Kategori: Lampung Tengah

  • Rusmadi pimpin apel mingguan Pemkab Lampung Tengah

    MEG, Lampung Tengah:Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Lampung Tengah Drs. Rusmadi, M.M. Pimpin apel mingguan dibulan Februari di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, bertempat di Halaman Pemda Lampung Tengah, Senin, (03/01/2024).

    Apel diikuti oleh Para Perangkat Daerah, Para Kepala Bagian,para seluruh pegawai dilingkungan Pemda Lampung Tengah.

    Dalam amantanya Drs. Rusmadi, M.M. Mengucapkan terima kasih kepada seluruh Para Perangkat Daerah dan Kepala Bagian serta seluruh pegawai yang dapat mengikuti apel mingguan pada hari ini.

    Drs. Rusmadi, M.M. Selaku Asisten Ekonomi dan Pembangunan “megingatkan kepada seluruh Perangkat Daerah dan seluruh pegawai agar mengevaluasi apa yang sudah kita perbuat dan kita lakukan selama tahun 2024 untuk menjadi ucuan lebih baik lagi di tahun 2025 ini agar terwujudnya Lampung Tengah yang lebih baik lagi”.

  • Polres Lampung Tengah Ungkap Kasus Narkoba, Tiga Pelaku Diamankan

    MEG,Lampung Tengah – Polres Lampung Tengah berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis ganja dan sabu dengan menangkap tiga orang pelaku.

    Dalam rillisnya, Kapolres Lampung Tengah, Polda Lampung AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M mengatakan bahwa pihaknya berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis ganja dengan mengamankan seorang pemuda inisial AFS (20) warga Kp. Kaliwungu, Kec. Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah, pada Senin (20/1/25) siang.

    Pelaku ditangkap setelah mendapatkan informasi mengenai transaksi narkoba diwilayah tersebut.

    “Saat dilakukan penggerebekan di rumah pelaku, Polisi menemukan sebuah plastik bertuliskan ‘Shopee’ yang berisi bungkus besar yang dibalut lakban coklat. Setelah diperiksa, isi bungkus tersebut diduga kuat merupakan narkotika jenis ganja, dengan berat total mencapai 538 gram,” Kata Kapolres saat menggelar konferensi pers. Jumat (31/1/25)

    Pelaku yang berusia 20 tahun ini mengakui bahwa barang bukti itu memang miliknya dan sedang dipesan melalui transaksi daring.

    “Kini, pelaku berikut barang bukti telah diamankan, dan kami masih lakukan pengembangan lebih lanjut terhadap kasus tersebut,” ungkapnya.

    Pelaku dijerat dengan pasal 114 Ayat (2) dan atau Pasal 111 Ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

    Selain itu, sambung Kapolres, Polres Lampung Tengah juga berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis sabu dengan menangkap dua orang pelaku.

    Kedua pelaku inisial JN dan EN tersebut ditangkap di rumah mereka yang berada di Kampung Simpang Agung, Kecamatan Seputih Agung, Kabupaten Lampung Tengah. Kamis, (30/1/25) sekitar pukul 17.30 WIB.

    Dari penangkapan terhadap para pelaku tersebut, pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya :

    – 1 bungkus plastik klip besar berisi 28 bungkus plastik klip kecil yang masing-masing berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu.
    – 1 kotak rokok merek Class Mild yang berisi 20 bungkus plastik klip kecil berisi kristal putih yang diduga sabu.
    – 1 plastik asoy berwarna putih.
    – 2 bungkus plastik klip bening yang berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu sisa pakai.
    – 1 buah pipa kaca/pirek.

    Kedua pelaku dijerat dengan pasal 114 Ayat (1) dan atau pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

    Kapolres mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari upaya Polres Lampung Tengah untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya.

    “Pengembangan terhadap ketiga pelaku ini masih terus dilakukan, untuk mengungkap jaringan yang lebih luas di wilayah Lampung Tengah,” ungkap Kapolres. (Humas LT)

  • Ardito Wijaya menjadi pembina apel kegiatan senam bersama

    MEG, Lampung Tengah:Wakil Bupati Lampung Tengah dr. Ardito Wijaya menjadi Pembina Apel dalam kegiatan apel dan senam bersama bulan januari 2025, bertempat di lapangan merdeka gunung sugih 31 Januari 2025, dalam kesempatan tersebut turut hadir Pj. Sekda, Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, Wk. Ketua TP. PKK serta seluruh ASN di Lingkup Pemkab Lampung Tengah.

