Kategori: Lampung Tengah

  • Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025

    Lampung Tengah, harianexposegelobal.com: 2 Juni 2025 — Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 di Lapangan Gunung Sugih. Upacara ini dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya didampingi oleh Wakil Bupati I Komang Koheri serta dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, staf ahli, para asisten, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan tamu undangan lainnya.

    Pelaksanaan upacara tahun ini mengalami perubahan jadwal. Semula dijadwalkan pada hari Minggu, 1 Juni 2025, namun berdasarkan Surat Edaran Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Nomor 5 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua Atas Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2025, upacara dilaksanakan serentak pada hari ini, Senin, 2 Juni 2025. Perubahan ini dilakukan untuk penyempurnaan pelaksanaan Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 yang dikoordinasikan bersama Kementerian Sekretariat Negara.

    Tema peringatan tahun ini adalah “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”, yang menekankan peran Pancasila dalam menyatukan keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa dalam rangka menyongsong 100 tahun Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat.

    Dalam amanatnya, Bupati Ardito Wijaya menyampaikan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan jiwa dan semangat yang mempersatukan bangsa Indonesia. Beliau menekankan pentingnya membumikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, terutama di kalangan generasi muda, untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong menjaga kerukunan dan keutuhan bangsa sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila.

    Upacara berlangsung khidmat dengan rangkaian kegiatan seperti pengibaran bendera Merah Putih yang dilaksanakan oleh pasukan Paskibraka Kabupaten Lampung Tengah,pembacaan teks Pancasila, dan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan. Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur dan harapan agar bangsa Indonesia senantiasa diberkahi persatuan, keamanan, dan kemajuan.

    Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat semangat kebangsaan dan menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan masyarakat Lampung Tengah. (Red)

  • Wabup l Komang Koheri Membuka acara lomba miniatur Ogoh-ogoh KSP Tri Dharma Artha dikampung rukti Harjo Seputih Raman

    Wakil Bupati Lampumg Tengah membuka acara lomba miniatur ogoh-ogoh. Bertempat di halaman KSP Tri Dharma Artha Kampung Rukti Harjo Kecamatan Seputih Raman. Minggu, (01/06/2025).

    Festival ogoh-ogoh itu menjadi ajang kreativitas para pemuda dalam mengenal budaya. Mereka antusias mengikuti lomba, kegiatan ini diselenggarakan oleh Karang Taruna Kecamatan Seputih Raman untuk menjaga kekompakan dan meningkatkan kreativitas pemuda pemudi yang ada di Kecamatan Seputih Raman.

    Wakil Bupati Lampunh Tengah dalam sambutanya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi setinggi tingginya kepada Karang Taruna tunas remaja yang telah mengadakan kegiatan seperti ini, kegiatan ini dapat memotivasi para pemuda yang ada di Lampung Tengah agar terhindar dari kegiatan kegiatan negatif.
    Koheri juga berharap mudah mudahan kegiatan lomba miniatur ogoh-ogoh ini dapat terus berkembang dan menjadikan kegiatan rutin yang ada di Kabupaten Lampung Tengah.(Red)

  • *Bupati Tulang Bawang Drs. Qudrotul Ikhwan, MM Terima Audiensi DPC GRANAT Tulang Bawang*

    Tulang Bawang, harianexposegelobal.com: 2 Juni 2025 —
    Bupati Tulang Bawang, Drs. Qudrotul Ikhwan, MM, menerima audiensi dari Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Nasional Anti Narkoba (DPC GRANAT) Kabupaten Tulang Bawang, yang berlangsung di ruang kerja Bupati pada Senin (02/06).

    Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dan organisasi kemasyarakatan dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di wilayah Sai Bumi Nengah Nyappur.

    Dalam audiensi tersebut, Ketua DPC GRANAT Tulang Bawang beserta jajaran menyampaikan program kerja organisasi serta harapan untuk mendapat dukungan dan kolaborasi dari pemerintah daerah dalam menyukseskan gerakan anti narkoba di tengah masyarakat.

    Bupati Qudrotul Ikhwan menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dalam mendukung segala bentuk gerakan positif yang bertujuan menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika.

    “Pemerintah daerah akan selalu terbuka dan siap bersinergi dengan elemen masyarakat, termasuk GRANAT, dalam menciptakan Tulang Bawang yang bersih dari narkoba,” ujar Bupati.

    Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dari kerjasama strategis dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan produktif bagi masyarakat Tulang Bawang.

