Kategori: NASIONAL

  • Kemkomdigi Susun Perpres untuk UU Perlindungan Data Pribadi

    MEG,Jakarta: Peraturan Presiden (Perpres) sebagai pengaturan pelaksanaan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) dapat dijadikan pedoman bagi seluruh sektor. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria.

    Sebagai pengampu dari keamanan ruang digital, ia menyatakan Kemkomdigi bertanggung jawab dalam penyusunan Perpres tersebut. Diungkapkannya, saat ini pemerintahan sedang memperdalam dan mengharmonisasikan setiap pasal yang ada di dalam UU PDP.

    “Komdigi bertanggung jawab dalam menyusun Peraturan pelaksana undang-undang PDP yang lebih detail dan teknis. Peraturan ini akan memberikan panduan yang jelas bagi organisasi, pelaku usaha, masyarakat dalam menerapkan prinsip-prinsip yang sudah diatur,” kata Nezar dalam keterangan resminya, Jakarta, Jumat (17/1/2025).

    Meski dalam tahap harmonisasi, namun Nezar mengajak seluruh pihak saling berkolaborasi memberikan edukasi pendalaman terkait perlindungan data pribadi. Sehingga dalam waktu dekat, peraturan pelaksana UU PDP telah rampung, masyarakat dapat mempedomani prinsip-prinsip keamanan di ruang digital.

    “Lalu juga ada pendampingan implementasi PDP melalui audiensi, serta workshop PDP level up,. Juga akan dilakukan pembekalan praktik PDP di sektor privat,” ujarnya.

    Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) adalah Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 yang mengatur perlindungan data pribadi di Indonesia. UU PDP bertujuan untuk melindungi hak privasi warga negara, termasuk data kependudukan.

  • Presiden Tetapkan Sepuluh Hari Cuti Bersama di 2025

    MEG,Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menetapkan 10 hari cuti bersama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di 2025. Ketetapan ini diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 2 Tahun 2025 yang diterbitkan Kamis (16/1/2025).

    Keppres Nomor 2 tahun 2025 itu menjelaskan, penetapan cuti bersama ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi hari kerja. Selain itu juga memberikan kepastian jadwal cuti bagi instansi pemerintah.

    Dalam Keppres juga disebutkan, cuti bersama ini tidak mengurangi hak cuti tahunan ASN. Bagi ASN yang tidak dapat menikmati cuti bersama karena alasan jabatan diberikan kompensasi berupa tambahan hari cuti tahunan.

    Keppres ini diharapkan dapat mengoptimalkan manajemen hari kerja ASN tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik. Keputusan ini mulai berlaku sejak Keppres diterbitkan.

    Berikut ini hari-hari cuti bersama selama tahun 2025:

    1. 28 Januari 2025 untuk Tahun Baru Imlek.

    2. 28 Maret 2025 untuk Hari Suci Nyepi.

    3. 2, 3, 4, dan 7 April 2025 untuk Hari Raya Idul Fitri.

    4. 13 Mei 2025 untuk Hari Raya Waisak.

    5. 30 Mei 2025 untuk Kenaikan Yesus Kristus.

    6. 9 Juni 2025 untuk Hari Raya Idul Adha.

    7. 26 Desember 2025 untuk Kelahiran Yesus Kristus.

  • Mendikdasmen: Aturan Pembelajaran Selama Ramadan Segera Rampung

    MEG,Jakarta: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyatakan, Surat Edaran (SE) yang mengatur pembelajaran selama Ramadan segera rampung. Pembahasan SE tersebut sudah selesai dilakukan lintas kementerian.

    “Insya Allah dalam minggu depan sudah selesai. Karena draft-nya sudah selesai,” ujar Mu’ti di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (17/1/2025).

    Namun sayang, Mu’ti masih belum menjelaskan, seperti apa konsep pembelajaran siswa yang akan diterapkan selama Ramadan. Masih belum ada penjelasan apakah nanti berkonsep seperti pesantren kilat atau berkonsep lainnya.

