Kategori: Lampung Tengah

  • HARI INI BUPATI LAMPUNG TENGAH ARDITO WIJAYA RESMIKAN GEDUNG BARU UPTD PUSKESMAS SURABAYA KECAMATAN PADANG RATU

    Lampung Tengah: harianexposegelobal.com: Bupati Kabupaten Lampung Tengah, Ardito Wijaya meresmikan gedung baru di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Surabaya Kecamatan Padang Ratu, Selasa (15/4/2025).

    Peresmian UPTD Puskesmas Surabaya tersebut turut dihadiri juga Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah Fraksi PKB, Pur Heri Sumardianto dan Binti Lutfiah, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Lidia Dewi, Kepala Puskesmas Surabaya, dr. Indah serta Camat Padang Ratu, Yasmid melakukan peninjauan langsung ke seluruh ruangan guna memastikan kesiapan fasilitas kesehatan dalam melayani masyarakat.

    Dalam sambutannya Bupati, Ardito Wijaya mengatakan”Kesehatan di Lampung Tengah harus yang terbaik dan menjadi contoh Kabupaten/Kota lain di Provinsi Lampung, maksudnya bukan untuk 5 tahun kedepan tetapi mulai dari sekarang. Oleh karena itu, besok ini kita akan membangun 4 puskesmas dan besoknya lagi kita akan membangun lebih banyak puskesmas, ” Ungkap Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, bahwa pembangunan kesehatan pada hakikatnya adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang demi terwujudnya derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya sebagai investasi bagi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
    Kemudian, Bupati Ardito Wijaya, juga mengatakan kalau seandainya kualitas pembangunan puskesmas yang diterima tidak sesuai harapan, silahkan masyarakat jangan takut untuk memarahi Dinas Kesehatan, supaya Dinas Kesehatan Lampung Tengah menjadi Lebih Baik lagi dengan pengawasan langsung dari Camat, Kepala Kampung dan Masyarakat khususnya.

    Peresmian gedung baru Puskesmas Surabaya ini sebagai bentuk komitmen dan merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

    Acara peresmian ditandai dengan penandatangan prasasti kemudian pengguntingan pita sebagai simbol resmi beroperasinya gedung baru Puskesmas Surabaya.Dengan diresmikannya gedung baru ini, diharapkan pelayanan kesehatan di Kecamatan Padang Ratu semakin optimal, sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di Lampung Tengah.(Red)

  • Kementerian Keuangan telah merilis Rincian Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) dalam APBN Tahun Anggaran (TA) 2025 untuk Kabupaten Lampung Tengah.

    Lampung Tengah: harianexposegelobal.com: Kementerian Keuangan telah merilis Rincian Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) dalam APBN Tahun Anggaran (TA) 2025 untuk Kabupaten Lampung Tengah.

    Total mencapai Rp2,5 triliun lebih, yang alokasi dana itu wajib masuk di APBD Kabupaten Lampung Tengah TA 2025.

    Lalu dari alokasi dana Rp2,5 triliun itu, ada untuk proyek fisik, tunjangan guru, DAK jalan, DAK kesehatan, BOK puskesmas hingga untuk penggajian PPPK dan dana desa.Berikut ini rincian alokasi transfer dari APBN untuk APBD Kabupaten Lampung Tengah tahun anggaran 2025.

    Total APBN untuk APBD Kabupaten Tahun 2025 Rp2.509.698.040,000

    Nama Daerah Kabupaten LampungTengah 1. Total Dana Alokasi Umum (DAU) 2025 Rp1.554.805.144,000

    – DAU yang Tidak Ditentukan Penggunaannya Rp1.342.905.747,000

    – DAU untuk Penggajian Formasi PPPK Rp4.367.499,000 DAU untuk Pendanaan Kelurahan Rp2.000.000,000

    – DAU Bidang Pendidikan Rp150.786.164,000- DAU Bidang Kesehatan Rp31.832.883,000 – DAU Bidang Pekerjaan Umum Rp22.912.851,000

    2. Total Dana Bagi Hasil (DBH) Rp48.544.039,000

    – DBH Pajak Penghasilan (PPH) Rp14.611.763,000

    – DBH Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Rp21.166.349,000 DBH SDA Kehutanan IIUPH/PSDH Rp73.559,000

