategis dalam penanganan kasus serupa ke depan.

     

    Polri berharap dapat mempersempit ruang gerak pelaku penyalahgunaan serta menjaga distribusi energi tetap tepat sasaran demi kepentingan masyarakat luas.

     

    “Kami akan meningkatkan intensitas penegakan hukum di seluruh jajaran, membuka partisipasi publik melalui kanal pengaduan dan hotline. Serta menegaskan komitmen internal bahwa tidak ada toleransi terhadap anggota yang terlibat dalam praktik ilegal,” ujarnya.(Hengky S) Editor: Ersan

  • 3 Pemilik Kios Pengecer Pupuk Subsidi di Lampung Tengah Selewengkan Ratusan Ton ditangkap Polisi

    Polda Lampung: harianexposegelobal.com

    Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung, Kombes Dery Agung Wijaya mengatakan, ketiga pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut, dengan masing-masing berinisial RTH, SP, dan S yang berdomisili di Lampung Tengah.

    “Ketiganya ini merupakan pemilik kios atau barang, yang sudah terterai sesuai Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), untuk mendapatkan pupuk bersubsidi,” kata Kombes Dery Agung Wijaya saat ekspos di Mapolda Lampung, Rabu (7/1/2026).        Kemudian ada yang pengepul atau penerima

    atau pembeli yang mengumpulkan pupuk, yang akan didistrusbusikan ke tempat lain. Sementara satu tersangka lainnya sebagai perantara.

    “Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat, adanya beberapa pupuk subsidi yang harusnya masuk ke wilayah Lampung Tengah, namun didistribusikan ke Tulang Bawang, Sumsel, Bengkulu, Jambi, dan Bangka Belitung,” ujar Kombes Dery Agung Wijaya.

    Dari pemeriksaan, mereka beraksi dengan rentang waktu pada Februari 2025 hingga penangkapan, telah menjual 1.800 karung lebih atau sudah 100 ton dijual, dengan kerugian negara mencapai Rp250 sampai Rp500 juta.

    Kombes Dery menyebut, mereka tercatat mengakui sudah lima kali beraksi. Hingga kini, polisi masih mendalami untuk pelaku para penadah, sehingga prosesnya saat ini masih terus berjalan.

    “Dari pemeriksaan, RTH ini berperan sebagai pemilik kios dan juga pengecer, dia pemilik RDKK.

    Jadi tiap pengecer yang sudah memiliki RDKK dengan nama yang tercantum, akan disuplai pupuk bersubsidi oleh pemerintah, sesuai dengan permintaan dari RDKK,” sebut Kombes Dery Agung Wijaya.

    Namun tersangka RTH ini, telah memanipulasi terhadap RDKK yang ada. Kemudian ketika banyak para petani yang tidak mengambil pupuk di tempatnya, maka pupuk tersebut disisihkan dan segera didistribusikan di tempat yang di luar dari peruntukannya.

    Sementara tersangka SP bersama S ini juga pemilik kios, juga sebagai perantara untuk dikumpulkan ke tersangka S. Modus mereka ini dikumpulkan dahulu sebagai pengepul, nantinya akan dibawa ke tempat-tempat tertentu di luar Lampung.

    Selain itu, modus mereka juga memanipulasi RDKK dan memanfaatkan ketidakambilan dengan alasan karena para petani tidak mengambilnya.

    Dengan demikian, karena sisa pupuknya banyak, maka alasan para tersangka ini pupuk tersebut dianggap mubazir dan lainnya, maka pupuk tersebut didistribusikan ke tempat tertentu, yang tidak sesuai aturan.