    Dalam arahannya, Wakil Bupati Ardito Wijaya mengingatkan semua pentingnya menjaga kebugaran tubuh agar kita senantiasa dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik. Senam bersama ini merupakan bentuk dari upaya kita untuk meningkatkan kesehatan dan kebersamaan, serta mempererat tali silaturahmi antar ASN di Lingkup Pemkab Lampung Tengah.

    Ardito Wijaya mengatakan kegiatan senam bersama ini dapat menyegarkan tubuh dan pikiran, sehingga kita dapat lebih produktif dalam menjalankan tugas sehari-hari. Terakhir diakhir sambutan Ardito juga mengajak untuk selalu menjaga kesehatan, karena kesehatan yang baik adalah modal utama untuk mencapai kesuksesan sehingga dapat melayani masyarakat dengan maksimal.

  • Gelapkan Uang Puluhan Juta, Oknum Kakam ini Diamankan Polsek Terbanggi Besar

    MEG,Lampung Tengah – Seorang oknum Kepala Kampung di Kecamatan Way Pengubuan, menggelapkan uang petani untuk membayar gaji semua perangkat Kampungnya atau pamong setempat.

    Pelaku berinisial SBR (60) itu ditangkap Polsek Terbanggi Besar setelah membawa kabur uang Rp 10 juta milik petani bernama Pendri (49) asal Kampung Endang Rejo, Kecamatan Seputih Agung, Kabupaten Lampung Tengah, pada Jumat (30/4/24) lalu.

    Kapolres Lampung Tengah, Polda Lampung AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M, melalui Kapolsek Terbanggi Besar Kompol Yusvin Argunan mengatakan, modus pelaku adalah meminjam uang puluhan juta.

    “Alasan SBR meminjam uang milik petani itu untuk membayar gaji atau Tunjangan Hari Raya (THR) untuk para perangkat Kampung, namun uang itu malah tak kunjung dikembalikan,” kata Kapolsek saat di konfirmasi, Minggu (26/1/25).

    Yusvin mengatakan, SBR diamankan Tekab 308 Presisi Polsek Terbanggi Besar pada hari Sabtu, 25 Januari 2025.

    Ia menjelaslan, kronologi kejadian bermula ketika SBR mendatangi rumah korban pada Jumat, 30 April 2024 pukul 18.30 WIB.

    Niat pelaku sengaja datang untuk meminjam uang karena tak sanggup membayar perangkat Kampung.

    “Korban berjanji mengembalikan uang selama 1 bulan, korban pun setuju dan membuat perjanjian tertulis berupa titipan yang akan dikembalikan pada tanggal 25 Mei 2024,” jelasnya.

    Namun, lanjutnya, SBR justru ingkar janji dan tidak bisa dihubungi, serta menghindar ketika dicari korban.

    Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp. 10 juta dan melaporkan oknum Kakam tersebut ke Polsek Terbanggi Besar.

    Saat ini, SBR telah ditahan di Mapolsek Terbanggi Besar untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

    “SBR dijerat kasus tindak pidana penipuan dan atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 dan atau 372 KUHPidana, ancaman kurungan penjara selama 4 tahun,” tutupnya. (Humas LT)

  • Polres Lampung Tengah Ungkap Identitas Mayat Anonim di Sungai Adi Jaya

    MEG,Lampung Tengah – Polres Lampung Tengah berhasil mengungkap identitas mayat anonim yang ditemukan warga di aliran sungai Adi Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, pada Kamis (23/1/25) sekitar pukul 10.00 WIB.

    Penemuan mayat ini sempat menggegerkan warga setempat. Namun, berkat penyelidikan cepat oleh pihak Kepolisian, identitas korban akhirnya terungkap.

    Mewakili Kapolres Lampung Tengah, Polda Lampung AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M, Kasi Humas Iptu Tohid Suharsono menjelaskan bahwa mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang hendak pergi memancing.

    Saat menerima laporan dari masyarakat, Anggota Polsek Terbanggi Besar bersama Tim Inafis Polres Lampung Tengah langsung mendatangi TKP dan mengevakuasi mayat tersebut, dibantu dengan Puskesmas serta warga sekitar.

    Pada saat dievakuasi, kata Kasi Humas, bagian wajahnya telah membusuk, hingga terlihat tulang tengkorak kepala.

