Kategori: Lampung Tengah

  • Ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia Lampung Tengah Perlu Ada Penindakan Tegas Penyalahgunaan Jabatan Termasuk Pengelolaan Anggaran Di Tingkat Kampung

    Lampung Tengah:harianexposegelobal.com: Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Lampung Tengah Ferry Arif, menegaskan perlunya ada penindakan tegas dari aparat penegak hukum. Dalam menindak dugaan penyalahgunaan jabatan, terutama dalam pengelolaan anggaran di tingkat kampung.
    “Kami meminta aparat kepolisian dan pihak berwenang untuk menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan anggaran, apalagi di tengah efisiensi anggaran yang sedang dilakukan pemerintah pusat. Sudah ada pemangkasan anggaran, tetapi jika masih ada penyalahgunaan, dampaknya semakin dirasakan masyarakat,” ungkap Ferry Arif dikantornya Jalan Gunung Sugih Raya Kelurahan Gunung Sugih, Sabtu (29/3/2025).

    Ia juga menyoroti dugaan masih adanya sejumlah proyek yang belum rampung sejak 2023, termasuk masalah dalih Modal BUMK yang menelan anggaran Rp120 juta. Selain itu, ia meminta dinas terkait untuk mengevaluasi beberapa Kampung yang Kepala Kampungnya di duga tidak menjalankan tugas dengan baik.

    “Banyak laporan dari masyarakat terkait kepala kampung yang tidak menjalankan tugasnya dengan benar, bahkan ada dugaan penyalahgunaan anggaran. Kami tidak ingin menuduh, tetapi informasi ini perlu dikaji lebih dalam agar masyarakat mendapatkan haknya,” tambahnya. Ferry Arif juga menekankan pentingnya komunikasi antara pemerintah daerah, Wadah Pers PWRI, dan Kepala Kampung dalam menentukan prioritas pembangunan.

    “Kami ingin bekerja sama dengan kepala kampung untuk memastikan skala prioritas pembangunan benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat, bukan hanya keinginan individu. Hal ini juga harus tergambar dalam Musrenbang,” ujarnya. (Ersan/Advertorial)

  • Ardito Wijaya: Meninjau Meninjau Jalan Payung Batu Kecamatan Pubian

    Lampung Tengah:harianexposegelobal.com Mendapati adanya keluhan dari warga terkait kondisi jalan yang rusak, Bupati Lampung Tengah, dr. Hi. Ardito Wijaya, M.K.M bersama Plt. Kepala Dinas BMBK Lampung Tengah, Elvita Maylani, S.T, M.M, Anggota DPRD Lampung Tengah Fraksi PKB, Pur Heri Sumardianto dan Binti Lutfiyah, serta Camat Pubian, Andi Nazola meninjau ruas jalan kabupaten yang melintasi Kampung Payung Batu, Kecamatan Pubian. Sabtu (29/3/2025).

    “Hari ini kita cek, berdasarkan laporan masyarakat, jalan raya kabupaten yang melintasi Kampung Payung Batu memang kondisinya sedang rusak,” ucap dr. Ardito Wijaya, di sela-sela peninjauan.

    Berdasarkan hasil koordinasi di lapangan, jalan rusak tersebut akan dilakukan perbaikan setelah lebaran idul fitri.

    Bupati, dr. Ardito Wijaya juga menghimbau kepada para pengendara supaya berhati – hati melintasi jalan di Kampung Payung Batu mengingat jalannya yang sangat berlubang.

  • Oknum Kakam Padan Rejo Kecamatan Pubian Diduga Mark-Up dan Laporan Fiktif Dana Desa,Dana Kampung 2023/2024

    Lampung Tengah:Pubian,harianexposegelobal.com: Dana Desa yang seharusnya digunakan untuk pembangunan dan kemajuan Kampung Padang Rejo, Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah, diduga disalahgunakan oleh oknum kepala kampung setempat. Temuan ini mencuat pada Kamis (23/01/2025).

