Kategori: Lampung Tengah

  • Diduga Oknum Camat Way Pengubuan Lampung Tengah, Selewengkan Dana Program Kegiatan Kantor Tahun 2024 Ratusan Juta

    Lampung Tengah:harianexposegelobal.com: Anggaran Program penunjang urusan pemerintahan daerah kabupaten/kota kecamatan Selagai Lingga Kabupaten Lampung Tengah yang diduga diselewengkan oknum Camat itu, bersumber dari Dana APBD Tahun 2024 total anggarannya sebesar Rp.1.620.589.324.

    Dari total anggaran tersebut yang dianggarkan, ada beberapa item anggaran program kegiatan kantor yang telah digunakan diduga telah terjadi praktik korupsi.

    Adapun anggaran program kegiatan kantor Kecamatan Way Pengubuan yang terindikasi praktik korupsi diluar anggaran penyediaan Gaji dan Tunjangan ASN sebesar Rp. 1.277.381.624. antaralain yaitu;

    1. Penyediaan Administrasi pelaksanaan tugas ASN sebesar Rp.113.594.600

    2. Kegiatan administrasi umum perangkat daerah Rp.100.168.100.

    3. Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor Rp.14.200.000.

    4. Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Rp.6.874.800.

    5. Penyelenggaraan rapat koordinasi dan konsultasi SKPD Rp. 76.200.000.

    6. Penyediaan jasa komunikasi sumber daya air dan listrik Rp. 10.375.000.

    Adapun modus praktik korupsi yang dilakukan oknum Camat tersebut, dengan cara melakukan Mark Up anggaran, memanipulasi SPJ anggaran kegiatan dan bahkan ada indikasi beberapa items kegiatan tidak dilaksanakan alias fiktif.

    Namun oleh oknum camat Way Pengubuan dimanipulasikan SPJ anggarannya, seolah olah kegiatan tersebut telah dilaksanakan.

    Akibat dugaan praktik korupsi yang dilakukan oknum. Tentunya sangat merugikan keuangan negara dan masyarakat Lampung Tengah.

    Guna mengantisipasi kejahatan anggaran itu, diharapkan agar aparat hukum seperti, Polda Lampung, Kejati dan BPKP Lampung segera melakukan penyelidikan, penyidikan dan pengauditan terhadap oknum camat tersebut.

  • I Komang Koheri: menghadiri rapat rencana pemanfaatan gudang gabah di Lampung Tengah

    Lampung Tengah: harianexposegelobal.com: Wakil Bupati Lampung Tengah
    I Komang Koheri S.E menghadiri rapat Rencana Pemanfaatan Penampung Gudang Gabah Di Wilayah Kabupaten Lampung Tengah. Bertempat Diruang rapat Sekda, Rabu (09/04/2025).

    Dasar surat kementrian Perdagangan Badan Pengawas Perdagangan berjangka nomor: SP.00/109/BAPPEBTI/SD/02/2025, perihal optimalisasi Pemanfaatan Gudang SRG untuk mendukung program swasembada pangan, pemerintah Kabupaten Lampung Tengah menyiapkan gudang gudag gudang untuk menyimpan stok gabah yang di olah oleh Bulog.

    I Komang Koheri S.E saat sambutan nya mengatakan dalam hal mewujudkan swasembada pangan yang ada di Kabupaten Lampung Tengah dan Provinsi Lampung, kami selaku Kepala Daerah sifatnya siap untuk memfasilitasi dan bekerja sama dengan Bulog untuk pemanfaatan penampung gabah yang ada di Kabupaten Lampung Tengah.