    – DBH SDA Minyak Bumi dan Gas (Migas) Rp7.040.871,000 – DBH SDA Mineral dan Batubara (Minerba) Rp3.241,000

    – DBH SDA Perikanan Rp833.805,000 – DBH SDA Panas Bumi Rp2.129.386,000

    – DBH Perkebunan Sawit Rp2.685.065,000

    3. Total Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik 2025 Rp66.722.464,000 DAK Fisik Pendidikan PAUD Rp416.072,000
    – DAK Fisik Pendidikan SD Rp918.376,000 – DAK Fisik Pendidikan SMP Rp223.916,000

    – DAK Fisik Pelayanan Kesehatan Rp13.521.217,000 – DAK Fisik Keluarga Berencana (KB) Rp2.480.000,000

    – DAK Fisik Jalan Rp29.879.388,000

    – DAK Fisik Air Minum Rp7.509.699,000 – DAK Fisik Sanitasi Rp11.773.796,000

    4. Total Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik 2025 Rp518.618.305,000

    – Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler Rp171.001.740,000 Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja Rp7.002.250,000

    – Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD Reguler Rp17.208.000,000 – Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD Kinerja Rp495.000,000 – BOP Pendidikan Kesetaraan Reguler Rp5.951.000,000

    – BOP Pendidikan Kesetaraan Kinerja Rp225.000,000

    – Tunjangan Profesi Guru Rp262.614.135,000

    – Tunjangan Tambahan Penghasilan Guru Rp1.805.250,000 – Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Kabupaten/Kota Rp20.637.023,000

    – Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Puskesmas Rp19.309.745,000

    – BOK Pengawasan Obat dan Makanan Rp435.102,000 Bantuan Operasional Keluarga Berencana Rp11.533.400,000

    – Dana Pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak Rp400.660,000

    5. Dana Desa Rp313.087.583,000

    6. Insentif Fiskal Rp7.920.505,000

  • Diduga Mark Up, LPPN RI Siap Laporkan Kepala Kampung Padang Rejo Ke APH Terkait beberapa Pekerjaan Yang Menggunakan Dana Desa.

    Diduga Mark Up, LPPN RI Siap Laporkan Kepala Kampung Padang Rejo Kecamatan Pubian Ke APH Terkait beberapa Pekerjaan Yang Menggunakan Dana Desa.harianexposegelobal.com | Lampung Tengah– LPPN RI Menyoroti penggunaan Dana Desa Padang Rejo, yang kini menjadi perhatian publik setelah muncul dugaan ketidaksesuaian anggaran dalam beberapa proyek infrastruktur, yakni pengerasan Jalan Usaha Tani, Penyertaan Modal BUMK Panca Tunggal Kampung Padang Rejo , Kecamatan Pubian, Kab. ampung Tengah.

    Terlihat ada Perbedaan yang signifikan, diantaranya nilai yang ditawarkan kepada masyarakat dan anggaran yang tercantum dalam prasasti proyek, Banner APBKAM Tahun 2024 kampung Padang Rejo Sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi serta akuntabilitas penggunaan dana tersebut.

    Berdasarkan informasi yang telah dihimpun oleh Awak Media, proyek pembangunan Jalan Usaha Tani awalnya ditawarkan kepada warga dengan sistem borongan sebesar Rp 50 juta, Namun setelah proyek selesai, Pengerasan Jalan Usaha Tani Desa Padang Rejo yang dipasang menunjukkan total anggaran mencapai Rp124.839.000 juta.Selisih yang sangat besar ini menimbulkan tanda tanya di kalangan warga mengenai mekanisme pengelolaan anggaran serta bagaimana rincian penggunaan dana yang digunakan tersebut.

    Selain proyek Pembangunan Pengerjaan jalan, juga ada Serta Modal BUMK Panca Tunggal Rp.137.497.500.yang mendapat perhatian kalangan publik. Dengan anggaran Ratusan juta Penyertaan Modal Usaha SORUM Mobil BUMKAM Panca Tunggal yang tidak berjalan lalu Untuk dimanakah Anggaran Ratusan Juta Tersebut’

    Warga pun menilai hasil pekerjaan tersebut tidak sebanding dengan dana yang dialokasikan dan menduga ada ketidak sesuaian antara volume pekerjaan dengan anggaran yang digunakan.Selain itu, Proyek Pengerasan Jalan Usaha Tani Milik Desa yang menelan anggaran Ratusan Juta, menjadi sorotan. Dimana Masyarakat mempertanyakan apakah proyek ini benar-benar dikerjakan sesuai spesifikasi atau hanya formalitas saja. Hingga saat ini, belum ada penjelasan detail mengenai metode pengerjaan, volume pekerjaan, serta rincian penggunaan anggaran tersebut.Selain itu juga terdapat pekerjaan Tampa Plang Papan Nama yang juga dinilai tidak sesuai dengan anggaran pekerjaan.