    Korban sulit untuk dikenali lantaran tidak ada identitas apa pun yang tertinggal di lokasi.

    Mayat anonim itu kemudian di bawa ke RSUD Demang Sepulau Raya guna pemeriksaan lebih lanjut.

    Dikatakan Kasi Humas, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter RSUD Demang Sepulau Raya, identitas jenazah berhasil diungkap.

    “Mayat tersebut diketahui bernama Elizar Jhon Als Jhon (70) warga Kelurahan Bandar Jaya Barat, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah,” kata Kasi Humas saat di konfirmasi, Jumat (24/1/25).

    Kasi Humas menambahkan, pihak keluarga yang telah memastikan identitas jenazah menolak dilakukannya otopsi terhadap korban dan menerima peristiwa ini sebagai musibah.

    “Mereka meminta agar jenazah segera dibawa pulang untuk dimakamkan,” imbuhnya.

    Kasi Humas menjelaskan, menurut keterangan pihak keluaga, korban mempunyai riwayat penyakit pikun.

    Saat itu, korban pergi dari rumah saudaranya tanpa memberitahu.

    Setelah beberapa hari tidak pulang kerumah, kemudian pihak keluarga membuat laporan terkait orang hilang di Mapolsek Terbanggi Besar, pada Minggu (19/1/25).

    Dikatakan Kasi Humas, sampai saat ini, Polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban.

    “Jika nanti ditemukan bukti bukti yang mengarah ke tindak pidana, maka penemuan mayat tersebut akan di proses kembali untuk membuat terang penyebab kematiannya,” ungkapnya.

    Polres Lampung Tengah mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi untuk membantu proses identifikasi ini. (Humas LT)

  • Kapolres Lampung Tengah Bersama Ibu Bhayangkari Besuk Personelnya Yang Sedang Sakit

    MEG,Lampung Tengah – Kapolres Lampung Tengah, Polda Lampung AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M bersama Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Lampung Tengah, Ny. Linda Andik melakukan kunjungan sosial kepada salah satu personelnya yang sedang sakit.

    Kunjungan ini dilakukan pada Selasa (21/1/25) pukul 13.00 WIB, di kediaman Iptu Wahyu yang berada di wilayah Yukum Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah.

    Kedatangan Kapolres bersama Ibu Bhayangkari dan para PJU itupun disambut hangat oleh keluarga Iptu Wahyu.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan dukungan moral kepada Iptu Wahyu dan keluarganya agar tetap semangat dalam menjalani masa pemulihan.

    Ia juga mengungkapkan rasa prihatinnya atas kondisi kesehatan yang sedang dialami oleh personel Polres Lampung Tengah tersebut.

    “Sebagai pimpinan, sudah menjadi kewajiban kami untuk peduli terhadap kesehatan dan kesejahteraan seluruh personel kami. Semoga Iptu Wahyu dapat segera pulih dan kembali bertugas seperti sedia kala,” ujar Kapolres.

    Diketahui bahwa Iptu Wahyu, yang saat ini menjabat sebagai Kasubsi Penmas Si Humas Polres Lamteng tersebut, tengah menghadapi kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan intensif.

    Meskipun sedang sakit, Iptu Wahyu mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Kapolres dan rombongan atas kunjungan dan kepeduliannya.

    “Saya sangat berterimakasih atas kunjungan Kapolres beserta Ibu dan rombongan. Kehadiran mereka memberikan semangat bagi saya untuk segera sembuh dan kembali bekerja,” ujar Iptu Wahyu dengan penuh haru.

    Selain memberikan semangat, Kapolres dan Ibu juga memberikan tali asih untuk meringankan beban keluarga Iptu Wahyu selama masa pemulihan.

    Kunjungan ini mencerminkan solidaritas dan kepedulian yang tinggi dari jajaran Polres Lampung Tengah terhadap kesejahteraan personelnya.

    Kapolres juga menegaskan bahwa sebagai pimpinan, ia akan terus memantau kondisi kesehatan personelnya dan memastikan bahwa seluruh personel dapat melaksanakan tugas dengan optimal, tanpa terkendala oleh masalah pribadi maupun kesehatan. (Humas LT)

  • Bersama Forkopimda, Kapolres Lampung Tengah Tebar Ribuan Benih Ikan Dukung Program Asta Cita Bidang Ketahanan Pangan

    MEG,Lampung Tengah – Dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam bidang ketahanan pangan, Kapolres Lampung Tengah, Polda Lampung AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M bersama Ibu Bhayangkari dan Forkopimda setempat menebar ribuan benih ikan, di salah satu kolam warga yang berada di Jl. 12 Kampung Terbanggi Besar, Selasa (21/1/25).