  • Bupati Ardito Wijaya Membuka Kegiatan Pendadaran Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT)

    Lampung Tengah:harianexposegelobal.com: Bupati, Ardito Wijaya hadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Pendadaran terpusat wilayah tengah calon warga tingkat 1 Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Lampung Tengah, bertempat di Lapangan Merdeka Karang Endah, Kecamatan Terbanggi Besar. Minggu (1/6/2025).

    Bupati, Ardito Wijaya menyampaikan rasa bangga dan menyambut baik, dengan diselenggarakannya pendadaran PSHT. Hal ini tentunya tak lepas dari peran aktif para pengurus dan pelatih PSHT, maupun partisipasi dan pengawasan serta naungan dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Lampung Tengah.Bupati Ardito juga mengatakan PSHT punya sejarah yang sangat luar biasa. Beliau berharap para calon warga PSHT ini nantinya menjadi salah satu benteng pertahanan Negara.Kemudian, Bupati Ardito mengingatkan, para calon warga PSHT agar menjauhkan diri dari obat-obatan terlarang karena obat-obatan terlarang itu sangat merusak para generasi muda.

    Hadir dalam acara tersebut, Ketua Perwakilan Pusat PSHT Provinsi Lampung, Brigjen TNI (Purn) Yuswandi, Dewan Pembina PSHT Provinsi Lampung, Bustami Zainudin, Ketua PSHT Lampung Tengah, Hanto Wahono dan warga serta calon warga PSHT Lampung Tengah.(Red)

  • “Diduga Jumali Dalangi Korupsi Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtukultura senilai Rp 6,3 milyar Kab. LAM-TENG”

    Diduga Jumali dalangi korupsi dinas pertanian tanaman pangan dan holtukultura senilai Rp 6,34 milyar Kab. LAM-TENG.

    Menurut ketua DPC Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI ) Saudara Ersan Pubian. “Korupsi sistemik dan massif berulang kali terjadi. Kondisi itu sangat memilukan dan menimbulkan keprihatinan bangsa kita.Selain sangat memprihatinkan, juga dampak implikasinya tidak hanya merugikan negara, melainkan lebih dari itu. Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah khususnya Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtukultura Kabupaten Lampung Tengah semakin menurun.

    Banyaknya kasus dugaan korupsi yang tidak segera ditangani akan terus menyebar dan menggerogoti bangsa dari dalam. Sayangnya, di negeri ini penanganan korupsi oleh para penegak hukum cenderung masih lemah.Seperti hal nya dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme yang di lakukan oknum Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Holtukultura Kabupaten Lampung Tengah tahun 2024, yang diduga mencapai Ratusan Hingga milyaran Rupiah.
    Munculnya adanya dugaan Korupsi di dinas tersebut, pengakuan dari salah satu Sumber yang enggan namanya di tempelkan, senin 26 Mei 2025, beliau menerangkan bahwasannya kegiyatan yang di laksanakan oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtukultura tahun 2024. Banyaknya indikasi Mark-up dalam paket kegiyatan sebanyak 21 Paket tersebut. Diantaranya seperti : 1. Pembangunan Prasarana Pertanian Rp.3.985.855.765,00 2. Pembangunan, Rehabilitasi dan Pemeliharaan Jalan Usaha Tani Rp. 1.990.425.550,00 3. Pembangunan, Rehabilitasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi usaha tani Rp. 2.820.382.365,00 4. Pembangunan Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana Pertanian lainnya Rp.1.360.548.949,00 Dari masing masing kegiyatan di atas, diduga Jabatan Kepala Dinas Jumali, yang
    Seharusnya dimandatkan SPK kepadanya Mampu mengawasi para kinerja bawahan, sebab Kadis sendiri selaku bapak dari Pegawai Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtukultura Kabupaten Lampung Tengah.
    Apa jangan-jangan Jumali justru menjadi Exsekutor membawahi dugaan Korupsi yang ada di Dinas terkait” ujar nya Ersan Pubian

    Kepada pihak berwenang untuk menindak lanjuti temuan tim investigasi LSM LPPNRI agar LAM-TENG bersih dari korupsi.(Penulis:Ersan)

  • Festival Musik FMTI bakal menghibur Masyarakat Lampung Tengah dilapangan poncowati tanggal 20-22 Juni 2025

    Lampung – harianexposegelobal.com: Ribuan masyarakat diprediksi bakal tumpah ruah mengapresiasi perhelatan Recaka Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) yang akan digelar pada 20-22 Juni 2025 mendatang di Lapangan Poncowati, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung.

    Bupati Lampung Tengah melalui Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Nur Rohman, menerangkan, tingginya animo masyeakat Lampung Tengah dikarenakan denyut dan aktifitas kebudayaan yang terjaga serta terawat dalam kehidupan masyarakat.