    Mu’ti juga menegaskan kembali, tidak ada libur sekolah sebulan penuh selama Ramadan. Ia menegaskan, bahasa yang dipergunakan adalah pembelajaran selama Ramadan.

    “Di dalam Surat Edaran ada penjelasannya. Ya nanti tunggu sampai (Surat Edaran) keluar,” ucap Mu’ti.

    Ada lima kementerian yang terlibat dalam pembahasan konsep belajar selama Ramadan. Di antaranya Kemenko PMK, Kemenag, Kemendagri, dan KSP.

    “Kami berlima membahas mengenai pembelajaran di bulan Ramadan, dan sudah ada kesepakatan bersama. Sekarang draft-nya sudah selesai, tinggal proses menunggu tandatangan tiga menteri,” kata Mu’ti.

    Sebelumnya diberitakan, wacana libur sekolah saat Ramadan 2025 diungkapkan Wakil Menteri Agama Romo HR Muhammad Syafi’i. Kebijakan tersebut pernah diterapkan pada pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, di mana sekolah-sekolah diliburkan sebulan penuh saat Ramadan.

  • KPK Kembali Panggil Wali Kota Semarang dan Suami

    MEG,Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Ita. Ia juga dipanggil bersama suaminya selaku Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Alwin Basri.

    Penyidik juga memanggil Direktur PT Chimarder777 dan PT Rama Sukses Mandiri, Martono. Kemudian, Direktur Utama PT. Deka Sari Perkasa, Rachmat Utama Djangkar.

    “Mereka akan diperiksa terkait dugaan korupsi di Pemkot Semarang. Pemeriksaan dilakukan di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi,” kata Juru bicara KPK, Tessa Mahardika di Jakarta, Jumat (17/1/2025).

    Ia mengatakan, sebelumnya Hevearita dan suami mangkir dan meminta penjadwalan ulang. Namun, tidak memberikan alasan ketidakhadirannya.

    “Para terperiksa meminta penjadwalan ulang kepada penyidik. Karena sebelumnya mereka mangkir,” kata Tessa.

    Sebelumnya, Ita telah mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan karena tidak terima ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Namun, hakim menolak gugatan praperadilan Ita.

    Diketahui, KPK membuka tiga penyidikan dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemkot Semarang. Ketiga kasus yakni dugaan suap pengadaan barang atau jasa tahun 2023-2024.

    Pemerasan terhadap pegawai negeri atas insentif pengumpulan pajak dan retribusi daerah Kota Semarang. Kemudian, dugaan penerimaan gratifikasi.

    Namun, KPK belum resmi mengumumkan identitas para pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Berdasarkan informasi, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Ita.

    Suami Ita yang juga Ketua Komisi D DPRD Jateng, Alwin Basri, Ketua Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kota Semarang Martono. Kemudian, Rahmat U. Djangkar dari pihak swasta telah ditetapkan sebagai tersangka.

    Mereka pun sudah dicegah bepergian ke luar negeri. Pencegahan dilakukan selama enam bulan ke depan.

  • KemendesPDT Kolaborasi dengan Kemendikdasmen Tingkatkan Kualitas SDM Desa

    MEG,Jakarta: Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk bersama-sama mewujudkan desa dengan SDM berkualitas yang sejahtera.

    Salah satunya melalui program 1 Desa 1 TK karena pentingnya pendidikan yang dimulai sejak anak usia dini, sebagaimana disampaikan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto saat audiensi dengan Mendikdasmen Abdul Mu’ti di Kantor Kemendikdasmen Jakarta, Kamis (16/1/2025).

    “Bahwa di desa masih banyak persoalan pendidikan terutama mungkin untuk anak usia dini di mana ada TK, PAUD, dan lain sebagainya termasuk SD yang sampai sekarang mungkin masih banyak belum terurai,” ujar Mendes Yandri didampingi Wamendes Ahmad Riza Patria.