    Penebaran 5.000 ekor lebih benih ikan jenis nila di kolam tersebut, menjadi bagian dari implementasi program Asta Cita yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan lokal, serta menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat Lampung Tengah.

    Dalam wawancara singkatnya, Kapolres menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Polri dengan jajaran Forkopimda Lampung Tengah, dalam rangka mendukung program ketahanan pangan yang sudah menjadi prioritas pemerintah.

    “Kami berharap dengan adanya penebaran benih ikan ini, dapat meningkatkan produksi ikan lokal yang akan bermanfaat bagi masyarakat. Hal ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga meningkatkan perekonomian daerah,” ujar AKBP Andik.

    Ia menyatakan, pihaknya bersama dengan Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus mengawal dan mendukung program-program seperti ini demi kesejahteraan masyarakat.

    “Semoga kegiatan ini bisa menginspirasi masyarakat untuk lebih memperhatikan potensi perikanan di lingkungan masing-masing, demi meningkatkan kesejahteraan bersama,” demikian pungkasnya. (Humas LT)

  • Kusuma Riyadi meminpin acara presentasi event wisata kuliner

    MEG, Lampung Tengah:Pj.Sekretaris Daerah Drs.Kusuma Riyadi memimpin acara presentasi terkait event wisata kuliner yang direncakan di adakan di tugu kopiah emas Gunung Sugih acara presentasi tersebut berlangsung di ruang rapat subing pada selasa 21 Januari 2025, dalam kesempatan tersebut turut hadir kepala perangkat daerah terkait serta event organizer yang akan berkalaborasi pada event acara tersebut.

    Pj.Sekretaris Daerah Kusuma Riyadi menyambut baik acara tersebut dan merupakan terobosan yang baik terutama untuk mempromosikan Kabupaten Lampung Tengah, untuk itu Pj.Sekda berharap pembahasan hari ini membahas mengenai apa yang masih menjadi kekurangan dan menonjolkan apa yang menjadi kelebihan atau ciri khas yang di miliki oleh Kabupaten Lampung Tengah. Kusuma juga berharap OPD terkait yang memiliki sesuatu yang ditonjolkan bisa berkalaborasi sehingga diharapkan event ini akan sukses dan tentunya akan diadakan di titik titik lainnya di Lampung Tengah.

    Sementara itu penyelenggara acara Hermansyah Albantani mengucapkan terima kasih atas support yang luar biasa dari Pemkab Lampung Tengah yang diinisiasi Wakil Bupati Ardito Wijaya, Hermansyah mengatakan kedepan akan mempromosikan membantu Pemkab Lampung Tengah kedepan dibidang Kuliner dan UMKM, acara ini diagendakan akan dilaksanakan tanggal 14-23 Februari 2025 dimana acara tersebut bernama “TITIK KUMPUL”, tidak hanya event kuliner yang diadakan diacara tersebut namun ada beberapa acara diantaranya event seni budaya dan olahraga. Dirinya berharap support Pemkab Lampung Tengah dan para sponsor sehingga acara tersebut bisa berlangsung dengan baik dan kedepan event sejenis ini akan diadakan dititik titik kumpul masyarakat di wilayah Lampung Tengah.

  • Ardito Wijaya hadiri kegiatan penanaman jagung serentak satu juta hektar lahan di Pemkab Lampung Tengah

    MEG, Lampung Tengah:Wakil Bupati Lampung Tengah (Lamteng), dr. Hi. Ardito Wijaya, M.K.M hadiri kegiatan Penanaman Jagung Serentak Satu Juta Hektar Lahan di Kabupaten Lamteng, bertempat di Kampung Terbanggi Besar. Selasa (21/1/2025).

    Dalam sambutannya Wakil Bupati, dr. Ardito Wijaya mengatakan sangat mendukung dan mengapresiasi atas diadakannya program penanaman jagung serentak satu juta hektar lahan ini.

    Kabupaten Lamteng sebagai Kabupaten terluas di Provinsi Lampung merupakan penyangga utama kebutuhan pangan untuk Provinsi Lampung.