    Dalam perkara tersebut, Polda Lampung menyita barang bukti berupa kendaraan truk, 8 ton atau 160 sak pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska, dan tiga unit Ponsel. (Hengky S) Editor: Ersan

  • Ketua DPC Laskar LLI Yunisa Putra mengucapkan selamat datang di Bumi Beguwai Jejamo Wawai, Kepada Bapak Okky Desvian SH sebagai Kasi Intel Kejaksaan Negeri Lampung Tengah

    Lampung Tengah:harianexposegelobal.com: mengucapkan selamat datang di Lampung Tengah, Kepada Bapak Okky Desvian.,S.H. sebagai Kasi Intel Kejaksaan Negeri Lampung Tengah

    Laskar Lampung Indonesia (LLI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Lampung Tengah Yunisa Putra  serta Anggota, mengucapkan Selamat datang kepada Bapak Okky Desvian SH , sebagai Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Tengah, semoga dalam mengemban tugas barunya dilampung Tengah dapatkan Ridho dari Allah Amiin amiiin.

     

    Begitu juga terlihat kiriman Bunga yang terpampang di depan Kantor Kejaksaan Negeri Lampung Tengah yang bertuliskan ucapan selamat “Selamat dan sukses atas Jabatan Baru untuk Bapak Okky Desvian  SH  sebagai KASI INTEL JEN Kejaksaan Negeri Lampung Tengah, yang dikirim salah satu nya dari Keluarga Besar Kajari Kota Waringin,Ketua DPC Laskar Lampung Indonesia LLI Lampung Tengah  Yunisa Putra, ketika dikonfirmasi oleh awak media, mengatakan “semoga kedepannya Kejaksaan Negeri Lampung Tengah akan lebih maju lagi dan bermanfaat bagi Masyarakat Kabupaten Lampung Tengah, dan semoga jabatan yang diberikan oleh Negara kepada Bapak Okky Desvian SH, sebagai Kepala Seksi Intelijen, amanah,

     

    Bapak Okky Desvian SH, menjabat sebagai Kepala Seksi Intelijen di Kajari Lampung Tengah, menggantikan kepala seksi inteljen yang lama, yaitu bapak Alfa Dera SH MH,

     

    Pergantian jabatan ini adalah hal biasa, penyegaran dan roling, oleh karena itu saya mengucapkan kepada Bapak Alfa Dera SH MH Selamat jalan dan semoga kita semua selalu diberikan kesehatan, aamiin.

     

    “Sesungguhnya mutasi adalah hal biasa dalam Institusi Kejaksaan RI . Mutasi merupakan kebijakan dari pimpinan sekaligus merupakan kepercayaan dari pimpinan untuk kepentingan organisasi atau Institusi Kejaksaan RI,”

     

    untuk itu mari kita dukung kepada semua jajaran insan Adhyaksa untuk selalu bekerja dengan tulus, ikhlas dan profesional, pedomani Standar Operasional Prosedur (SOP) dimasing-masing bidang serta petunjuk-petunjuk dari pimpinan,

    dan dapat menjaga selalu integritas institusi,

     

    Ketua DPC Laskar Lampung Indonesia LLI Lampung Tengah Yunisa Putra  juga mengucapkan selamat datang dan bertugas kepada Bapak Okky Desvian SH  di Kabupaten Lampung Tengah sebagai Kasi Intel, semoga semakin suskes dan dapat bisa segera menyesuaikan diri dengan tempat kerja yang baru, dan bisa bersama dalam menjaga marwah Kejari Lampung Tengah.

     

    Juga saya sebagai ketua DPC LASKAR LAMPUNG INDONESIA LLI Lampung Tengah dan atas nama masyarakat Lampung Tengah menunggu Gebrakan Bapak Okky Desvian SH di Lampung Tengah untuk menjalankan tugas barunya sebagai

    Kasi Intel Kejaksaan Negeri Lampung Tengah dan mengangkat Marwah Kajari lampung Tengah (Pemred). Editor: Ersan

  • Nessy Kalviya Bakal Calon Kuat Isi Kursi DPR RI Sepeninggal Mendiang Tamanuri?

    harianexposegelobal.com, Lampung – Estafet kursi Partai NasDem di DPR RI daerah pemilihan (Dapil) Lampung II kini tertuju pada sosok Nessy Kalviya.