    Hasil investigasi tim wartawan harianexposegelobal.com Lampung mengungkap dugaan adanya praktik penyimpangan secara terstruktur, sistematis, dan masif. Modus yang digunakan mencakup mark-up anggaran hingga laporan fiktif terkait pelaksanaan program pembangunan desa.Alokasi Dana Desa (DD) tahun 2023/2024 untuk proyek Pembangunan Jalan Usaha Tani seperti penambahan Modal BUMK, siring pasang, pembangunan TPT, pengerasan jalan, dan pengadaan lomba kampung dilaporkan tidak sesuai dengan realisasi di lapangan. Bahkan, laporan pertanggungjawaban yang ditampilkan dalam APBKam Tahun 2023/2024 menyebutkan program-program tersebut telah selesai, meskipun kenyataannya tidak sesuai fakta.“Diduga pihak kampung sengaja membuat laporan fiktif, melakukan mark-up, dan memanipulasi data agar terlihat sesuai rencana, dengan tujuan mendapatkan keuntungan pribadi atau kelompok,” ujar salah satu sumber terpercaya yang meminta identitasnya dirahasiakan.

    Sejumlah warga Kampung Padang Rejo juga mengungkapkan rasa kecewa terhadap kepemimpinan kepala kampung tersebut. Mereka mendesak pihak berwenang, khususnya Kejaksaan Negeri Gunung Sugih, untuk turun tangan mengusut dugaan ini.“Kami ingin pihak kejaksaan memeriksa dan memanggil kepala kampung Padang Rejo agar permasalahan ini jelas,” kata beberapa warga yang ditemui oleh media ini.Ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Lampung Tengah, Ferry Arif, menyatakan komitmennya untuk mendukung warga Padang Rejo memperjuangkan keadilan.

    “Kami sebagai kontrol sosial akan melaporkan dugaan ini ke Tipikor, kejaksaan, dan inspektorat. Jika tidak ada penjelasan dari pihak kepala kampung, kami akan terus mengawal laporan masyarakat ini,” tegas Ferry.

    Hingga berita ini diturunkan, kepala kampung Padang Rejo belum bisa dihubungi untuk dimintai konfirmasi. Media ini juga berharap pihak Kecamatan Pubian segera mengambil tindakan tegas terkait persoalan tersebut. (Tim)

  • Ardito Wijaya Serahkan Laporan Keuangan Unaudited’ Pemerintahan Daerah Lampung Tengah Tahun 2024

    Lampung Tengah: harianexposegelobal.com: Bupati Lampung Tengah, dr. Hi. Ardito Wijaya, M.K.M serahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Kabupaten Lampung Tengah tahun 2024 kepada Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung, Kamis (27/3/2025). Bertempat di Ruang Auditorium BPK Perwakilan Provinsi Lampung, Bandar Lampung.

    Hadir dalam acara tersebut antara lain, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, Kepala Daerah se – Provinsi Lampung, mendampingi Bupati, dr. Ardito Wijaya, antara lain, Pj. Sekda Lampung Tengah, Drs. Rusmadi, M.M, Kepala Inspektorat Lampung Tengah, Adi Sriyono dan Kepala BPKAD Lampung Tengah, Irfan Toga.

    Bupati, dr. Ardito Wijaya usai menghadiri kegiatan tersebut menyampaikan bahwa penyampaian LKPD tepat waktu mencerminkan komitmen Pemkab Lampung Tengah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

    “Kami telah menyerahkan laporan sesuai dengan jadwal bersama daerah lain. Selanjutnya, BPK akan melakukan pemeriksaan,” ujarnya.

    Ia berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dapat kembali meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan daerah.

    Kepada Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah sambung dr. Ardito Wijaya, diharapkan dapat kooperatif saat tim pemeriksaan melakukan audit terhadap LKPD Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah tahun 2024.

    “Jadi jangan mengabaikan pemeriksaan ini, jika tidak penting tetap standby di tempat, jika nanti diminta untuk memberikan keterangan kita sudah ditempat. Jadi mohon perhatian dari seluruh Perangkat Daerah,” ucap dr. Ardito Wijaya.(Red)

  • Terindikasi Korupsi, Pemkam Padang Rejo Diduga Mark Up Harga Bahan Bangunan Pada Pengelolaan DD-ADD 2024 modal BUMKAM ini Dugaannya