    Rapat di hadiri Pj.Sekretaris Daerah Lampung Tengah Drs. Rusmadi, M.M. Pimpinan Perum Bulog Cabang Metro,Para Perangkat Daerah Terkait, Para Kepala Bagian dan tamu undangan.(Red)

  • Rusmadi Mewakili Bupati Lampung Tengah Menghadiri Entry Meeting BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung

    Lampung Tengah: harianexposegelobal.com: Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK ) Republik Indonesia Perwakilan Lampung melaksanakan Entry Meeting di Kabupaten Lampung Tengah di Ruang Subing komplek kantor Bupati Lampung Tengah pada hari rabu 9 April 2025. Dalam kesempatan tersebut tim BPK RI perwakilan Lampung diterima langsung oleh Pj.Sekda Drs.Rusmadi,M.M yang mewakili Bupati Lampung Tengah dr.Ardito Wijaya,M.KM, turut hadir Asisten Adm.Umum,Inspektur, Kepala Perangkat Daerah, serta tim pemeriksa dari BPK RI.

    Wakil Penanggung Jawab Pemeriksa BPK RI pada Kabupaten Lampung Tengah Rulita Andri Astuti dalam sambutannya mengatakan berdasarkan surat tugas Nomor : 40/ST/XVIII.BLP/03/2025. BPK RI perwakilan Lampung akan melaksanakan Pemeriksaan atas laporan keuangan Pemerintah Daerah tahun 2024 pada Pemkab Lampung Tengah selama 30 hari dimulai pada hari ini 9 April – 8 Mei 2025, yang mana akan dipimpin oleh Ketua Tim Deyong Arti Santoso. Maka dari itu tim BPK RI perwakilan Lampung berkomitmen untuk melakukan pemeriksaan berdasarkan standar pemeriksaan sehingga kami berharap pemeriksaan tim dapat berkualitas sesuai dengan aturan atau standar yang ditetapkan untuk nantinya memberikan hasil opini sesuai dengan yang diharapkan.

    Sementara itu Pj.Sekda Rusmadi yang mewakili Bupati Ardito Wijaya menyampaikan apresiasi atas peran BPK RI perwakilan Lampung dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Rusmadi juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berkomitmen untuk selalu menjaga tata kelola keuangan yang baik sesuai dengan prinsip good governance dan Pemkab Lampung Tengah Mendukung proses pemeriksaan ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

    Ditambahkan Pj.Sekda Rusmadi dirinya meminta para Kepala Perangkat Daerah untuk dapat membantu menyiapkan apa yang menjadi bahan atau dokumen yang diperlukan tim pemeriksan dari BPK RI Perwakilan Lampung sehingga apa yang manjadi kendala nantinya segera dapat di tindak lanjuti atau di perbaiki. Untuk itu diharapkan pemeriksaan ini dapat memberikan masukan konstruktif bagi perbaikan sistem pengelolaan keuangan daerah di masa mendatang.(Red)

  • Ardito Wijaya: Meresmikan Gedung Baru Tatag Trawang Tungga Sapras Pelayanan Publik Polres Lampung Tengah

    Lampung Tengah: harianexposegelobal.com: Bupati Lampung Tengah, dr. Hi. Ardito Wijaya, M.K.M melakukan pemotongan pita sebagai tanda diresmikannya Gedung Tatag Trawang Tungga sebagai Sarpras Pelayanan Publik Satu Atap Polres Lampung Tengah. Rabu (9/4/2025).

    Setelah pemotongan pita, Bupati Lampung Tengah, dr. Ardito Wijaya didampingi Kapolres Lampung Tengah, AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H, S.IK, M.M beserta Forkopimda Lampung Tengah mengecek beberapa ruangan untuk pelayanan kepada masyarakat. Yakni, pelayanan SKCK, SIM dan Reskrim.

    Kapolres Lampung Tengah, AKBP Andik Purnomo Sigit saat diwawancarai mengatakan gedung ini sebagai sentra pelayanan antara lain melayani pelaporan, pembuatan skck, pembuatan sim dan sidik jari.

    Kapolres, AKBP Andik Purnomo Sigit berharap dengan adanya gedung ini pelayanan di polres lampung tengah lebih meningkat lagi dan masyarakat cepat terlayani.