     

    Hal ini menyusul posisi Nessy sebagai peraih suara terbanyak kedua di internal partai setelah petahana Tamanuri pada Pemilu 2024.

     

    Tamanuri wafat di Jakarta. Tamanuri adalah bupati Way Kanan dua periode, yakni 2000-2005 dan 2005-2010.

     

    Periode 2000 sampai 2005, bupati dipilih masih oleh anggota dewan setempat, bukan melalui mekanisme pemilihan langsung oleh rakyat.

     

    Berdasarkan data hasil rekapitulasi, Tamanuri mendapat 63.978 suara.

     

    Sementara itu, Nessy Kalviya yang merupakan istri mantan Bupati Lampung Tengah, Mustafa, ada di posisi kedua dengan 55.380 suara.

     

    Di urutan ketiga, Elfianah mengantongi 28.460 suara. Elfianah saat ini telah menjabat sebagai Bupati Mesuji. Elfianah sendiri dikenal sebagai istri dari mantan Bupati Mesuji, Khamami.

     

    Dapil Lampung II mencakup tujuh kabupaten, yakni Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Utara, Way Kanan, Mesuji, TulangBawang, dan TulangBawang Barat.

     

    Dengan komposisi perolehan suara tersebut, Nessy Kalviya menjadi calon kuat dalam mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) Partai NasDem untuk mewakili masyarakat di tingkat pusat dari Dapil Lampung II. [Nanang D] Editor: Ersan

  • Menteri Haji dan umroh Tekan Keamanan dan Tranparansi Haji 1447 H

    Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan persiapan operasional pemberangkatan musim haji 1447 Hijriah/2026 berjalan sesuai rencana. Saat ini persiapan Kemenhaj telah mencapai progres hampir 100 persen.

    Ia menyampaikan bahwa fokus utama pemerintah adalah memastikan keamanan dan keselamatan jemaah melalui berbagai langkah mitigasi yang komprehensif. “Persiapan operasional terus kita matangkan,” katanya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu 28 Maret 2026 malam.

    “Fokus utama kami adalah memastikan keamanan dan keselamatan jamaah melalui berbagai langkah mitigasi yang komprehensif,” ujarnya. Ia menegaskan, Kemenhaj berkomitmen agar penyelenggaraan ibadah haji tahun ini mencerminkan pelayanan publik yang lancar, bersih, dan bebas dari segala penyimpangan. Menurutnya, Jawa Timur sebagai provinsi dengan kuota jemaah haji terbesar di Indonesia memegang peran strategis sebagai barometer keberhasilan penyelenggaraan haji nasional. Terkait pengelolaan dana haji yang mencapai sekitar Rp18 triliun, Irfan menekankan pentingnya akuntabilitas dalam setiap proses pengelolaan anggaran.

    Komitmen transparansi tersebut diwujudkan dengan melibatkan berbagai unsur penegak hukum dan lembaga pengawas. Kemenhaj menggandeng KPK, Kejaksaan Agung, serta Kepolisian dalam pengawasan pengadaan dan tata kelola keuangan haji.

    Ia menambahkan, langkah ini merupakan implementasi arahan Presiden RI untuk menghadirkan pelayanan haji yang transparan serta berorientasi pada kepuasan jemaah. Pemerintah berharap seluruh proses penyelenggaraan haji tahun ini dapat berjalan lancar dan memberikan pengalaman ibadah yang aman serta nyaman bagi seluruh jemaah Indonesia.( Irfan S) Editor: Ersan

  • Polisi- Gagalkan Potensi Pembuatan Pabrik Ekstasi

    Tangerang -harianexposegelobal.com: Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Wisnu Wardana menyatakan potensi adanya pabrik narkoba jenis ekstasi ‘terbangun diwilayah Indonesia. Namun, hal tersebut digagalkan dengan meringkus penyelundup bahan baku yang berasal dari Tiongkok.