    Menurutnya, kehadiran kelompok musik tradisi dari berbagai provinsi di Sumatera dan sejumlah musisi luar negeri menjadi magnet ketertarikan masyarakat untuk meramaikan Recaka Recaka Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI).

    “Pemkab Lampung Tengah mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Kementerian Kebudayaan RI karena telah berkenan menggelar Recaka Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) di Lampung Tengah. Insya Allah, kami siap mensukseskan,” tegasnya pada Kamis sore (29/5/25).

    Secara terpisah, penanggung jawab Recaka Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI), Diantori, menuturkan, persiapan kegiatan ini sudah mencapai 75 persen dan mendapatkan dukungan dari berbagai pelaku seni di Provinsi Lampung.

    “Selama perhelatan Recaka Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) selain akan ada penampilan kelompok musik dari berbagai provinsi dan luar negeri, juga akan ada bazar produk UMKM, hiburan rakyat dan bakti donor darah,” tandasnya menutup obrolan.(Red)

  • Proyek Swakelola Dinas Pertanian di 12 Kampung tersebar di kabupaten Lampung Tengah Tepatnya Korupsi

    Lampung Tengah:harianexposegelobal.com: Proyek Jaringan Usaha Tani Bersumber DAK pembangunan Irigasi Air Tanah Dangkal yang digelontorkan Pemerintah Pusat melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kabupaten Lampung Tengah, yang dikerjakan secara swakelola padat karya oleh Kelompok Tani yang tersebar 12 Kecamatan antara lain untuk irigasi air tanah dalam di 4 kampung, kampung sriwijaya kecamatan Bandar Mataram, kampung Sri Mulya jaya kecamatan seputih Surabaya, kampung Mataram Ilir kecamatan seputih Surabaya, kampung Sendang agung Mataram kecamatan Bandar Mataram, untuk irigasi tanah dangkal 8 kampung di Kampung Goras jaya kecamatan Bekri, kampung Kusumadadi kecamatan Bekri, kampung kusumajaya kecamatan Bekri, kampung Sendang Retno kecamatan sendang agung, kampung Sri Katon kecamatan anak tuha, kampung Sendang agung kecamatan sendang agung, kampung Sendang asri kecamatan sendang agung, kampung jaya sakti kecamatan anak tuha, pada tahun anggaran 2024, tuai polemik dilapangan.

    Pasalnya, pembangun sapras proyek Irigasi Air Tanah yang menghabiskan uang negara senilai Rp.6,4 milyar ini, selain tidak adanya papan nama pekerjaan, juga diketahui dilapangan sejumlah anggota kelompok tani tidak dilibatkan dalam pekerjaan proyek swakelola untuk kesejahteraan para petani.

    Informasi yang berhasil diperoleh dilapangan, tanpak proyek Irigasi Air Tanah yang merupakan pembangunan Irigasi, Lampu Jalan dan Wadah Penampungan Air tengah dalam proses pengerjaan proyek oleh 12 Kelompok Tani yang diketuai,

    Namun anehya, dilokasi pekerjaan tidak terlihat papan nama proyek terpasang dan disinyalir ada indikasi mark-up harga barang oleh pihak Ketua Kelompok Tani. Selain itu, juga tanpak pemasaran batu yang begitu jarang tersusun menggunakan semen begitu hemat dan tipis.

    Mencuatnya dugaan mark-up belanja barang pada proyek Irigasi yang dikerjakan 12 titik Kelompok Tani dibenarkan oleh salah satu warga setempat, dan mengatakan proyek untuk kesejahteraan petani sawah dinilai tidak tepat sasaran dan tidak sesuai Rencana Angaran Biaya (RAB).“Iya bang, papan merek tidak ada, dan sejumlah kelompok tani tidak dilibatkan dalam pekerjaan proyek, dan pekerjaan sepertinya ada permainan dengan pihak Dinas Pertanian dan pendamping teknis dilapangan,” jelasnya salah satu warga Kelurahan Kampung
    Kusuma Jaya yang tidak mau disebut namanya pada media ini Selasa (27/05/2025).

    Selain itu terang sumber terpercaya ini, proyek yang menelan dana Rp 6 milyar lebih yang masuk ke rening Kelompok Tani tersebut, untuk kualitas tiang lampu jalan dinilai tidak sesuai spesifikasi. Sedangkan untuk sumur bor tidak sesuai ke dalamnya,“Dana 6 milyar ini tidak sedikit, silahkan turun kelapangan dan lihat hasil pekerjaan nya, itu mulai dari tiang lampu jalan yang diduga di adanya mark-up belanja barang, untuk tiang dan kabel dan kedalaman sumur bor juga terkesan tidak sesuai RAB, ini sepetinya ketua kelompok tani sengaja mencari keuntungan pribadi dalam pekerjaan proyek,” terangnya.