    Sementara itu, Bupati Lampung Tengah, dr. Ardito Wijaya mengatakan setelah melakukan pengecekan dan melihat secara langsung, gedung ini nyaman dan untuk pelayanan cepat. Mudah-mudahan gedung ini menjadi sentra layanan yang exelent, service bagus, dan memberi kemudahan kepada seluruh elemen masyarakat, dan menjadi kantor yang menyatukan antara kepolisian dan masyarakat.

  • Pemkab Lampung Tengah Menggelar Halal Bihalal Pasca Libur Panjang Idul Fitri 1446 Hijriah Disesat Agung Nowo Balak

    Lampung Tengah: harianexposegelobal.com: Setelah pasca libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah menggelar Halal Bi Halal bersama seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. Selasa (8/4/2025), bertempat di Gedung Sesat Agung, Nuwo Balak.

    Acara tersebut dihadiri Bupati Lampung Tengah, dr. Hi. Ardito Wijaya, M.K.M, Wakil Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E, Jajaran Forkopimda Lampung Tengah, Sekretaris Daerah Lampung Tengah, Drs. Rusmadi, M.M, Para Staf Ahli, Asisten dan Kepala Perangkat Daerah serta Camat se – Lampung Tengah.

    Halal Bi Halal ini merupakan suatu rangkaian ibadah setelah berpuasa sebulan penuh dan mencapai hari raya Idul Fitri, sebagai hari kemenangan. untuk itu di laksanakan-lah Halal Bil Halal ini sebagai ajang tempat memaafkan dengan ikhlas karena Allah SWT.

    Bupati, dr. Hi. Ardito Wijaya, M.K.M dalam sambutannya mengatakan dalam suasana hari yang fitri ini, perkenankan kami, baik atas nama pribadi, keluarga dan jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, mengucapkan taqabalallahu minna waminkum shiyamana washiyamakum, selamat hari raya idul fitri 1446 hijriyah, minal aidhin walfaizin, mohon maaf lahir & batin.

    Selanjutnya, dalam kaitannya dengan hubungan sesama manusia (hablum minannas), kegiatan halal bi halal ini, diharapkan dapat menjadi sarana kita agar saling membersihkan diri dengan tulus dan ikhlas. saling memberi dan meminta maaf kepada sesama atas segala khilaf dan dosa yang pernah kita perbuat, dan berusaha untuk tidak lagi mengulangi kesalahan atau kekhilafan yang pernah kita perbuat sebelumnya.

    diakhir sambutan, Bupati, dr. Ardito Wijaya berharap semoga idul fitri tahun ini menjadi titik awal kita untuk berbenah diri, menyiapkan konsep, bekerja ikhlas, berkarya nyata, serta senantiasa berkontribusi dan berpartisipasi aktif.(Red)

  • Dugaan “Bau Amis” Pengelolaan Dana Hibah di Lingkungan Kwarcab Pramuka Pemkab Lampung Tengah

    Lampung Tengah: harianexposehelobal.com: Tercium “bau amis” dalam pengelolaan dana hibah di lingkungan Kwarcab Pramuka Lampung Tengah.

    “Bau amis” yang dimaksud adalah adanya dugaan tidak transparannya pengelolaan anggaran dana hibah di lingkungan Kwarcab Pramuka Lampung Tengah.

    Selain itu terdapat juga dugaan pelaporan fiktif terkait bantuan operasional (DOP) dan juga laporan kegiatan yang tidak sesuai dengan kenyataan.

    “Bau amis” dugaan penyelewengan anggaran dana hibah berawal dari pengakuan pengurus struktural Kwarcab Pramuka di Kabupaten Lampung Tengah.Seorang pengurus menuturkan bahwa selama tahun 2023 hingga tahun 2024 dalam forum rapat kerja, Kwarcab Pramuka Lampung Tengah belum pernah menunjukkan laporan pengelolaan keuangan kepada pengurus.

    “Tidak ada, setiap kali raker itu tidak pernah ada laporan keuangan,” ujar salah satu pengurus.

    Pihaknya juga menjelaskan bahwa dalam forum rapat kerja selama 2 tahun terakhir ini terdapat beberapa mekanisme yang tidak umum dalam forum rapat kerja pramuka.