    Bang Ersan yang merupakan Aktivis LPPN RI, mendatangi kantor desa kampung Padang Rejo Senin 14 April 2025, untuk meminta Tanggapan kepala Kampung Terkait 3 Item Pekerjaan yang menjadi sorotan tersebut. Namun Bang Ersan justru mendapat perkataan yang kurang Baik dari Staf Kepala Kampung Padang Rejo Kecamatan Pubian.

    “Saya tidak mau jawab, saya pusing, laporkan saja kalau mau lapor ke penegak hukum.” ungkap Bang Ersan Menirukan Bahasa dari Staf Kepala Kampung Padang Rejo.

    Secara tegas Bang Ersan mengatakan secara kelembagaan akan melaporkan Kepala Kampung Padang Rejo langsung ke Aparat Penegak Hukum (APH).“Kami secara kelembagaan akan melaporkan langsung ke Aparat Penegak Hukum karena di Duga Kuat Kepala Kampung Padang Rejo Tidak Transparan Dalam Mengolah Dana Desa serta ada Indikasi Mark Up di Beberapa Pekerjaan,” ” Tegas Ersan, Senin 14/4/2025

    Lebih jauh Bang Ersan menambahkan bahwa Sikap dari Kepala Kampung Padang Rejo ini dinilai tidak mencerminkan transparansi dalam pengelolaan anggaran Dana desa, sehingga masyarakat dan kami sebagai lembaga akan semakin mendesak adanya audit menyeluruh terkait penggunaan Dana Desa Kampung Padang Rejo Ini.(Tim)

  • Ardito Wijaya Meminpin Apel Minggu ASN Pemkab Lampung Tengah

    Lampung Tengah:harianexposegelobal.com: Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya memimpin Apel Mingguan ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati. Senin (14/4/2025).

    Apel tersebut diikuti Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Tengah, Rusmadi, beserta pejabat utama, para kepala perangkat daerah, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai honorer di Lingkungan Pemkab Lampung Tengah.

    Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya dalam amanatnya menyampaikan beberapa pesan penting terkait Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja APBN dan APBD, yang saat ini telah kita rasakan dinamikanya. Namun demikian di tengah isu strategis baik nasional, regional asean, asia dan internasional kita harus tetap optimis dan bersemangat untuk dapat mewujudkan visi Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah untuk terus selalu berbenah.

    Kemudian, Bupati Ardito Wijaya mengatakan perwujudan atau upaya mencapai visi dan misi Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, kita harus memiliki komitmen dan aksi nyata dengan semangat Beguwai Jejamo Wawai. Dalam tataran ini maka membangun budaya kinerja dan pembiasaan berinovasi pada sektor-sektor pelayanan publik yang langsung dapat dirasakan oleh masyarakat tapi harus tetap kita upayakan.(Red)

  • Ardito Wijaya Beserta I Komang Koheri Menghadiri Halal Bihalal PDIP Lampung

    Lampung: harianexposegelobal.com: Bupati Lampung Tengah dr. Ardito Wijaya, M.K.M. Dan Wakil Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri S.E menghadiri Halal Bihalal PDIP Lampung dan Santuni Anak Yatim Hingga Warga Kurang Mampu di wilayah Gedong Tataan, di Saung Djunjungan Pesawaran pada Sabtu (12/4/2025).

    Dalam acara halal bihalal bertajuk “Merajut Kebersamaan dan Semangat Gotong Royong untuk Kemenangan Masyarakat Pesawaran” itu, turut dihadiri sekitar 400 orang yang terdiri dari fungsionaris PDIP se- Lampung, 114 anggota Fraksi PDIP baik dari DPR RI, DPRD Lampung, hingga DPRD kabupaten-kota di Lampung.