    “Kita ingin nanti mensinergikan antara program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan Kemendes di mana kita usahakan 1 desa 1 TK,” imbuhnya.

    Kolaborasi ini akan dilaksanakan melalui Memorandum of Understanding (MoU) yang disertai dengan upaya pemerintah untuk memanfaatkan talenta-talenta di desa sebagai dasar pembangunan sebagaimana Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto. Hal ini sekaligus membuka ruang untuk pemuda desa khususnya yang berlatarbelakang pendidik untuk berkontribusi mencerdaskan anak bangsa.

    “Kita akan kolaborasikan bagaimana SDM nya bagaimana infrastrukturnya itu mau kita realisasikan sehingga nanti ini juga peluang bagi anak-anak muda atau para sarjana untuk mengabdikan diri di bidang pendidikan dan tentu melakukan pencerahan terhadap situasi di desa tujuannya adalag kemajuan di desa,” jelas Mendes Yandri.

    “Sama ini sesuai Asta Cita ke-6 karena tanpa SDM yang kuat maka desa tidak akan maju maka kita ingin bangun desa bangun Indonesia sejatinya diiringi dengan sumber daya manusia yang kuat pemanfaatan sumber daya alam yang luar biasa,” tambahnya.

    Rencananya MoU dengan Mendikdasmen Menteri akan dilaksanakan dalam waktu dekat disusul dengan pergelaran festival bangun desa bangun Indonesia bidang pendidikan. Hal ini diyakini sebagai pembuka untuk menciptakan generasi emas yang siap membawa kemajuan Indonesia.

    Ide Mendes Yandri Susanto disepakati Mendikdasmen Abdul Mu’ti yang merencanakan peningkatan kualitas SDM dari anak-anak usia dini. Setidaknya tiga poin penting akan dibahas dalam MoU termasuk didirikannya 1 TK di setiap desa.

    “Jadi nanti mungkin area MoU ada tiga. Satu pendirian TK, dua peningkatan SDM, tiga pelatihan,” tutur Mendikdasmen Abdul Mu’ti.

    Hadir juga Sekjen Taufik Madjid, Staf Ahli Hubungan Antar Lembaga, Staf Khusus Menteri Bidang Hukum, Advokasi, dan Reformasi Birokrasi Yahdi Abdi Harahap, dan Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik dan Kemitraan Media Muhammad Khoirul Huda mendampingi Mendes PDT Yandri Susanto. Selain itu juga hadir Sekjen Kemendikdasmen Suharti dan Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Gogot Subarwoto.

  • Ketua DEN Ajukan Family Office Berjalan Februari 2025

    MEG,Jakarta: Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan akan mengajukan segera dimulainya family office Februari 2025. Diketahui, family office adalah perusahaan yang menangani manajemen investasi keluarga kaya raya.

    “Kalau saya bertemu Presiden, saya berusaha bulan depan harus kita jadikan,” ujar Luhut dalam sebuah acara di Jakarta, Rabu (15/1/2025). Menurut Luhut, studi penerapan family office di Indonesia sudah lama dilakukannya.

    “Kita sudah lama studi dan kita tidak mau kalah dengan negara tetangga kita. Jangan sampai kita didahului,” ucap Luhut lebih lanjut.

    Ia menyebut akan menyusun insentif yang lebih kompetitif dibanding negara tetangga, seperti Malaysia. “Mereka kasih insentif yang sangat kompetitif, kita juga harus, kalau tidak, kita kalah,” kata Luhut.

    Menurut Luhut, tim untuk program kantor orang kaya dari luar negeri itu sudah mulai bekerja. Rencananya mereka akan mengunjungi negara-negara dengan administrasi khusus yang menerapkan hal serupa, seperti Singapura dan Hong Kong.