    Mekanisme yang dimaksud adalah program dan anggaran yang tercantum dalam Rancangan Anggaran Belanja (RAB) sudah direncanakan sepihak sehingga tidak ada pembahasan dalam forum rapat kerja pengurus.“Kalau rapat kerja itu mengesahkan dan membahas program kerja dalam satu tahun, lah ini tidak. Jadi program kegiatan sudah ditentukan plus dengan anggarannya,” lanjut salah satu pengurus struktural pramuka yang tidak mau disebutkan namanya.

    Selanjutnya terdapat informasi lain yang menyampaikan bahwa terjadi dugaan pelaporan kegiatan fiktif yang dilakukan oleh gerakan Pramuka Lampung Tengah Dugaan tersebut berangkat dari adanya dua kegiatan yang diselenggarakan di waktu dan tempat yang sama.

    “Ada contohnya seperti kegiatan Visitasi Kwarcab itu jadi satu rangkaian dengan kegiatan Kwaran Unggul, ada juga kegiatan Visitasi Kwaran disatukan dengan kegiatan kemah bela negara,” tegasnya.

    Selain itu ditengarai munculnya praktik birokrasi yang tidak wajar ketika pemberian DOP kepada kwartir ranting. Praktik yang dimaksud adalah pemotongan jumlah DOP yang diterima oleh pengurus ranting.“Tahun 2024 itu menerima Bantuan Hibah 300.000.000,00,- sedangkan Kwarcab Pramuka dari dana itu” ungkapnya.

    Untuk diketahui Kwarcab Gerakan Pramuka Lampung Tengah setiap tahunnya mengelola dana hibah dari Pemerintah Lampung Tengah yang nilainya ratusan juta rupiah.

    Penyaluran dana hibah tersebut diatur dan diawasi oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Lampung Tengah layaknya lembaga lainnya seperti KONI, KNPI, dan organisasi pemuda lainnya. (Tim)

  • Ardito Wijaya Menghadiri Panen Padi Serentak 14 Provinsi di Indonesia

    Lampung Tengah: harianexposegelobal.com: Pemkab Lampung Tengah menjadi pusat Pemerintah Provinsi Lampung dalam acara Panen Raya Padi Serentak 14 Provinsi di Indonesia. acara ini berlangsung di Kelurahan Adipuro, Kecamatan Trimurjo, Senin (7/4/2025).

    Bupati Lampung Tengah, dr. Hi. Ardito Wijaya, M.K.M bersama Wakil Bupati, I Komang Koheri, S.E mendampingi Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T, M.M yang secara langsung memimpin panen di tingkat Provinsi Lampung.

    Hadir juga dalam acara tersebut, antara lain, Anggota DPR RI, Ir. Hanan A. Rozak, Direktur Jendral Holtikultura Kementerian Pertanian RI, Dr. Ir. Muhammad Taufik, Forkopimda Provinsi Lampung, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, Wakil Bupati Lampung Utara, Romli, dan Forkopimda Kabupaten Lampung Tengah.

    Bupati Lampung Tengah, dr. Ardito Wijaya dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal di Kabupaten Lampung Tengah yang siap berbenah untuk Lampung Tengah Maju, Berdaya Saing, Sejahtera, Berkelanjutan, Adil dan Makmur serta siap mendukung Lampung Maju dan Indonesia Emas.

    Yang tentunya selaraa dengan Asta Cita Presiden, Prabowo Subianto, yaitu memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada panhan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau dan ekonomi biru.

    Lebih lanjut, Bupati, dr. Ardito Wijaya mengatakan menurut data BPS, capaian produksi padi tahun 2024 di Lampung Tengah mencapai 595.377 ton gabah kering giling, dengan luas panen 107.705 ha. Target luas tambah tanam Kabupaten Lampung Tengah tahun 2025 adalah 206.000 ha dan target produksi gabah diharapkan mencapai 1 juta ton.