    Ketua DPD PDIP Lampung, Sudin mengatakan, pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kader partai, apabila terdapat ucapan atau tindakan yang kurang berkenan.

    Sudin juga turut menekankan pentingnya momentum Lebaran Idul fitri, sebagai ajang untuk terus mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antar kader PDIP Lampung.

    “Momen ini sangat penting untuk saling bersilaturahmi dan mempererat kebersamaan setelah Idulfitri. Saya pribadi memohon maaf jika ada kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak, karena makna Idulfitri adalah kembali ke fitrah,” kata Sudin.

    Menurutnya, santunan tersebut sebagai bentuk kepedulian kader PDIP Lampung kepada masyarakat, dan akan terus bergerak melayani masyarakat.

    Sementara itu, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal yang hadir dalam acara tersebut sebagai pembina partai politik di Lampung mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi kegiatan halal bihalal tersebut yang disuguhi dengan santuan ke warga sekitar.

    “Suatu kebanggaan bisa diundang dan hadir di tengah kader PDIP di Lampung, ini adalah partai politik pertama yang mengundang saya setelah dilantik menjadi Gubernur Lampung,” kata Rahmat Mirzani Djausal.

    Dalam momen tersebut, Rahmat Mirzani Djausal berharap kedepannya silaturahmi masyarakat dan juga silaturahmi antar partai politik di Lampung bisa terus terjalin, sehingga bisa sama-sama saling berkolaborasi membangun Lampung lebih maju.

  • Ardito Wijaya: Membuka Bimbingan Manasik Haji Pemkab Lampung Tengah Tahun 1446 H/2025 M

    Lampung Tengah: harianexposegelobal.com: Bupati Lampung Tengah, dr. Hi. Ardito Wijaya, M.K.M membuka Bimbingan Manasik Haji Kabupaten Lampung Tengah Tahun 1446 H / 2025 M di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah. Sabtu (12/4/2025).

    Bupati Lampung Tengah, dr. Ardito Wijaya dalam sambutannya mengatakan Bimbingan Haji yang secara rutin kita laksanakan setiap tahun ini, adalah suatu kegiatan yang sangat penting bagi para jamaah calon haji untuk menambah pengetahuan dan pengalaman sebagai bekal dalam melaksanakan seluruh kegiatan ibadah hajinya.

    Lebih lanjut, menurut dr. Ardito Wijaya bimbingan manasik haji memberikan pengetahuan, pengalaman dan informasi bagi jamaah calon haji untuk mendapatkan gambaran tentang bagaimana dan apa yang akan dilakukan, baik di tanah air maupun di tanah suci nanti. Untuk itu, hendaknya kegiatan ini diikuti oleh para jamaah calon haji dengah sungguh-sungguh, insyaallah akan menjadi bekal yang berguna dan ilmu yang bermanfaat bagi jamaah dalam menunaikan ibadah haji.

    Dikarenakan jumlah jamaah haji dari tahun ke tahun semakin meningkat dan tuntutan pelayanan yang semakin baik dan prima, maka permasalahan haji otomatis akan semakin kompleks dan luas, maka perlunya koordinasi dan penanganan secara bersama serta terpadu.

    Untuk itu, Bupati, dr. Ardito Wijaya mengingatkan kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan haji, baik Dinas Kesehatan, Perhubungan, Bank-Bank penerima setoran BPIH dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) untuk terus berkoordinasi secara aktif dalam memberikan pelayanan terpadu kepada calon jamaah haji dengan Kementrian Agama selaku koordinator pelaksana teknis.

    Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Kepala Kantor Kemenag Lampung Tengah, Hi. Maryan Hasan, Kepala Perangkat Daerah terkait dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dan Jamaah Haji Tahun 2025 dari Lampung Tengah sebanyak 1.161 orang.

  • Ardito Wijaya: Menghadiri Halal Bihalal Dilaksanakan Oleh IDI (Ikatan Dokter Indonesia)

    Lampung Tengah: harianexposegelobal.com: Bupati Lampung Tengah, dr. Hi. Ardito Wijaya, M.K.M menghadiri Halal Bihalal yang dilaksanakan oleh IDI ( Ikatan Dokter Indonesia ) Cabang Lampung Tengah, bertempat di Gedung Sesat Agung, Nuwo Balak, Komplek Rumdis Bupati Lampung Tengah. Sabtu (12/4/2025).