    Tujuannya untuk mengetahui pengelolaan dana orang kaya dan menjadikannya sebagai salah satu tolok ukur konsep investasi tersebut. Penerapan family office diharapkan Luhut dapat berlaku di kota-kota seperti Jakarta dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

  • Mendes Yandri: Peringatan Hari Desa Momentum Mewujudkan Astacita

    MEG,Subang: Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menggelar peringatan pertama Hari Desa di Lapangan Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, (14/1/2025).

    Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengatakan peringatan Hari Desa sangat penting dilakukan.

    Ini jadi momentum untuk mewujudkan Astacita e-6 Presiden Prabowo Subianto yang bakal perkuat desa sebagai pusat perekonomian Indonesia.

    Dikatakan, Ini adalah peringatan Hari Desa pertama yang digelar setelah keluarnya Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2024, yang menetapkan tanggal 15 Januari sebagai Hari Desa.

    Karena itu, Mendes Yandri berkomitmen untuk mengatasi berbagai masalah di desa seluruh Indonesia.

    “Kita yakin bahwa pembangunan desa dan perdesaan, daerah tertinggal on the track menuju kemandirian yang berkelanjutan, melalui upaya pembangunan perdesaan dan wilayah yang berdaya saing, mandiri, berimbang, berketahanan, dan berkelanjutan,” kata Mendes Yandri.

    Mendes Yandri mengungkapkan, berbagai persoalan yang ada di 75.265 desa di Indonesia, di mana 22.544 desa masih mengalami kesulitan akses internet.

    Selain itu, masih ada 10.463 desa tertinggal dan desa sangat tertinggal serta terdapat 36 kabupaten tertinggal.

    Bahkan masih ada 2.919 desa tidak teraliri listrik dan dengan jumlah keluarga mencapai 1,9 juta keluarga. Untuk mengatasi berbagai persoalan itu, Mendes Yandri menegaskan diperlukan kolaborasi dari berbagai pihak.

    “Kita akan banyak kolaborasi dengan pihak kementerian, lembaga dan pihak ketiga, termasuk dari dunia luar seperti World Bank dan sebagainya. Kita ingin itu diselesaikan dengan baik. Kemudian masih ada 36 kabupaten yang tertinggal,” tegas Mendes Yandri.

    “Jadi Menteri Desa itu tugas yang mulia, menggeser air mata kemiskinan jadi air mata kebahagiaan,” kata Mendes Yandri.

    Dalam acara itu, Mendes Yandri memimpin pembacaan Deklarasi Subang didampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, dan Kepala Kantor Staf Presiden ⁠Letjen TNI (Purn) AM Putranto.

    Selain itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri KKP Wahyu Sakti Trenggono, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Abdul Kadir Karding, Menteri Perdagangan Budi Santoso.

    Ada juga Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria, Kabarhakam Polri Komjen Pol Mohammad Fadil Imran, Anggota DPR RI Dessy Ratnasari, Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin, Wakil Menteri Dalam Negeri ⁠Ribka Haluk, serta Wakil Menteri Sosial Agus Jabo.

    Selanjutnya, Utusan Khusus Presiden Bidang Pemuda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani, Pj Bupati Subang Imran, Kapolda Jabar Irjen Akhmad Wiyagus, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, dan lainnya.

    “Deklarasi Subang, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, bahwa hari ini tanggal 14 Januari 2025 rangkaian Hari Desa Nasional, dengan ini kami siap mensukseskan, melaksanakan, Asta Cita ke-6 Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ucap Mendes Yandri.

    “Membangun dari desa dan membangun dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu memberikan yang terbaik buat Negara Kesatuan Republik Indonesia,” sambungnya.

    Setelah itu Mendes Yandri dan Wamendes Ariza mengunjungi stand pameran BUMDes di lokasi acara bersama Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kemendes PDT.

    Acara ini dihadiri ribuan orang yang terdiri dari Para Kepala Desa, Pendamping Desa dan Warga Desa sekitar lokasi acara.