    “Kita mintak pihak penegak hukum untuk turun kelokasi dan tinjau hasil pekerjaan dilapangan, kalau perlu panggil pihak Dinas Pertanian dan pengawas. Karna harapan kita proyek swakelola ini dikerjakan transparan dan kualitas diutamakan untuk kesejahteraan para petani sawah,” tutupnya.Terpisah Ketua Kelompok Tani Sendang Agung, dikonfirmasi sejumlah awak media, menyebutkan pekerjanya sesuai RAB.(Penulis: Ersan)

  • Wabup l Komang Koheri memperingati hari lanjut usia nasional di kecamatan Rumbia Lampung Tengah

    Lampung Tengah:harianexposegelobal.com: Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah melalui Wakil Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri memperingati Hari Lanjut Usia Nasional, bertempat halam Kantor Kecamatan Putra Rumbia Rabu (28/05/2025).

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh para jajaran Sentra Wyata Guna dari kementrian Sosial RI,Wakil Ketua TP PKK Lampung Tengah Sekaligus Anggota DPRD Provinsi Lamping Ni Ketut Dewi Nadi, Anggota DPRD Lampung Tengah Ny kasih dari Fraksi Gerindra, Kepala Dinas Kesehatan Lampung Tengah Lidia Dewi,Kepala Dinas Sosial Lampung Tengah Ari Nugraha Mukti, Camat Putra Rumbia Eka Dedi Mahendra Dan kepala Kampung Dan Lurah Se-Kecamatan Putra Rumbia

    Hari Lanjut Usia Nasional Tahun 2025 merupakan momentum penting untuk meningkatkan kita semua akan pentingnya menghargai, mencintai dan merawat para orang tua serta lansia.

    Pada laporanya Camat Putra Rumbia Eka Dedi Mahendra mengatakan bahwa ada kegiatan lomba senam lansia antar kampung Se-Kecamatan Putra Rumbia serta pelayanan Dukcapil untuk para lansia serta melakukan bakti sosial di yayasan ponpes Roudlotul Mustajab.

    Eka Dedi Mahendra juga berharap dengan kedatangan nya Wakil Bupati Di Kecamatan Trimurjo mendapatkan perubahan dan berbenah menjadi Kecamatan yang lebih baik.

    Sementara itu Wakil Bupati I Komang Koheri Mengapresiasi seluruh pihak yang telah memperingati Hari Lanjut Usia Nasional. kegiatan ini kami selaku Pemerintah Daerah mengambil tema lansia sehat lansia sejahtera.

    Koheri juga menambahkan Kegiatan ini menjadi bentuk nyata dari komitmen bahwa para lansia adalah bagian penting dari masyarakat yang harus di perhatikan dan dirangkul dalam berbagai aspek kehidupan sosial, ekonomi dan kesehatan.

    Kami selaku Pemerintah Daerah berpesan kepada Lansian yang ada di Kabupaten Lampung Tengah kita memasukin lansia itu tidak bisa menolak tetapi berfikir bagaimana kita berdamai dengan lanjut usia sehingga kita lanjut usia bisa sehat, bahagia dan sejahterah. Ujar Komang Koheri.(Red)

  • Ardito Wijaya Bersama Dandim menyambut kunker Panglima Komando wilayah pertahanan diterbanggi besar Lampung Tengah

    Lampung Tengah:harianexposegelobal.com: Bupati Ardito Wijaya bersama Dandim 0411/ KM, Letkol Inf Noval Darmawan menyambut Kunjungan Kerja Panglima Komando Wilayah Pertahanan, Letnan Jenderal Kunto Arif Wibowo, di Koramil Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah. Rabu (28/5/2025).

    Kunker Letjen Kunto Arif Wibowo ke Koramil Terbanggi Besar ini bertujuan untuk meninjau program Ketahanan Pangan Nasional serta melihat progress dan kesiapan pelaksanaannya di wilayah tersebut. Letjen Kunto Arif Wibowo beserta rombongan tiba di Koramil Terbanggi Besar menggunakan kendaraan roda dua.

    Dalam kesempatan tersebut, disampaikan sejumlah progres pelaksanaan program ketahanan pangan yang tengah dijalankan di Lampung Tengah. Letjen Kunto Arif Wibowo menyampaikan bahwa kunjungan kerja kali ini bertujuan untuk melihat potensi sekaligus progres program ketahanan pangan nasional yang tengah berjalan. Ia berharap pemerintah daerah dapat menggali potensi di bidang ketahanan pangan dan menjalankan program ini secara maksimal.