    Hadir menyambut Bupati, dr. Ardito Wijaya, antara lain, Ketua IDI Lampung Tengah, dr. Muji Nurdiyanto, Kepala Dinas Kesehatan Lampung Tengah, dr. Lidia Dewi dan Anggota IDI Lampung Tengah.

    Halal Bihalal IDI Cabang Lampung Tengah mengangkat tema “IDI Cabang Lampung Tengah menandai Idul Fitri 1446 Hijriah dengan Intropeksi Diri untuk Memberikan Pelayanan Kesehatan yang Ramah, Hangat, dan Sejuta Senyuman kepada Masyarakat Lampung Tengah”

    Bupati, dr. Ardito Wijaya dalam sambutannya mengatakan rangkaian Halal Bihalal yang diprakarsai IDI ini merupakan ajang memperbaiki diri baik personal maupun secara kelembagaan.

    ” Idul Fitri yang baru saja kita jalani bersama – sama sesungguhnya haruslah menjadi upaya kita untuk terus memperbaiki diri baik secara personal maupun kelembagaan ” kata dr. Ardito Wijaya.

    Dari aspek kelembagaan, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, akan terus berupaya untuk terus memperbaiki diri dan kinerja, sehingga akan tercipta suatu sistem pelayanan publik yang lebih baik lagi di masa – masa mendatang.

    Bupati, dr. Ardito juga berharap, melalui kebersamaan ini akan mewujudkan soliditas yang kuat dalam organisasi IDI di Lampung Tengah.(Tim)

  • Camat Bandar Mataram Naik Pitam Saat ditanya, Dugaan Selewengkan Dana Kegiatan Kantor Tahun 2024 Ratusan Juta

    Lampung Tengah: harianexposegelobal.com: Anggaran Program penunjang urusan pemerintahan daerah kabupaten/kota kecamatan Bandar Mataram Kabupaten Lampung Tengah yang diduga diselewengkan oknum Camat itersebut, bersumber dari Dana APBD Tahun 2024 total anggarannya sebesar Rp. 590,2 Juta

    Dari total anggaran tersebut yang dianggarkan, ada beberapa item anggaran program kegiatan kantor yang telah digunakan diduga telah terjadi praktik korupsi.

    Adapun anggaran program kegiatan kantor Kecamatan Bandar Mataram yang terindikasi praktik korupsi diluar anggaran penyediaan Gaji dan Tunjangan ASN sebesar Rp. 180,1 Juta,.

    Saat dikonfirmasi Wartawan ini lewat via telepon Seluler WhatsApp Dengan Nomor 08218181XXXX Eko Selaku Kuasa Pengguna Anggaran KPA Kecamatan Bandar Mataram Menyangkal Tentang Anggaran tersebut, Seolah Menantang dan kebal Hukum dengan nada tinggi silahkan diberitakan Bang katanya Eko, Kepada pimpinan Redaksi BIN sdr Agus,Adapun modus praktik korupsi yang dilakukan oknum Camat tersebut, dengan cara melakukan Mark Up anggaran, memanipulasi SPJ anggaran kegiatan dan bahkan ada indikasi beberapa items kegiatan tidak dilaksanakan alias fiktif.

    Namun oleh oknum camat Bandar Mataram dimanipulasikan SPJ anggarannya, seolah olah kegiatan tersebut telah dilaksanakan.

    Akibat dugaan praktik korupsi yang dilakukan oknum. Tentunya sangat merugikan keuangan negara dan masyarakat Lampung Tengah.

    Guna mengantisipasi kejahatan anggaran itu, diharapkan agar aparat hukum seperti, Polda Lampung, Kejati dan BPKP Lampung segera melakukan penyelidikan, penyidikan dan pengauditan terhadap oknum Camat tersebut.

  • Diduga Oknum Camat Bandar Mataram Lampung Tengah, Selewengkan Dana Program Kegiatan Kantor Tahun 2024 Ratusan Juta

    Lampung Tengah: harianexposegelobal.com: Anggaran Program penunjang urusan pemerintahan daerah kabupaten/kota kecamatan Bandar Mataram Kabupaten Lampung Tengah yang diduga diselewengkan oknum Camat itersebut, bersumber dari Dana APBD Tahun 2024 total anggarannya sebesar Rp. 1.918.179.780.