     

    Wisnu mengatakan pria berinisial CJ, warga negara Tiongkok ini mencoba mengundupkan 1.915 gram MDMD (Bahan dasar ekstasi) melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Apabila kegiatan haram ini lolos maka, mempunyai potensi akan adanya pabrik di wilayah Indonesia.

    “Ya, sangat mungkin. Tidak menutup kemungkinan, karena dilihat dari besarnya atau jumlah MDMA itu kurang lebih hampir dua kilogram dan ini juga mempunyai potensi akan adanya pabrik di wilayah Indonesia,” ujar Wisnu, Jumat 27 Maret 2026.

     

    Menurut Wisnu, cara CJ membawa narkotika ke Indonesia merupakan salah satu modus baru. Dia tidak membawa butiran ekstasi yang kemungkinan besar akan diketahui oleh petugas bandara, melainkan membawa bahan dasarnya, sehingga dianggap bisa mengelabui petugas.

    “Kalau mereka memasukkan didinding koper itu dalam bentuk butiran, itu akan lebih mudah terdeteksi. Sehingga kalau dibuat masih bubuk, menurut mereka mungkin akan lebih sulit terdeteksi x-ray,” kata dia.

     

    Atas barang bukti berupa 1.195 gram MDMA itu, sambung Wisnu, diperkirakan bisa digunakan sebanyak 9.575 kali cetak ekstasi. “Dengan terbongkarnya aksi penyundupan ini, maka bisa menyelamatkan 3.192 jiwa,” ucapnya.

     

    Senada dikayangkan Kepala Bea dan Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang. “Sangat mungkin ya (pabrik ekstasi, Red), kalau ini lolos dia akan cetak menjadi ekstasi yang bentuk butiran,” kata Hengky.

    Namun, lanjutnya, masih akan didalami lebih lanjut, tetapi apabila melihat modus penyelundupannya memasukkan didinding koper itu dalam bentuk butiran, itu akan lebih mudah terdeteksi. “Sehingga bila masih bubuk menurut mereka mungkin akan lebih sulit, telebih itu ditutupi dengan aluminium foil pasti tujuannya adalah menghindari deteksi salah satunya dari X-ray,” ujarnya.

    Diketahui, bea cukai menggagalkan dua upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Menariknya, peristiwa tersebut terjadi pada periode Hari Raya Nyepi dan Lebaran/Idulfitri 1447 Hijriyah, kemarin.

     

    Sebab, pada masa tersebut oknum penyelundup dari Tiongkok menganggap situasi krodit dan terfokus ada pelayanan arus mudik. Sehingga pera pemasok barang haram dari luar negeri itu menjadikan celah saat para petugas lengah.

     

    “Agak sedikit spesial, karena kasus yang terjadi ini yang kita sampaikan, terjadi selama masa libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri. Jadi kita ketahui bersama ini adalah masa-masa yang sangat rawan,” ujar Kepala Bea dan Cukai Soetta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, Jumat 27 Maret 2026.

    Menurut Hengky pada periode tersebut seluruh stekholrer di Bandara Soetta dalam situasi sibuk. Pasalnya, peningkatan penumpang sekitar 30-50 persen dibandingkan masa normal.

     

    “Pada periode Nyepi dan arus mudik Lebaran mencapai 190 ribuan penumpang, sejatinya pada masa normal hanya 120 ribuan penumpang. Ini masa-masa sangat rawan, nah kelihatannya sindikat memanfaatkan celah ini atau mereka mencoba memasukkan narkotika ini pada saat petugasnya lengah.

     

    “Namun, kami membuktikan bahwa walaupun dalam masa libur, dalam masa periode mudik dan balik. Kami tetap selalu meningkatkan kewaspadaan semua instansi yang ada di Bandara Soetta untuk bersinergi,” ucapnya. ( Herman S) Editor: Ersan.