    Untuk lokasi panen raya kelurahan adipuro yang dilakukan panen seluas 326 ha dengan produktivitas 7,2 ton/ha maka perkiraan total produksi padi di kelurahan adipuro sebanyak 2.347 ton gabah, dengan tingkat harga jual gabah kering panen Rp. 6.500/kg. Kelurahan Adipuro juga memiliki fasilitas alat dan mesin pertanian berupa traktor roda empat sebanyak 1 unit, traktor roda dua sebanyak 16 unit dan combine harvester sebanyak 1 unit.

    Dalam kesempatan tersebut juga, Bupati, dr. Ardito Wijaya melaporkan kepada Gubernur, Rahmat Mirzani Djausal permasalahan di Lampung Tengah berkaitan dengan jadwal air yang masih bergilir dan debit air yang belum maksimal dikarenakan sedimentasi dan kondisi bangunan jaringan irigasi yang mengalami kerusakan. mohon kiranya dapat diberikan solusi atas permasalahan tersebut.(Red)

  • Hari ini, seluruh umat islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri 1446 H / 2025 M.

    Lampung Tengah:harianexposegelobal.com: Tak terkecuali Bupati Lampung Tengah, dr. Ardito Wijaya, M.K.M. Orang nomor satu di Kabupaten Lampung Tengah ini mengawali aktifitas lebaran hari pertama dengan melaksanakan ibadah Sholat Ied di Masjid Syuhada, Kampung Gunung Sugih. Senin (31/3/2025).

    Bupati, dr. Ardito Wijaya, M.K.M dalam sambutannya menyampaikan bahwa Idul Fitri merupakan hari kemenangan setelah satu bulan penuh melaksanakan ibadah puasa dan kegiatan ibadah lainnya  dalam rangka meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan.

    “Selama satu bulan kita telah melaksanakan kewajiban yang disyariatkan oleh agama Islam dan mudah-mudahan hari ini menjadi hari yang fitri bagi kita semua,” ujar Bupati dr. Ardito Wijaya.

    Kemudian, dr. Ardito Wijaya juga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah sekaligus memohon maaf jikalau terdapat kesalahan ataupun hal-hal yang kurang berkenan.

    “Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Minal Aidzin Wal Faidzin mohon maaf lahir dan bathin,” katanya.

    Usai melaksanakan shalat ied, acara dilanjutkan dengan kegiatan open house yang diselenggarakan di Nuwo Balak, Rumah Dinas Bupati Lampung Tengah.(Red)

  • I Komang Koheri: Monitoring Posko Mudik Lebaran Tahun 2025

    Lampung Tengah: harianexposegelobal.com: Wakil Bupati Lampung Tengah
    I Komang Koheri S.E beserta Wakil Ketua TP PKK Lampung Tengah sekaligus Anggota DPRD Provinsi Lampung Ni Ketut Dewi Nadi,S.T, melakukan monitoring Posko Mudik Lebaran Tahun 2025. Minggu (30/03/2025).

    I Komang Koheri beserta istri mengunjungi posko mudik di Kecamatan Seputih Banyak.
    Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan posko dalam mengamankan arus mudik Lebaran Idul Fitri.

    Saat di wawancari I Komang Koheri menegaskan pentingnya keselamatan pemudik agar bisa tiba di Kampung Halaman dalam kondisi sehat dan selamat.
    Saya Selaku Wakil Bupati Lampung Tengah juga berpesan perjalanan yang aman adalah prioritas utama dalam penyelenggaraan mudik tahun ini.  

    Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berharap kepada para pemudik sehat walafiat dan sampai di kampung halaman dengan selamat.(Tim)

  • Diduga Keras Melakukan Korupsi, Suryono Bertambah Sukses Dan Kaya Semenjak Menjadi Kepala Kampung Padang Rejo, Apa Penyebabnya…??

    Lampung Tengah.– harianexposegelobal.com ]] Menjadi seorang pemimpin adalah impian banyak orang, walaupun tidak semua orang bisa menjadi pemimpin. Apalagi menjadi seorang pemimpin level kepala kampung di masa adanya anggaran dana desa (DD) sudah pasti sangat mengiurkan bagi setiap orang.