  • Dana Pribadi Makan Bergizi Gratis untuk Penghematan APBN

    MEG,Jakarta: Penggunaan dana pribadi Presiden Prabowo Subianto dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) langkah tepat menghindari pemborosan APBN. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.

    Seperti diketahui, pada tahap awal uji coba MBG, program ini dibiayai oleh dana pribadi Presiden rabowo. Menurut Dasco, karena program ini masih dalam tahap uji coba, pendanaan dari dana pribadi tidak menjadi masalah.

    “Nah, karena kita ingin begitu APBN turun, program berjalan dengan lancar, sehingga tidak ada pemborosan APBN. Maka, di beberapa titik itu menggunakan dana pribadi,” kata Dasco dalam keterangan tertulisnya dikutip, Selasa (14/1/2025)

    “Namanya uji coba kan belum program resmi. Sehingga menurut saya tidak ada masalah kalau dibiayai seperti itu,” ujarnya.

    Dasco juga mengungkapkan, dana pribadi Prabowo tidak sepenuhnya digunakan untuk mendanai uji coba program ini. Sebagian pendanaan berasal dari kontribusi para pendukung dan simpatisan yang mendukung inisiatif tersebut.

    “Banyak simpatisan dan pendukung yang bergotong royong secara swadaya untuk mendukung pelaksanaan di beberapa daerah. Kalau itu dilakukan dalam batas kemampuan, ya tidak perlu meminjam,” ucap politisi Partai Gerindra ini.

    Meski uji coba masih berlangsung, Dasco mengakui terdapat sejumlah kekurangan dalam pelaksanaannya. Namun, ia menegaskan hal tersebut wajar dan menjadi peluang untuk melakukan evaluasi serta perbaikan sebelum program resmi dijalankan dengan dana APBN.

    “Hal ini justru berguna sebagai bahan evaluasi agar ke depan ada perbaikan di mana pun yang kurang. Dengan begitu, pelaksanaan program makan bergizi gratis ini bisa lebih optimal,” kata Dasco.

  • Mensos: Sekolah Rakyat, Solusi Pendidikan untuk Keluarga Miskin

    MEG,Jakarta: Menteri Sosial (Mensos), Saefullah Yusuf mengatakan, pelaksanaan Sekolah Rakyat akan sepenuhnya dikelola Kementerian Sosial (Kemensos). Program ini dirancang dengan koordinasi bersama Kemenko Pemberdayaan Masyarakat dan para ahli.

    “Untuk pelaksanaannya Sekolah Rakyat bisa diserahkan sepenuhnya kepada Kementerian Sosial (Kemensos). Tentunya, kami akan koordinasi dengan Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, dengan para ahli,” kata pria yang akrab disapa Gus Ipul ini, dalam keteranganya, Selasa (14/1/2025).

    Meski demikian, menurutnya, program ini masih dalam tahap awal dan akan terus dikembangkan. Nantinya, sekolah ini akan berbentuk boarding school, serupa pondok pesantren bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.

    Menurutnya, Sekolah Rakyat kemungkinan akan dimulai dari tingkat SD atau SMP, sesuai hasil kajian. Sementara untuk guru dan kurikulum yang digunakan akan sama seperti sekolah pada umumnya.

    Namun, lingkungan asrama memberi tambahan nilai pendidikan dan penguatan karakter anak sejak dini. Anak-anak akan dididik membangun karakter baik, kerja sama, empati, dan kebiasaan saling tolong-menolong.

    Menurutnya, anak-anak seringkali tidak mendapat pola asuh yang memadai di rumah. Oleh karena itu, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi lingkungan kondusif untuk mendukung pembentukan karakter positif.

  • Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Program Kemendikdasmen

    MEG,Jakarta: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkenalkan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Program ini dirancang untuk menciptakan generasi muda Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter unggul.