    Sementara itu, Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya menyatakan optimisme Lampung Tengah dapat mencapai target produksi satu juta ton gabah pada tahun 2025 guna mendukung program swasembada pangan nasional. Ia berharap program pemerintah daerah Lampung Tengah dapat menjadi penopang swasembada pangan di tingkat Provinsi Lampung maupun Nasional.(Red)

  • Heboh….!!! Diduga Ratusan Milyar Anggaran Dinkes Kesehatan Kabupaten Lampung Tengah di Mark’up Tiap Tahunnya

    Lampung Tengah:harianexposegelobal.com: Ratusan miliar lebih anggaran Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Tengah, sarat dikorupsi. Dan itu terjadi setiap tahun.
    Di tahun anggaran 2024, terdapat sumber anggaran DAU sebesar 122.866.151.380 DAK FISIK sebesar 11.568.999.000 DAK NON FISIK,BOK Kabupaten sebesar 10.552.935.000. pengawasan obat dan makanan sebesar 342.842.000. ditambah DAU di tentukan dinas kesehatan sebesar 49.528.348.700 Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2024 ada lima Program dan 21 kegiatan Sub kegiatan utama 76 dengan total anggaran APBD sebesar 200.635.353.339.-, kegiatan belanja dengan anggaran Rp8,13 miliar terindikasi penyimpangan. Selain berpotensi merugikan keuangan daerah, dugaan kuat terdapat tindak pidana KKN pada sejumlah kegiatan. Ironisnya, persoalan ini masih burem.
    Begitu juga Rencana di tahun 2025, APBD Tahun 2024 Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Tengah dalam realisasinya juga menyimpan banyak masalah, permainan oknum dinas, hingga berpotensi merugikan keuangan negara.Semisal dalam realisasi 39 kegiatan Vaksin Dinkes Pemkab Lampung Tengah terindikasi dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dan markup anggaran.
    Dugaan itu terendus setelah tim media berhasil mengumpulkan berbagai data, bahwa anggaran yang digunakan membengkak, diduga dilakukan oknum di instansi setempat.
    Mark up juga terdapat pada belanja perjalanan dinas yang keseluruhannya mencapai Rp7 miliar.
    “Bagaimana mungkin dana sebesar itu dialokasikan untuk perjalanan dinas? itu dialokasikan untuk perjalanan dinas? Apakah perjalanan dinas ini benar-benar dilakukan? Apakah biayanya sebesar itu,” ucap sumber yang enggan disebut identitasnya.Selanjutnya, pada kegiatan makan minum serta pembelian alat kesehatan sangat tidak sebanding dengan nilai anggaran yang digunakan.
    “Untuk validasi tersebut, pihak Dinkes maupun pihak ketiga seharusnya terbuka dan transparan dalam penggunaan APBD,” ujarnya.
    Realisasi kegiatan yang dikerjakan oleh pihak ketiga (rekanan) diduga ada setoran ke oknum dinas, hingga dalam pelaksanaannya hasil pekerjaan menjadi buruk.
    -Berikut Kegiatan Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Tengah yang diduga bermasalah:1. Belanja Makanan dan Minuman pada Fasilitas Pelayanan Urusan Kesehatan Bagi ibu hamil Rp1.669.174.650.

    3.Belanja Makanan dan Minuman Rapat (Makan – Rapat Biasa; Kudapan/Snack -Rapat Biasa) Rp1.158.920.000.

    4.Pengadaan Mebel Rp113.312.000.

    5.Penyedia jasa komunikasi dan sumber daya Air dan listrik Rp585.160.000.

    6.Belanja Pemeliharaan Bangunan Rp450.000.000.

    Menurut sumber,angaran.APBD khususnya mulai.2023.2024. dan Rencana Kerja 2025 Dugan sangat Fantastis besar di bandingkan dengan Dinas kesehatan kabupaten lainya sejumlah item kegiatan itu justru lolos dari pengawasan, mengindikasikan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan, seperti “main mata” dan cenderung membiarkan.Terlebih, kurangnya kontrol Kepala Dinas Kesehatan selaku pemangku pimpinan pada satuan kerjanya.
    Untuk itu, pihak Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dan Aparat Penegak Hukum (APH) harus segera mengusut tuntas serta melakukan pemeriksaan internal kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Tengah.
    “Ini berpotensi pada dugaan tindak kejahatan berantai dan juga terindikasi merugikan keuangan negara,” pungkas sumber.
    Sampai berita ini diterbitkan, pihak Dinas Kesehatan Lam-teng belum memberikan tanggapannya. (red)