    Dana Desa adalah Program unggulan di masa pemerintahan bapak Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga saat ini, yang bertujuan mensejahterakan masyarakat yang tinggal di pedesaan dan melakukan pemerataan pembangunan di semua desa di seluruh Indonesia.

    Tetapi sungguh di sayangkan ada oknum-oknum kepala kampung (kakam) yang awalnya sebelum menjadi kepala kampung hidup sederhana dan berakhlak baik, tetapi setelah menjabat kepala kampung/kepala desa, sifatnya bisa berubah drastis, yang awalnya hidup sederhana sudah berlomba-lomba menumpuk harta, membangun rumah, beli rumah di luar kampung, beli mobil, beli tanah dan ada yang lebih parah lagi sampai-sampai ada yang nikah lagi.Tindakan keras telah di lakukan oleh aparat penegak hukum (APH) dan pemerintah, tercatat sudah banyak oknum-oknum kepala kampung/kepala desa yang di BUI (dipenjara).
    Sudah hampir seribu orang lebih oknum-oknum kepala kampung/kepala desa di seluruh Indonesia yang ke sangkut hukum dan berakhir di penjara.

    Sama halnya yang di duga keras telah terjadi di kampung Padang Rejo kecamatan Pubian kabupaten Lampung Tengah, Lampung. Suryono sebagai kepala kampung Padang Rejo yang awal pencalonannya sebagai kepala kampung cukup santun dan tinggal di rumah sederhana berdinding papan, tetapi setelah menjadi kepala kampung baru satu periode (2022-2028) telah berubah menjadi orang sukses, membangun rumah bak istana, berbanding jauh dengan bangunan balai kampung Padang Rejo yang tidak tersentuh pembangunan, dan bangunan tersebut masih berdiri seperti jaman sebelum adanya Dana Desa (DD) dan sangat memprihatinkan.

    Indikasi korupsi diduga keras terjadi di segala lini, bukan hanya dana desa, pengelolaan aset kampung juga diduga keras menjadi sumber korupsi oleh oknum kepala kampung tersebut, bahkan sudah disinyalir telah terstruktur, sistematis dan masif (TSM).Dihimpun dari segala narasumber yang bisa dipercaya di lokasi, bahwa semenjak menjabat kepala kampung Padang Rejo, disinyalir kampung tersebut tidak ada perubahan secara signifikan, yang jelas kelihatan dan terang benderang di mata hanya sebuah Jalan Usaha Tani, yang mana diduga awal pembangunannya juga banyak indikasi-indikasi yang menggrogoti uang rakyat.

    Aset kampung Padang Rejo berbentuk Dealer Mobil Dugaan Tidak berjalan menjadi salah satu sumber dugaan korupsi yang di lakukan oleh Saryono oknum kepala kampung tersebut, selain banyak dugaan mark-up dana desa secara Terstruktur, sistematis dan masif oknum kepala kampung juga disinyalir mengajak kroni-kroninya untuk melakukan korupsi dana desa secara BERJAMAAH.

    Hingga berita ini naik tayang menjadi konsumsi publik, oknum kepala kampung tersebut tidak bisa di hubungi dan Handphone di matikan secara total, bahkan warga nya sendiri kesusahan untuk menghubungi kepala kampungnya sendiri.Harapan besar di sampaikan oleh beberapa warga kampung Padang Rejo yang berhasil di himpun di lokasi, kepada YTH bapak Presiden Prabowo subianto melalui BADAN PEMERIKSA KEUANGAN (BPK) yang bertanggung jawab atas keuangan Negara agar bisa mengaudit harta kekayaan oknum-oknum kepala kampung/kepala desa yang masih menjabat atau sudah tidak menjabat lagi.
    khususnya kampung Padang Rejo.
    Sabtu, 29/03/2025.

    (Tim).

    Berita bersambung.
    kupas habis anggaran DD dan aset kampung. ( Satgasus)