    Selain itu, program ini juga mengajarkan anak Indonesia menanamkan kebiasaan positif. Utamanya dalam membangun karakter kuat, peduli sosial, dan bertanggung jawab.

    Berikut 7 kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

    1. Bangun Pagi

    Bangun pagi adalah kebiasaan yang terlihat sederhana tetapi memiliki dampak besar dalam kehidupan sehari-hari anak. Kebiasaan ini melatih kedisiplinan anak dalam mengatur waktu, sehingga mereka terbiasa memulai hari dengan penuh semangat.

    Selain itu, kebiasaan bangun pagi memberikan waktu ekstra bagi anak untuk melakukan berbagai aktivitas produktif yang dapat mendukung keseimbangan fisik dan mentalnya.

    2. Beribadah

    Kebiasaan beribadah mengajarkan anak untuk membangun hubungan spiritual yang kuat dengan Tuhan sejak dini. Melalui ibadah, anak-anak belajar nilai-nilai moral, etika, dan sosial yang menjadi dasar pembentukan karakter mereka.

    Beribadah juga membantu anak memahami pentingnya menjalani hidup dengan tanggung jawab dan kejujuran, sehingga menciptakan individu yang berintegritas.

    3. Berolahraga

    Olahraga membantu menjaga kesehatan fisik dan mental anak agar tetap bugar dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Selain meningkatkan kebugaran tubuh, olahraga juga mengajarkan nilai-nilai sportivitas seperti kerja keras, ketekunan, dan kejujuran.

    Melakukan olahraga secara rutin juga meningkatkan daya tahan tubuh anak dan membantu mereka memiliki kemampuan fokus yang lebih baik selama proses belajar.

    4. Makan Sehat dan Bergizi

    Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi adalah kebiasaan penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal. Melalui kebiasaan ini, anak-anak diajarkan pentingnya menjaga kesehatan tubuh sejak usia dini.

    Makanan yang kaya nutrisi tidak hanya membantu menjaga kebugaran fisik, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan konsentrasi dan daya ingat anak saat belajar.

    5. Gemar Belajar

    Rasa ingin tahu yang tinggi menjadi cikal bakal kebiasaan gemar belajar pada anak-anak Indonesia. Kebiasaan ini mengajarkan mereka untuk terus mengembangkan kreativitas, memperluas wawasan, dan menemukan berbagai potensi diri.untuk terus mengembangkan kreativitas, memperluas wawasan, dan menemukan berbagai potensi diri.

    Anak-anak yang gemar belajar tidak hanya mengasah kemampuan intelektual, tetapi juga membangun sikap rendah hati dan empati terhadap sesama.

    6. Bermasyarakat

    Bermasyarakat adalah kebiasaan yang mengajarkan anak untuk aktif terlibat dalam kehidupan sosial di lingkungan sekitarnya. Melalui kegiatan sosial, budaya, atau lingkungan, anak-anak belajar nilai gotong royong, kerja sama, dan saling menghormati.

    Kebiasaan ini membantu anak memahami pentingnya toleransi, keadilan, serta rasa tanggung jawab terhadap sesama dan lingkungan di sekitarnya.

    7. Tidur Cepat

    Tidur tepat waktu merupakan kebiasaan yang mendukung kesehatan fisik dan mental anak dalam kesehariannya. Anak-anak yang memiliki waktu tidur cukup akan bangun pagi dengan tubuh segar dan pikiran yang siap menerima pelajaran baru.

    Kebiasaan tidur cukup juga meningkatkan kualitas perkembangan otak anak, daya ingat, serta kemampuan konsentrasi yang lebih baik selama proses belajar.

    Menanamkan tujuh kebiasaan ini sejak dini membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, sehat, dan berkarakter. Kebiasaan positif tersebut bermanfaat bagi perkembangan diri anak sekaligus berkontribusi membangun masyarakat yang lebih baik. (Ersan)