    Lampung Tengah: harianexposegelobal.com: Terindikasi ajang KKN Berjemaah di Kampung Padang Rejo Kec.Pubian Kabupaten Lampung Tengah,.provinsi Lampung,Kamis 28/03/2025 Menurut Sumber yang sempat mendatangi kediaman awak media di tempat,Bahwa telah terjadi ke keanehan dalam mengelola dana DD dan ADD,ADK, Kampung Pasal nya ada beberapa anggaran dana yang tidak transparansi pengelolaan keuangan mulai di tahun anggaran 2023,2024 sehingga di tahun anggaran 2024 sala satu dana desa mencapai Ratusan Jt rupiah.menurut kami tidak sesuai dikerjakan dengan anggaran belanja tersebut,Sumber Dikampung ini saya dapat info pak terkait dana anggaran biaya koordinasi pemerintahan Kampung yang terindikasi Korupsi pak Mark’up harga, dan pengelolaan dana tersebut kabar nya di pihak ketiga kan sedangkan dalam mekanisme dan aturan nya bahwa dana tersebut padat karya tunai yakni harus di swakelola oleh masyarakat desa itu sendiri pak tapi beda hal di kampung ini pak baik dana pembangunan dana ketahanan pangan kampung modal usaha dan juga insentif dana lain nya yang terindikasi tidak di serahkan semuanya seperti tahun 2023 sehingga di tahun 2024 dan cobah bapak masuk kampung Padang Rejo ini dan bapak konfirmasi terkait dana tersebut pak Bahkan jarang sekali kantor desa di bukak secara umum pak tutup sumber Lanjutnya saat awak media mencoba konfirmasi Saryono melalui via WhatsApp untuk meminta jawaban dan sanggahan Dari kepala kampung Suryono tersebut,Hingga berita ini di terbitkan awak media menunggu hak jawab dan sanggahan agar Berita ini berimbang,Rincian data dan pakta yang kami miliki sementara ini mulai di tahun anggaran 2024
    1,(peyertaan modal Noninal Rp 137.497.500.
    2,(Pembangunan jalan Usaha Tani Dengan Nominal Rp 124.839.000
    3,(Lomba Antar Desa Dengan Nominal Rp 38.450.000..
    4,(Keadaan Mendesak Dengan Nominal Rp 36.000.000..
    Tersebut,serta Dana pogram-pogram Lainyan.Di duga ada permainan Semata,Demi mencari keuntungan Pribadi.Sehingga Negara yang di rugikan ulah oknum kepala kampung kalau di telisit dari anggaran dan rincian belanja tersebut banyak indikasi ajang KKN..Lanjut di tahun 2024 Realisasi anggaran dan Rincian Laporan tahap 1.2. Total Rp.838.499.000.,
    Di duga dari dana yang terhitung sementara ada indikasi ajang KKN,Terkait berita ini awak media mencoba berkoordinasi dengan kepala Kampung Padang rejo.Hingga berita ini di turukan pihak Kampung mau pun kepala kampung Padang Rejo kecamatan Pubian belum bisa di hubungi,Kalau memang dugaan kami ini benar,Kami berharap agar pihak APH kabupaten Lampung Tengah mengaudit temuan dan laporan kami sesuai SOP yang berlaku di Kabupaten Lampung Tengah.Dan akan kami giring pemberitaan ini hingga ketingkat Provinsi.(Ersan)

  • Catut Nama Bupati dan Wabup Dalam Box Redaksi Majalah Guru Berdikari Diduga Menjadi Ajang Bisnis PGRI Lampung Tengah

    Lampung Tengah – harianexposegelobal.com- Beredarnya salah satu majalah bergambar Bupati Lampung Tengah karya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Lampung Tengah diduga sebagai ajang konflik kepentingan Guru – Guru yang tergabung dalam struktur redaksi majalah guru Berdikari yang diduga didalangi oleh Partila Umar selaku Ketua PGRI Kabupaten setempat.

    Diketahui bisnis mengatasnamakan Organisasi PGRI tersebut mencantumkan nama Bupati Lampung Tengah dr.Hi Ardito Wijaya,M.KM sebagai Dewan Pembina bertujuan untuk memperlancar bisnis jual-beli dilingkup Sekolah yang ada di kabupaten Lampung Tengah.