    Kegiatan Penanaman Jagung Serentak Satu ini adalah salah satu wujud sinergi antara Pemerintah dengan Stakeholder dalam usaha mengembangkan hasil pertanian yang produktif.

    “Tanaman pangan mempunyai peranan penting dalam rangka mewujudkan stabilitas nasional, dimana Pemerintah dan Stakeholder, berupaya semaksimal mungkin untuk menjamin ketersediaan pangan dengan meningkatkan hasil-hasil produksi pertanian seperti padi, jagung dan umbi-umbian” ungkap ardito.

    Diakhir sambutannya Wakil Bupati, Ardito Wijaya berharap dengan kegiatan ini dapat mendukung Program Ketahanan Pangan serta memberikan inovasi – inovasi demi mengantarkan Petani Lamteng menjadi Petani Berjaya, sehingga dapat memaksimalkan potensi produk pertanian berkualitas di Lamteng guna mendukung percepatan swasembada pangan di Indonesia.

    Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Forkompimda Lamteng, Asisten Setdakab Lamteng, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura, Camat Terbanggi Besar dan Kepala Kampung Terbanggi Besar.

  • Terkait Anggaran Pengadaan Barang matrial Jalan, Kabid PU Lampung Tengah Saling Buang Badan

    MEG, Lampung Tengah:Anggaran Pengadaan barang matrial jalan wilayah UPTD Kalirejo, Pejabat Dinas BMBK Kabupaten Lampung Tengah saling buang badan.

    Kabid pengadaan barang Dinas BMBK Wisnu terkesan buang badan serta mengelak dan tidak mengetahui mengenai adanya pengadan barang dan nilai pengadaan barang matrial jalan wilayah UPTD kalirejo. Saat dikonfirmasi lewat WA, selasa (21/01/2025) kemarin.

    “Memang betul ada pengadaan barang matrial jalan, ada memang, jumlahnya saya kurang jelas, begitu juga untuk anggarannya saya tidak tahu, coba tanya sama kadis, dan PPK nya langsung,”Kata Wisnu.

    Menurutnya, saya cuman mendengar gitu mau ada pengadaan barang ini, , persis mengenai jumlah dan nilainya.” Tidak, Saya tidak terlibat dalam pengadaan ini, jadi kalau nanti saya. yang ngasih informasi tambah salah, karena PPK nya beliau dan PPTKnya Kadis nya langsung,”Katanya

    Saat ditanya mengapa sampai tidak mengetahui jumlah pengadaan dan nilainya, dikatakan Wisnu, itukan ranah Kadis. Namun demikan dikatakan wisnu, seharusnya dia Kadis itu harus laporan ini saya malah tau dari staf nya saja bahwa sekian, ya sudah.saya ga bertanya lagi kearah situ.

    ” Untuk anggran pengadaan barang matrial jalan saya sama sekali tidak mengetahui nya. Dan bener benar tidak mengetahuinya,”Terang dia.

    Pernyataan Wisnu menimbulkan perntanyaan ada apa, Karena pernyaaan tersebut terkesan tidak adanya koordinasi antara atasan dan bawahan terkait pengadaan di Dinas BMBK.Saat ditanya apakah tidak ada koordinasi terkait pengadaan barang ini, ditegaskan nya lagi, tidak ada, “Sebenarnya saya bisa aja bertanya, cuma nanti saya ga enak dikiranya apa gitu kan, mungkin pak kadusnya langsung ke kadis koordinasinya.

    Ditambahkannya, Harusnya saya tau, dia kan (Kadis BMBK) staf saya, mungkin dia langsung koordinasi sama UPTD.

    “Saya bener tidak mengetahuinya, makanya kalau saya ditanya gini, jawabnya ngambang, ga enak juga saya kan,”Kata Wisnu.

    Dikatakannya, sebetulnya dia (Kadis) harus ngomong sama saya, justru saya ini kalau nyari informasi ini ke staf nya saja, tau tau sudah,

    “Untuk pengadaan barang matrial jalan itu saya mengetahui nya, tapi untuk berapa jumlah dan anggaran nya saya tidak mengetahuinya,”Pungkasnya

    Sementara untuk pengadaan barang matrial jalan wilayah UPTD kalirejo itu dengan pak Wisnu, saya tidak tahu berapa anggaran nya,” tutur dia.

    Menurutnya, Wisnu untuk pengadaan barang matrial jalan per UPTD menghabiskan anggaran sebesar pagu Rp.454.295.000,00 pungkasnya.