    Dari total anggaran tersebut yang dianggarkan, ada beberapa item anggaran program kegiatan kantor yang telah digunakan diduga telah terjadi praktik korupsi.

    Adapun anggaran program kegiatan kantor Kecamatan Bandar Mataram yang terindikasi praktik korupsi diluar anggaran penyediaan Gaji dan Tunjangan ASN sebesar Rp. 1.446.552.080. antaralain yaitu;

    1. Penyediaan Administrasi pelaksanaan tugas ASN sebesar Rp.93.591.500.

    2. Kegiatan administrasi umum perangkat daerah Rp.108.162.200.

    3. Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Rp.8.167.400.

    4. Penyelenggaraan rapat kordinasi dan konsultasi SKPD Rp.97.850.000.

    Saat dikonfirmasi Wartawan ini lewat via telepon Seluler WhatsApp Dengan Nomor 08218181XXXX Eko Selaku Kuasa Pengguna Anggaran KPA Kecamatan Bandar Mataram Menyangkal Tentang Anggaran tersebut, Seolah Menantang dan kebal Hukum dengan nada tinggi silahkan diberitakan Bang katanya Eko, Kepada pimpinan Redaksi BIN sdr Agus,Adapun modus praktik korupsi yang dilakukan oknum Camat tersebut, dengan cara melakukan Mark Up anggaran, memanipulasi SPJ anggaran kegiatan dan bahkan ada indikasi beberapa items kegiatan tidak dilaksanakan alias fiktif.

    Namun oleh oknum camat Bandar Mataram dimanipulasikan SPJ anggarannya, seolah olah kegiatan tersebut telah dilaksanakan.

    Akibat dugaan praktik korupsi yang dilakukan oknum. Tentunya sangat merugikan keuangan negara dan masyarakat Lampung Tengah.

    Guna mengantisipasi kejahatan anggaran itu, diharapkan agar aparat hukum seperti, Polda Lampung, Kejati dan BPKP Lampung segera melakukan penyelidikan, penyidikan dan pengauditan terhadap oknum Camat tersebut.(Tim)

  • Diduga Oknum Camat Bandar Surabaya Lampung Tengah, Selewengkan Dana Program Kegiatan Kantor Tahun 2024 Ratusan Juta

    Lampung Tengah: harianexposegelobal.com: Anggaran Program penunjang urusan pemerintahan daerah kabupaten/kota kecamatan Bandar Surabaya Kabupaten Lampung Tengah yang diduga diselewengkan oknum Camat itersebut, bersumber dari Dana APBD Tahun 2024 total anggarannya sebesar Rp. 1.794.701.378.

    Dari total anggaran tersebut yang dianggarkan, ada beberapa item anggaran program kegiatan kantor yang telah digunakan diduga telah terjadi praktik korupsi.

    Adapun anggaran program kegiatan kantor Kecamatan Bandar Surabaya yang terindikasi praktik korupsi diluar anggaran penyediaan Gaji dan Tunjangan ASN sebesar Rp. 1.368.167.978. antaralain yaitu;

    1. Penyediaan Administrasi pelaksanaan tugas ASN sebesar Rp.98.450.400.

    2. Kegiatan administrasi umum perangkat daerah Rp.103.523.000.

    3. Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Rp.9.379.500.

    4. Penyelenggaraan rapat kordinasi dan konsultasi SKPD Rp.88.000.000.

    Adapun modus praktik korupsi yang dilakukan oknum Camat tersebut, dengan cara melakukan Mark Up anggaran, memanipulasi SPJ anggaran kegiatan dan bahkan ada indikasi beberapa items kegiatan tidak dilaksanakan alias fiktif.

    Namun oleh oknum camat Bandar Surabaya dimanipulasikan SPJ anggarannya, seolah olah kegiatan tersebut telah dilaksanakan.

    Akibat dugaan praktik korupsi yang dilakukan oknum. Tentunya sangat merugikan keuangan negara dan masyarakat Lampung Tengah.

    Guna mengantisipasi kejahatan anggaran itu, diharapkan agar aparat hukum seperti, Polda Lampung, Kejati dan BPKP Lampung segera melakukan penyelidikan, penyidikan dan pengauditan terhadap oknum Camat tersebut.