    Hal itu disayangkan oleh Hidayat masyarakat Gunung Sugih yang perduli terhadap pendidikan yang ada di Kabupaten Lampung Tengah.
    Hidayat menyayangkan bisnis yang mengatasnamakan PGRI tersebut karena akan berdampak membebani para Kepala Sekolah.

    “Stop jual nama Bupati untuk lancarkan bisnis jual majalah di ruang lingkup sekolah apalagi majalah tersebut tidak masuk dalam mata pelajaran tentu,” tandasnya.

    “Ini akan menjadi beban Kepala sekolah dan para guru secara psikologis , karena dalam struktur majalah tersebut ada nama bupati sebagai pembina dan beberapa nama lain MKKS dan Ketua serta bendahara k3S kabupaten,” Lanjut Dia.

    Informasi yang didapat dari Ketua PGRI Kabupaten Lampung Tengah, Partila Umar, kalau Sarjito telah membeli mesin pencetak majalah Guru Berdikari PGRI untuk menjalankan bisnisnya tersebut.

    Sementara itu, Bupati Lampung Tengah dr.Hi Ardito Wijaya saat dikonfirmasi terkait pencatutan namanya sebagai Dewan Pembina Menjawab, “Kalau nama saya dipakai untuk organisasi tidak apa apa, tapi kalau untuk bisnis jangan ya,” Ujar Bupati Lampung Tengah saat di konfirmasi pada Kamis, (27/3/2025) melalui chatt whatsappnya.

    Sedangkan nama-nama dalam box redaksi majalah tersebut banyak yang berstatus PNS aktif.

    Lebih lanjut,Hidayat mengatakan, “Berkenaan dengan larangan bagi PNS, jelas diatur di dalam Pasal 5 PP 94/202, yaitu Menyalahgunakan wewenang, yang dimaksudkan adalah menjadi perantara untuk mendapatkan keuntungan pribadi dan/atau orang lain dengan menggunakan kewenangan orang lain yang diduga terjadi konflik kepentingan dengan jabatan,” tutupnya. (*)

  • Patut Dicontoh, Agus Suhendar Kakam Payung Mulya Kecamatan Pubian Pemkab Lampung Tengah Sosok Pemimpin Yang Merakyat

    Lampung Tengah: harianexposegelobal.com: Kepala Kampung (Kakam) Payung Mulya Kacamatan Pubian Kabupaten Lampung Tengah, Agus Suhendar salah satu sosok pemimpin yang jujur, santun, arif dan bijaksana, sehingga sangat dicintai oleh masyarakat.

    Kakam muda ini lebih mangutamakan kepentingan warga dan desa dan sudah banyak yang di perbuat untuk kemajuan pembangunan desa dan peningkatan ekonomi masyarakat. Hal ini diungkapkan salah seorang tokoh masyarkat, Abdullatif, Kamis (26/Maret/2025).

    Dikatakan Abdullatif, seluruh kegiatan di Kampung Bangun, Kakam muda ini menjadi orang terdepan. Seperti pada acara vaksinasi covid-19 belum lama ini, Agus Suhendar terus mendorong dan menyemangati warga agar ikut vaksin. Begitu juga dalam kegiatan gotong-royong, akunya.

    Selanjutnya kata Abdullah, dalam pengelolaan Dana Desa, Agus Suhendar sangat transparan, sehingga pembangunan di kampung sangat bagus dan terlaksana sesuai Peratutan Kampung (Perkam). “Intinya saya menilai, Agus Suhendar telah berhasil membawa Kampung Payung Mulya menjadi lebih baik. Saya berharap untuk periode kedepan, Agus Suhendar bisa kembali memimpin Kampung Payung Mulya dan kami siap mendukung,” paparnya.Ia menambahkan, Kinerja Kakam Payung Mulya patut dicontoh para Kakam di Kabupaten Lampung Tengah,sehingga masyarakat aman, tentram dan damai, begitu juga dengan pembangunan, harapnya.

    Sementara Kakam Payung Mulya, Agus Suhendar yang dimintai komentarnya terkait kinerjanya selama orang nomor satu di Kampung Payung Mulya. Menurut Agus Suhendar, kita selaku Kakam harus siap melayani masyarakat Kampung kita dengan tulus, karena tentunya itu sudah menjadi tanggung jawab kita di Kampung sendiri, ujarnya.

    Selama ini, apa yang kita lakukan hanya semata untuk kepentingan masyarakat. Bagaimana Kampung kita aman dan masyarakat sejahtera.
    “Alhamdulillah selama ini Kampung kita kondusif, aman dan rukun. Selebih nya biarlah warga yang menilai, karena pada intinya jabatan itu adalah amanah allah SWT yang harus dipertanggung jawabkan dunia dan akhirat, tutupnya.(Ersan)

  • Terindikasi Korupsi, Pemdes Anak Ratu Aji Diduga Mark Up Harga Bahan Bangunan Pada Pengelolaan DD-ADD ini Dugaannya

    Lampung Tengah:harianexposegelobal.com: Terindikasi ajang KKN Berjemaah di Kampung Karang Jawa Kec.Anak ratu aji.Kabupaten Lampung Tengah,.provinsi Lampung..Kamis 27/03/2025 Menurut Sumber yang sempat mendatangi kediaman awak media di tempat,,

    Bahwa telah terjadi ke keanehan dalam mengelola dana DD/DK dan ADD/ADK Kampung Karang Jawa Anak Ratu Aji.Pasal nya ada beberapa anggaran dana yang tidak transparansi pengelolaan keuangan mulai di tahun anggaran 2023/2024 sehingga di tahun anggaran 2024 salah satu dana desa mencapai Ratusan Jt rupiah.menurut kami tidak sesuai dikerjakan dengan anggaran belanja, APBKAM tersebut..Sumber…Di Kampung ini saya dapat info pak terkait dana anggaran biaya koordinasi pemerintahan kampung yang terindikasi Korupsi pak Mark,uf harga, Dan pengelolaan dana tersebut kabar nya di pihak ketiga kan sedangkan dalam mekanisme dan aturan nya bahwa dana tersebut padat karya tunai yakni harus di swakelola oleh masyarakat desa itu sendiri pak tapi beda hal di kampung ini pak baik dana pembangunan dana ketahanan pangan desa dan juga insentif dana lain nya yang terindikasi tidak di serahkan semuanya seperti tahun.2023 sehingga di tahun 2024 dan coba bapak masuk Kampung Karang Jawa Ratu Aji ini dan bapak konfirmasi terkait dana tersebut pak.Bahkan jarang sekali kantor Kampung di bukak secara umum pak..tutup sumber..Lanjut .saat awak media mencoba konfirmasi Edi Harmoko melalui via WhatsApp untuk meminta jawaban dan sanggahan Dari kepala kampung tersebut,Hingga berita ini di terbitkan awak media masih menunggu hak jawab dan sanggahan agar Berita ini berimbang..Rincian data dan fakta yang kami miliki sementara ini mulai di tahun anggaran 2024

    1,(Bantuan Honor pengajar,pakain seragam,0prasional sekolah,dll)Rp 2.200.000.
    2,(Pembangunan jalan usaha tani Dengan Nominal Rp 124.930.600,.
    3,(Pembangunan jalan usaha tani Dengan Nominal Rp 21.260.0000..

    4,(Pemeliharaan gorong-gorong Rp.1.250.000..
    5,(pemeligaraan sanitasi permukiman Noninal Rp 17.222.600.Di duga tidak sesuai spek di kerjakan dengan anggaran tersebut dan diragukan kualitas mutu bangunan tersebut.Serta dana pogram lainnya indikasi ajang KKN.. tidak Sesuai Spek di kerjakan dengan anggaran belanja tersebut.serta Dana pogram-pogram Lainya,Di duga ada permainan Semata,Demi mencari keuntungan Pribadi,Sehingga Negara yang di rugikan ulah oknum kepala kampung,kalau di telisit dari anggaran dan rincian belanja tersebut banyak indikasi ajang KKN,di tahun 2024 Realisasi anggaran Rp 861.388.000 Laporan tahap 1.2, Tahun 2024 Di duga dari dana yang terhitung sementara ada indikasi ajang KKN..Terkait berita ini.awak media mencoba berkoordinasi dengan kepala kampung anak ratu Aji.Hingga berita ini di turukan pihak kecamatan anak ratu aji mau pun kepala kampung Karang Jawa kabupaten Lampung Tengah belum bisa di hubungi…Kalau memang dugaan kami ini benar,Kami berharap agar pihak APH kabupaten Lampung Tengah mengaudit temuan dan laporan kami sesuai SOP yang berlaku di Kabupaten Lampung Tengah,Dan akan kami giring pemberitaan ini hingga ketingkat provinsi, Pusat (Tim)

  • PARIPURNA DPRD: Ardito Wijaya: Pidato politik perdana rapat DPRD Kabupaten Lampung Tengah

    Lampung Tengah: harianexposegelobal.com: Bupati Lampung Tengah, dr. Hi. Ardito Wijaya, M.K.M di dampingi Wakil Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E menyampaikan pidato sambutan politik pertama dalam Rapat Paripurna yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD Lampung Tengah. Kamis (27/3/2025).

    Pidato Politik Perdana Ardito Wijaya Bupati Lampung Tengah (Foto Ersan)

    Dalam pidatonya, dr. Ardito Wijaya mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen yang telah berperan menyukseskan proses pemilihan kepala daerah, seperti KPU, TNI, Polri, Kejaksaan, instansi vertikal lainnya, insan pers, para pengusaha, serta seluruh masyarakat Lampung Tengah.

    “Proses politik pemilihan kepala daerah telah usai dengan dilantiknya bupati dan wakil bupati oleh Presiden pada tanggal 25 Februari lalu, kini saatnya kita bekerja sama kembali dalam membangun kabupaten Lampung Tengah,” ujar dr. Ardito Wijaya.

    dr. Ardito Wijaya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam menjalankan visi dan misinya. Banyak pekerjaan rumah yang harus kami lakukan, namun itu semua tidak akan bisa kami wujudkan tanpa dukungan serta kolaborasi dan kolaboraksi dari semua elemen, yang terdiri dari pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, media, dan masyarakat Lampung Tengah.

    Di akhir pidatonya, dr. Ardito Wijaya, menekankan pentingnya sinergi dengan DPRD Kabupaten Lampung Tengah dalam membangun daerah. “Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Lampung Tengah ini, tidak ada kata kunci lain selain kebersamaan atau Beguwai Jejamo Wawai,” tutupnya.

    Hadir dalam sidang paripurna tersebut antara lain, Staf Ahli Gubernur Lampung, Ganjar Jationo, S.E, M.AP, mewakili Gubernur Lampung, Ketua DPRD Lampung Tengah, Febriantoni beserta Anggota DPRD Lampung Tengah, Anggota DPRD Provinsi Lampung, Pj. Sekda Lampung Tengah, Forkompimda Lampung Tengah, Para Staf Ahli Bupati, Asisten dan Kepala Perangkat Daerah dilingkungan Pemkab Lampung Tengah.(ADV)

  • Ardito Wijaya: Berbenah Meninjau perbaikan jalan sendang agung

    Lampung Tengah:harianexposegelobal.com: Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah meninjau beberapa ruas jalan, yang terdapat kondisi berlubang, rusak. Kegiatan itu berlangsung di jalur Sendang Mulyo, Kecamatan Sendang Agung dan jalur Sri Agung, Kecamatan Padang Ratu, Rabu (26/3/2025).

    Bupati Lampung Tengah, dr. Ardito Wijaya memimpin langsung kegiatan peninjauan kondisi jalan berlubang. Ia didampingi Anggota DPRD Provinsi Lampung Fraksi PKB, Munir Abdul Haris, Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah Fraksi PKB, Pur Heri Sumardianto, H. Ujang Mahmud, S.Pdi, Binti Lutfiyah dan Plt. Kepala Dinas BMBK Lampung Tengah, Elvita Maylani, S.T, M.M.

    Bupati, dr. Ardito Wijaya dalam kesempatan itu menegaskan komitmennya untuk memperbaiki seluruh jalan di Kabupaten Lampung Tengah, terutama menjelang Idul Fitri. Ia pun memastikan, untuk melanjutkan perbaikan jalan di lokasi lainnya.

    “Saya akan data kembali dan memperbaiki jalan-jalan berlubang ataupun rusak sehingga mulus, baik dan layak dilalui kendaraan,” ungkap dr. Ardito Wijaya.